Daerah

Polda Gorontalo Bersama Puslitbang Polri Nilai Mutu Pengadaan Barang/Jasa

×

Polda Gorontalo Bersama Puslitbang Polri Nilai Mutu Pengadaan Barang/Jasa

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Polda Gorontalo Bersama Puslitbang Polri Evaluasi Mutu Pengadaan Barang dan Jasa

jurnalistik.co.id – Polda Gorontalo menggelar kegiatan evaluasi untuk menilai mutu hasil pengadaan barang dan jasa di lingkungan institusi. Penilaian tersebut dilakukan melalui implementasi sertifikasi yang dijalankan Puslitbang Polri.

Kegiatan bertajuk “Evaluasi Mutu Hasil Pengadaan Barang/Jasa Berdasarkan Implementasi Sertifikasi Puslitbang Polri” berlangsung di Aula Biro SDM Polda Gorontalo pada Senin (5/10/2026). Acara ini dipimpin serta diikuti pihak terkait dari internal Polda Gorontalo dan tim penelitian dari tingkat Mabes Polri.

Dalam kegiatan itu, Karolog Polda Gorontalo, Kombes Pol Gunarko, S.I.K., M.Si., terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas tata kelola pengadaan barang dan jasa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui proses evaluasi yang berfokus pada hasil pengadaan yang telah berjalan.

Karolog menyampaikan bahwa kehadiran Tim Puslitbang Polri menjadi bagian penting dalam pelaksanaan evaluasi. Menurutnya, keterlibatan tim tersebut diperlukan agar mutu hasil pengadaan barang dan jasa di Polda Gorontalo dapat berjalan sesuai standar dan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Pastikan Pengadaan Tidak Hanya Tepat, tetapi Juga Bermutu Evaluasi ini tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga menitikberatkan pada kualitas dan kesesuaian hasil pengadaan dengan kebutuhan organisasi’,ujarnya.”

Karolog Polda Gorontalo juga menyampaikan harapannya agar barang dan jasa yang diperoleh melalui proses pengadaan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pelaksanaan tugas kepolisian. Karena itu, penilaian tidak berhenti pada terpenuhinya prosedur, melainkan diarahkan pada kesesuaian dan efektivitas pemanfaatan.

Lebih lanjut, aspek kesesuaian spesifikasi, kualitas, fungsi, serta efektivitas penggunaan menjadi perhatian dalam evaluasi. Penilaian dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa keluaran pengadaan tidak hanya memenuhi kebutuhan dokumen, tetapi juga selaras dengan kebutuhan organisasi dalam menjalankan tugas.

Dalam pelaksanaan kegiatan, Karolog Polda Gorontalo bersama Ketua Tim, Kombes Pol Dodi Darjanto, S.I.K., M.H. turut hadir. Tim tersebut juga didampingi tiga orang anggota Tim Puslitbang Mabes Polri yang ikut berkontribusi dalam proses penilaian.

Selain menilai implementasi sertifikasi, kegiatan ini juga diarahkan untuk melakukan evaluasi secara objektif terhadap mutu hasil pengadaan. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan pelaksanaan pengadaan di lingkungan Polda Gorontalo dapat semakin konsisten dan profesional.

Kolaborasi dan rekomendasi perbaikan

Keterlibatan Tim Puslitbang Polri dalam evaluasi dimaknai sebagai bentuk kolaborasi untuk penguatan tata kelola. Melalui kegiatan ini, kontrol dan pendampingan dari tim eksternal penelitian diharapkan dapat memperjelas arah perbaikan pada proses pengadaan.

Tim Puslitbang Polri diharapkan mampu memberikan masukan serta rekomendasi berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan. Rekomendasi tersebut kemudian dapat menjadi bahan perbaikan bagi Polda Gorontalo, baik dalam meningkatkan kualitas proses maupun memastikan mutu hasil pengadaan barang dan jasa ke depan.

Dengan evaluasi yang terstruktur dan melibatkan pihak terkait, Polda Gorontalo berupaya menjaga agar pengadaan yang berjalan tetap relevan dengan kebutuhan organisasi. Melalui penekanan pada mutu, kesesuaian, dan efektivitas, hasil pengadaan diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara lebih optimal.

Di tengah rangkaian kegiatan, evaluasi dijalankan untuk menilai keterhubungan antara pelaksanaan pengadaan dan penerapan sertifikasi dari Puslitbang Polri. Dengan melibatkan pihak internal Polda Gorontalo serta tim penelitian, pembahasan diarahkan pada bagaimana hasil pengadaan dapat dinilai secara terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada pemenuhan kelengkapan administrasi, tetapi juga menguji kesesuaian substansi dari barang atau jasa yang diadakan. Fokusnya mencakup kecermatan spesifikasi, kualitas, fungsi, sampai pada efektivitas pemanfaatan agar keluaran pengadaan benar-benar mendukung kebutuhan organisasi dalam menjalankan tugas kepolisian.

Melalui mekanisme evaluasi yang terstruktur dan melibatkan kolaborasi lintas unsur, diharapkan arah perbaikan bisa ditetapkan dengan jelas. Rekomendasi dari tim Puslitbang Polri kemudian menjadi dasar penyempurnaan proses pengadaan berikutnya, sehingga pengadaan yang berjalan lebih konsisten, profesional, dan tetap relevan dengan tujuan organisasi.