Olahraga

Erick Thohir: Anggaran Pelatnas Asian Games 2026 Capai Rp222 Miliar, Target 4 Emas

×

Erick Thohir: Anggaran Pelatnas Asian Games 2026 Capai Rp222 Miliar, Target 4 Emas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Anggaran Pelatnas Asian Games 2026 Tembus Rp222 Miliar, Erick Thohir Targetkan 4 Emas

jurnalistik.co.id – Pemerintah menambah alokasi dana pemusatan latihan nasional (pelatnas) sebagai bekal persiapan atlet Indonesia menghadapi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan bahwa total anggaran pelatnas kini mencapai Rp222 miliar.

Erick Thohir menyebut kenaikan anggaran tersebut terjadi setelah ada suntikan dana tambahan dari pemerintah. Tambahan itu membuat pelatnas melonjak dibanding proyeksi awal yang sebelumnya ditetapkan.

Ia menjelaskan, dana pelatnas semula diproyeksikan sebesar Rp81 miliar. Dalam proses penataan dan efisiensi di internal Kemenpora, anggaran itu kemudian disisir lagi hingga naik menjadi Rp127 miliar sebelum akhirnya memperoleh tambahan dana dari pemerintah.

“Dari angka Rp81 miliar, kami menyisir anggaran lagi sehingga meningkat menjadi Rp127 miliar untuk Asian Games,” kata Erick Thohir, mengutip pernyataan yang disampaikan pada Kamis (13/8/2026). Setelah tahap penyesuaian anggaran internal itu, pemerintah kembali menambahkan dana untuk mendukung persiapan Asian Games.

Erick Thohir menegaskan bahwa kabar tambahan anggaran tersebut sudah menjadi bagian dari keputusan yang akan dijalankan. “Berita bagusnya, kami mendapatkan tambahan Rp95 miliar untuk Asian Games,” ujarnya.

Dengan penambahan tersebut, pelatnas Asian Games 2026 ditetapkan senilai Rp222 miliar. Erick menyatakan kepastian besaran dana ini bersifat final karena waktu persiapan sudah semakin dekat.

“Sudah final karena tinggal satu bulan. Jadi, persiapan cabang olahraga yang selama ini mungkin sudah berjalan tetapi masih ragu-ragu, kembali kami bantu,” lanjut Erick. Menurutnya, dorongan finansial ini ditujukan agar setiap cabang olahraga dapat memaksimalkan rangkaian persiapan menjelang kompetisi.

Untuk mekanisme penyaluran kepada masing-masing cabang olahraga, Kemenpora menargetkan pencairan dapat selesai segera setelah dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) siap. Erick menyebut proses administrasi sudah diinformasikan.

“DIPA-nya sudah diinformasikan. Proses pencairannya satu sampai dua hari. Minggu ini atau minggu depan bisa tuntas,” katanya. Ia menekankan bahwa proses tersebut diarahkan agar dukungan anggaran dapat segera sampai sesuai kebutuhan cabang olahraga.

Pemisahan anggaran pelatnas dan pengiriman kontingen

Pemerintah juga menegaskan bahwa total Rp222 miliar khusus dialokasikan untuk pembiayaan pelatnas. Besaran tersebut terpisah dari dana pengiriman kontingen Indonesia yang disiapkan sebesar Rp61 miliar.

Erick Thohir menjelaskan bahwa pemisahan itu dilakukan agar pencatatan dan penggunaan anggaran lebih terarah. “Rp222 miliar itu untuk Asian Games saja, ditambah Rp61 miliar untuk pengiriman. Kami membedakan anggaran pengiriman dan pelatnas, meskipun nantinya dalam pembukuan menjadi satu kesatuan,” ujarnya.

Dengan dukungan finansial itu, Kemenpora menetapkan target perolehan medali emas. Erick menyebut target yang ingin dicapai adalah empat medali emas pada ajang Asian Games 2026.

“Targetnya empat emas, antara lain dari bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing. Kemudian ada cabang olahraga lain yang berpotensi meraih perak, siapa tahu bisa menjadi emas,” kata Erick. Pernyataan tersebut menunjukkan fokus utama pada cabang-cabang yang dinilai memiliki peluang lebih besar, sembari tetap membuka kemungkinan dari cabang lainnya.

Dalam konteks persiapan yang tinggal menunggu waktu pelaksanaan kompetisi, pemerintah memandang penambahan anggaran pelatnas sebagai langkah untuk merapikan pelaksanaan program latihan. Harapannya, setiap cabang olahraga yang tengah menjalankan persiapan dapat bertindak lebih mantap setelah kepastian dana ditetapkan.

Erick Thohir menilai, ketika kepastian besaran dana sudah ditetapkan, cabang olahraga yang selama ini menjalankan persiapan namun masih menunggu kejelasan dapat kembali menyusun langkah latihan dengan lebih mantap sampai mendekati pelaksanaan kompetisi.

Di sisi pelaksanaan, Kemenpora menekankan agar alur administrasi berjalan singkat. Setelah dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dinyatakan siap, pencairan ditargetkan berlangsung cepat, sehingga dukungan finansial dapat langsung digunakan untuk kebutuhan program persiapan cabang olahraga.

Dalam pengaturan anggaran, pemerintah membedakan pos pembiayaan pelatnas dan dana pengiriman kontingen agar penggunaan tetap lebih terarah. Pemisahan ini disertai penegasan bahwa perhatian utama tetap pada upaya mencapai target empat medali emas pada Asian Games 2026.