jurnalistik.co.id – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menyampaikan pesan agar semangat pengabdian tetap terjaga di tengah peralihan jabatan di lingkungan Polda Gorontalo.
Pesan itu disampaikan dalam kegiatan kenal pamit Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) dan Kapolresta Gorontalo Kota. Acara tersebut menjadi momen untuk memberikan apresiasi kepada pejabat lama sekaligus menyambut pejabat baru yang akan melanjutkan tugas.
Selasa (20/10), Kapolda Gorontalo menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi. Meski terjadi perubahan posisi, arah pengabdian dinilai harus tetap sama: menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memperkuat kualitas pelayanan kepolisian.
Dalam sambutannya, Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K. menyampaikan terima kasih serta penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas serta tanggung jawab di wilayah Gorontalo.
Ia juga menyampaikan harapan agar pengalaman serta kebersamaan yang terbangun selama bertugas dapat menjadi bekal penting dalam melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru.
“Terima kasih atas segala dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Gorontalo. Selamat bertugas di tempat yang baru. Teruslah berkarya dan mengabdi, karena di mana pun amanah diberikan, tanggung jawab kita tetap sama, yaitu memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolda.
Setelah menyampaikan penghargaan kepada pejabat lama, Kapolda Gorontalo kemudian mengucapkan selamat kepada Dirreskrimum dan Kapolresta Gorontalo Kota yang baru. Kapolda menekankan agar pejabat baru segera menyesuaikan diri dan membangun komunikasi yang baik dalam menjalankan peran di jajaran Polda Gorontalo.
Berita Terkait
Kapolda juga berharap para pejabat yang baru dapat meneruskan program-program positif yang telah berjalan untuk meningkatkan kinerja organisasi, sekaligus memastikan pelaksanaan tugas tetap berada pada jalur yang diharapkan.
Lebih jauh, Kapolda menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, dan soliditas saat menjalankan amanah. Menurutnya, dinamika dan tantangan di lingkungan kepolisian menuntut kemampuan mengambil keputusan secara tepat, dengan mengedepankan penegakan hukum yang berkeadilan.
Dalam perspektif Kapolda, kepemimpinan juga perlu mampu membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan. Hal tersebut dinilai menjadi faktor penting agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya.
“Selamat datang dan selamat mengemban amanah. Jadikan kepercayaan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang profesional, humanis, transparan, dan akuntabel. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan kenal pamit tersebut, Polda Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat soliditas internal dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. Semangat pengabdian disebut tetap menjadi landasan utama, sejalan dengan upaya mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat.
Dalam kesempatan kenal pamit itu, Kapolda juga menegaskan bahwa pergantian jabatan bukan sekadar perubahan penempatan, melainkan bagian dari regenerasi kepemimpinan yang harus diikuti dengan sikap kerja yang konsisten. Setiap langkah diharapkan tetap berorientasi pada tujuan yang sama, yakni memastikan keamanan, ketertiban, dan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.
Kapolda menekankan agar pejabat baru yang menerima amanah mampu menata kembali pola koordinasi serta memperkuat komunikasi di lingkungan Polda Gorontalo. Arahan tersebut mencakup upaya untuk segera membangun hubungan kerja yang solid, sehingga pelaksanaan tugas bisa berjalan berkesinambungan dan program-program positif yang telah dirintis tidak terputus begitu saja.
Selain itu, beliau menggarisbawahi pentingnya menjaga kultur profesionalisme yang berlandaskan integritas dan soliditas. Kepemimpinan diharapkan mampu mengelola dinamika yang muncul, mengambil keputusan secara tepat, dan menempatkan penegakan hukum yang berkeadilan sebagai pedoman. Kepercayaan publik pun diupayakan terus diperkuat melalui pelayanan yang profesional, humanis, transparan, serta akuntabel.












