Peristiwa

Upaya Ibadah di Tengah Kekeringan, Polda Gorontalo Gelar Salat Istisqo

×

Upaya Ibadah di Tengah Kekeringan, Polda Gorontalo Gelar Salat Istisqo

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Ikhtiar Spiritual Hadapi Kekeringan, Polda Gorontalo Gelar Sholat Istisqo

jurnalistik.co.id – Polda Gorontalo menggelar salat istisqo sebagai ikhtiar spiritual bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kekeringan.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan penuh kekhidmatan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus doa kolektif agar masyarakat segera terhindar dari dampak buruk yang ditimbulkan oleh kemarau.

Salat istisqo digelar pada Jumat, 16/10/2026, dan diikuti personel kepolisian serta peserta yang hadir pada kesempatan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar hujan segera turun, membawa keberkahan, sekaligus menyingkirkan berbagai efek negatif akibat kekeringan yang berkepanjangan.

Salat istisqo sendiri merupakan ibadah sunnah yang dilakukan ketika kemarau berlangsung lama atau ketika kebutuhan akan hujan dirasakan semakin mendesak oleh masyarakat.

Bukan hanya dimaknai sebagai permohonan cuaca, ibadah ini juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, memperbanyak istigfar, serta memohon ampunan dan pertolongan Allah SWT.

Melalui rangkaian doa dan pelaksanaan ibadah, Polda Gorontalo menegaskan komitmennya menghadirkan perhatian yang tidak berhenti pada aspek keamanan dan ketertiban.

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Marupa Sagala S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini menunjukkan kepedulian institusi terhadap kondisi sosial dan lingkungan.

Ia menilai, tugas kepolisian tidak hanya mencakup pemeliharaan situasi agar tetap tertib, tetapi juga ikut merangkul kepentingan masyarakat yang tengah menghadapi persoalan nyata di sekitar mereka.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan harapan agar kegiatan ini dapat mengajak masyarakat untuk semakin memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian, serta senantiasa berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“ Selain melaksanakan ikhtiar spiritual, masyarakat juga diharapkan terus menjaga lingkungan dan menggunakan sumber daya air secara bijak, terutama ketika menghadapi musim kemarau,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa upaya menghadapi kekeringan tidak cukup hanya dilakukan melalui doa, melainkan juga melalui sikap sehari-hari yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Menurut arahan yang disampaikan, pengelolaan sumber daya air secara lebih bijaksana diperlukan agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi meski musim kemarau terus berlangsung.

Dengan salat istisqo yang diikuti personel dan peserta, doa bersama diharapkan dapat menjadi jalan keberkahan bagi seluruh warga Gorontalo.

Harapannya, kondisi cuaca yang sedang tidak bersahabat dapat segera berubah sehingga hujan turun, kebutuhan air masyarakat kembali stabil, dan aktivitas warga dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Di saat yang sama, Polda Gorontalo juga menekankan agar situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Gorontalo senantiasa terjaga dengan baik.

Komitmen ini ditunjukkan lewat hadirnya instansi dalam ruang sosial melalui kegiatan keagamaan yang memperkuat nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian.

Melalui rangkaian doa salat istisqo, Polda Gorontalo berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengambil pelajaran, mempererat solidaritas, serta menjaga ketahanan bersama saat menghadapi tantangan kekeringan.

Semoga ikhtiar spiritual yang dilakukan pada Jumat 16/10/2026 dapat segera diiringi turunnya hujan, sehingga dampak kekeringan berkurang dan keberkahan terus menyertai kehidupan masyarakat.

Rangkaian pelaksanaan salat istisqo tersebut sekaligus memperlihatkan adanya keterlibatan bersama antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau yang dirasakan makin berat. Lewat doa kolektif, kegiatan ini dimaksudkan agar harapan akan datangnya hujan tumbuh seiring dengan kepedulian antarpihak.

Dalam pesan yang disampaikan, masyarakat diingatkan untuk tidak hanya menyerahkan harapan pada doa, tetapi juga ikut mengambil peran melalui cara hidup yang lebih bijak, khususnya dalam penggunaan sumber daya air. Upaya semacam ini diharapkan membantu menjaga ketersediaan kebutuhan warga selama musim kemarau berlangsung.

Polda Gorontalo juga menegaskan bahwa perhatian institusi terhadap situasi sosial tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan adanya doa bersama dan ajakan untuk saling menguatkan, diharapkan kebersamaan masyarakat semakin kuat dan dampak kekeringan dapat diminimalkan.