Daerah

Rapat Gusnar Ismail, Pemprov Gorontalo Siapkan Kunker Tim Seruni KMP

×

Rapat Gusnar Ismail, Pemprov Gorontalo Siapkan Kunker Tim Seruni KMP

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pemprov Gorontalo Matangkan Persiapan Kunker Tim Seruni KMP

jurnalistik.co.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo mematangkan persiapan kunjungan kerja Tim Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) pada 12–14 Oktober 2026. Rapat koordinasi digelar pada Kamis (8/10/2026) dan dipimpin langsung oleh Gubernur Gusnar Ismail.

Dari rapat tersebut, terungkap bahwa kegiatan Seruni KMP akan berlangsung selama tiga hari dengan rangkaian agenda yang menyentuh berbagai layanan dan dukungan program di daerah. Gusnar Ismail menekankan agar persiapan dilakukan secara matang, mengingat ini merupakan kunjungan besar.

Rapat di aula rumah jabatan Gubernur turut dihadiri Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie serta Sekdaprov Sofian Ibrahim. Panitia menyampaikan bahwa kesiapan teknis saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.

Gusnar juga mengarahkan fokus pada hal-hal yang menentukan kelancaran pelaksanaan di lapangan. Ia menyoroti kebersihan fasilitas di setiap titik kunjungan, kesiapan personel, serta ketersediaan pasokan listrik.

“Ini kunjungan besar oleh karena itu kita persiapkan dengan sebaik-baiknya. Seperti kebiasaan kita mau kunjungan besar atau kecil kita seriusi agar supaya setiap kunjungan ke sini itu memberikan kesan yang baik, tidak asal-asalan penanganannya” ujar Gusnar.

Dalam penyusunan agenda, Tim Bidang Satu Seruni KMP dijadwalkan datang lebih awal pada 12 Oktober 2026. Tim ini akan meninjau serta memastikan kesiapan di beberapa titik yang akan dikunjungi oleh Pembina Seruni KMP.

Pembina Seruni KMP diketahui juga merupakan Istri Wakil Presiden RI, yakni Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka. Karena itu, pembahasan rapat tidak hanya menutup pada teknis acara utama, tetapi juga memastikan setiap titik layanan siap menerima rombongan dengan standar layanan yang baik.

Pada hari pertama, agenda diarahkan pada kegiatan layanan kesehatan dan program pendamping. Rangkaian tersebut meliputi peninjauan pelaksanaan operasi katarak gratis, pelayanan program keluarga berencana (KB), serta penyerahan bantuan Presiden melalui Seruni.

Kegiatan hari pertama dirancang berlangsung di RSUD Aloei Saboe. Penjadwalan layanan ini menjadi bagian dari agenda kunjungan yang dipersiapkan untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Memasuki hari kedua, agenda diawali dengan Mopotilolo rombongan Pembina pada pukul 12.00 Wita. Setelah itu, rombongan bergerak menuju Gedung Azlea Convention center untuk kegiatan sosialisasi serta penyerahan bantuan sembako dan bantuan pendidikan.

Setelah agenda di pusat kegiatan tersebut, rangkaian pada hari kedua dilanjutkan dengan peninjauan UMKM. Selanjutnya, ada penyerahan hak cipta tarian Pajongge, yang menjadi bagian dari agenda pelestarian serta penguatan dukungan terhadap karya budaya lokal.

Masih pada hari yang sama, kegiatan juga mencakup sosialisasi makanan bergizi gratis pencengah stunting. Agenda tersebut berlangsung di Grand Palace Convention Center dan menjadi bagian dari penguatan program pencegahan stunting yang terhubung dengan layanan pemerintah daerah.

Untuk hari terakhir, rangkaian kunjungan dimulai dari kunjungan ke kantor camat Kabila Bone. Pada titik ini, tim melakukan peninjauan posyandu bagi ibu dan anak, sekaligus pengecekan kesehatan gratis.

Selain itu, agenda hari ketiga juga mencakup penyerahan bantuan kepada pasien katarak serta pemberian fasilitas pariwisata. Bagian ini disiapkan sebagai rangkaian yang menghubungkan dukungan kesehatan dengan penguatan potensi layanan dan fasilitas pendukung di wilayah.

Setelah rangkaian di kantor camat, rombongan bergerak menuju Desa Huidu, Kecamatan Limboto Barat. Di lokasi tersebut, kegiatan diarahkan untuk peresmian bedah rumah keluarga resiko stunting (KRS).

Bedah rumah keluarga resiko stunting menjadi salah satu agenda yang diharapkan tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga memperkuat upaya penanganan masalah stunting dari aspek lingkungan dan kebutuhan dasar keluarga penerima.

Dalam arahannya, Gusnar Ismail meminta seluruh elemen Pemprov turut berperan agar pelaksanaan kunjungan berjalan tertib. Menurutnya, koordinasi harus dilakukan lintas unsur, termasuk penyiapan peran pendukung pada aspek layanan dan kenyamanan rombongan.

Gusnar juga meminta agar kunjungan Ibu Pembina, yakni Istri Wakil Presiden RI, melibatkan Istri para Forkopimda Gorontalo. Ia menyampaikan bahwa pengaturan peran tersebut ditangani oleh masing-masing asisten sesuai pembagian ruang lingkup.

“Saya minta ini juga dihandel oleh masing-masing asisten, asisten satu, dua dan tiga cari posisi masing-masing yang mana ruang lingkup saya, itu ditangani. Panitianya jangan dibiarkan tapi dibackup, sudah pasti koordinasinya ke Pak Sekda” ujar Gusnar.

Dengan agenda tiga hari yang mencakup layanan kesehatan, program keluarga berencana, penyerahan bantuan, sosialisasi, peninjauan UMKM, hingga kegiatan penanganan keluarga resiko stunting, rapat koordinasi menjadi pijakan penting untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan sesuai rencana.

Rapat juga menegaskan bahwa kesiapan yang terukur, termasuk kebersihan fasilitas, kesiapan personel, dan dukungan listrik, akan menjadi penentu kenyamanan pelaksanaan agenda. Panitia pun diarahkan untuk tetap melakukan pengawalan agar sisa persiapan dapat menutup sampai hari pelaksanaan dimulai.