Peristiwa

Ditpolairud Polda Gorontalo Gelar Patroli Dialogis, Dengarkan Aspirasi Nelayan Pesisir Leato Selatan

×

Ditpolairud Polda Gorontalo Gelar Patroli Dialogis, Dengarkan Aspirasi Nelayan Pesisir Leato Selatan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Patroli Dialogis Ditpolairud Polda Gorontalo, Tampung Aspirasi Nelayan Pesisir Leato Selatan

jurnalistik.co.id – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Gorontalo menggelar patroli dialogis di kawasan pesisir Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo pada Jumat (23/10/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang tatap muka langsung antara personel kepolisian dengan nelayan setempat untuk mendengar aspirasi, sekaligus menampung keluhan yang muncul dalam aktivitas perikanan.

Patroli dialogis dimulai pukul 08.00 WITA dan dilaksanakan oleh personel Ditpolairud Polda Gorontalo bersama personel KPC.XXIX-2008/Kota Gorontalo.

Dalam pelaksanaannya, petugas menyambangi sejumlah nelayan yang sedang beraktivitas di area pantai. Dialog berlangsung secara terbuka, dengan suasana aman dan lancar serta kondisi cuaca cerah.

Menurut informasi kegiatan, kehadiran personel kepolisian juga mendapat respons positif dari masyarakat nelayan setempat, karena mereka dapat menyampaikan persoalan secara langsung di lokasi.

Dialog tersebut menghadirkan tiga aspirasi utama yang menjadi perhatian nelayan, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan operasional di wilayah pesisir.

Pertama, nelayan menyampaikan persoalan penataan tambatan kapal di dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Tenda. Bagi nelayan, penataan ini dinilai penting agar aktivitas sandar dan kegiatan di sekitar dermaga berjalan lebih tertata.

Kedua, nelayan mengungkapkan kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, khususnya bagi nelayan kecil. Kelangkaan atau hambatan akses BBM berdampak pada kelancaran operasional harian mereka.

Ketiga, terdapat kendala dalam pengurusan surat rekomendasi penggunaan BBM bersubsidi bagi kapal berukuran di bawah 5 GT. Nelayan menyampaikan bahwa proses administrasi tersebut turut memengaruhi kemampuan mereka dalam menjalankan aktivitas perikanan sesuai ketentuan.

Patroli dialogis ini dipimpin oleh Iptu Dedi Maadi selaku PS. Kanit I Intel Air Ditpolairud Polda Gorontalo, bersama personel Ditpolairud dan KPC.XXIX-2008/Kota Gorontalo.

Komunikasi yang dibangun pada kegiatan tersebut menekankan upaya mendekatkan pelayanan kepolisian dengan kebutuhan nyata masyarakat pesisir, agar setiap aspirasi dapat dipetakan dan ditindaklanjuti melalui koordinasi.

Direktur Polairud Polda Gorontalo, KBP Devy Firmansyah, S.I.K., M.H., menegaskan melalui laporan kegiatan bahwa Ditpolairud berkomitmen menampung dan memfasilitasi aspirasi masyarakat pesisir melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Penegasan tersebut juga menempatkan patroli dialogis sebagai bagian dari pelayanan, perlindungan, dan pengayoman Polri kepada masyarakat, khususnya nelayan, guna mendukung kelancaran aktivitas perikanan.

Selain itu, kegiatan ini diarahkan untuk menjaga ketertiban di kawasan pelabuhan serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui upaya yang berkesinambungan.

Dengan pola dialog seperti ini yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Ditpolairud Polda Gorontalo diharapkan dapat memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus membantu mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi nelayan.

Dalam kesempatan tersebut, personel Ditpolairud Polda Gorontalo berinteraksi langsung dengan nelayan secara tatap muka untuk memastikan setiap keluhan yang disampaikan dapat dipahami secara utuh. Suasana dialog yang terbuka dan berjalan lancar menjadi sarana komunikasi dua arah, sekaligus memberi ruang bagi masyarakat pesisir menyampaikan kebutuhan yang selama ini menjadi hambatan dalam aktivitas harian.

Ketiga aspirasi yang muncul dalam dialog kemudian difokuskan pada aspek operasional di kawasan pesisir. Penataan tambatan kapal di dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Tenda diharapkan mendukung aktivitas sandar yang lebih tertata. Di sisi lain, kendala ketersediaan BBM Pertalite serta proses pengurusan surat rekomendasi penggunaan BBM bersubsidi untuk kapal di bawah 5 GT juga disoroti karena berpengaruh langsung terhadap kelancaran kerja nelayan sesuai ketentuan.

Melalui kegiatan patroli dialogis ini, Ditpolairud Polda Gorontalo menegaskan arahnya pada pelayanan, perlindungan, dan pengayoman Polri terhadap masyarakat nelayan. Aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait, agar persoalan di sektor perikanan pesisir memperoleh perhatian yang berkesinambungan. Dengan pola komunikasi yang dijalankan secara berulang, hubungan antara petugas dan nelayan diharapkan makin kuat serta mampu mendorong peningkatan ketertiban di kawasan pelabuhan.