Olahraga

Jadwal mulai liga-liga besar Eropa dan sorotan utama di La Liga, Serie A, serta Bundesliga

×

Jadwal mulai liga-liga besar Eropa dan sorotan utama di La Liga, Serie A, serta Bundesliga

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: When do the major European leagues start and what are the big stories in La Liga, Serie A and the Bundesliga?

jurnalistik.co.id – Musim baru sepak bola Eropa sudah mulai bergerak, meski sebagian liga top masih menyisakan hitungan hari sebelum benar-benar kickoff. Di La Liga, Serie A, dan Bundesliga, beberapa kisah besar langsung menjadi sorotan utama saat kompetisi memasuki fase penting 2026-27.

La Liga: “The Special One” kembali

La Liga dijadwalkan memulai akhir pekan ini, dengan laga pertama Alaves melawan Getafe pada Sabtu 15 Agustus pukul 18:30 (BST). Kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid terasa seperti pertemuan yang tidak terduga, 13 tahun setelah periode pertamanya berakhir sebagai manajer pertama di masa lalu.

Mourinho sebelumnya meraih trofi La Liga, Copa del Rey, dan Spanish Super Cup saat menangani Real Madrid. Meski demikian, cerita musim ini tidak otomatis berjalan mulus hanya karena nama-nama besar berkumpul, termasuk Kylian Mbappe yang bergabung pada 2024.

Di musim-musim terakhir, Madrid sempat terlihat seperti dua tim dalam satu lapangan: barisan empat penyerang bintang dengan unit pertahanan yang rapuh dan rawan tersandung saat menghadapi serangan balik. Karena itu, paket rekrutan seperti Marc Cucurella, Ibrahima Konate, Denzel Dumfries, dan Bernardo Silva diharapkan memberi tambahan stabilitas, sementara Yan Diomande disebut bisa menghadirkan daya ledak lebih besar di sepertiga akhir.

Vinicius Junior juga baru saja menyepakati perpanjangan kontrak setelah sempat dikaitkan dengan Arsenal. Namun, ada pula pandangan bahwa masa Mourinho yang lebih “berpengalaman” mungkin perlu menjinakkan dinamika ruang ganti, terutama ketika harus mengatur ego dan peran dari Mbappe, Jude Bellingham, dan Vinicius setelah pengalaman di Bernabeu yang dulu berakhir dengan kegaduhan di ruang ganti.

Di kubu lain, Barcelona menjadi standar penantang, sementara Hansi Flick membawa skuad yang tetap diunggulkan untuk merebut gelar liga untuk ketiga kalinya secara beruntun. Menggantikan kontribusi gol Robert Lewandowski bukan tugas yang mudah, tetapi ada penguatan lewat kedatangan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi.

Seperti biasa, Atletico Madrid diproyeksikan mencoba menekan jalur perebutan dua besar, dengan Villarreal dan Real Betis tampil sebagai bagian dari rombongan “yang terbaik di luar” kandidat utama. Sementara itu, Malaga yang baru naik dari divisi ketiga akan berupaya menghindari zona degradasi dengan komposisi tim yang kompak dan pendekatan anggaran yang terbatas, meski klub telah berada di bawah judicial administration sejak 2020.

Di bagian lain klasemen, Valencia tengah menjalani kampanye terakhir mereka di Stadion Mestalla yang ikonik. Ada pula ketidakpastian apakah Rayo Vallecano bisa memainkan pertandingan kandang, setelah pemerintah regional Madrid mencabut lisensi klub untuk menampung laga di markas Vallecas yang mereka sewa akibat kondisi fasilitas yang dinilai memprihatinkan.

Selain itu, ada kabar lain di La Liga: Celta Vigo dijadwalkan untuk diperiksa terkait kondisi lapangan setelah muncul wabah jamur.

Serie A: kursi pelatih dan “jarak” tantangan

Serie A memulai dengan rangkaian laga awal pada Sabtu 22 Agustus pukul 17:30 (BST), ketika Udinese menghadapi Como dan Inter Milan menantang Monza. Inter Milan diprediksi akan berusaha mempertahankan gelar, sebagian karena tidak banyak tim terlihat siap untuk mengisi celah di belakang mereka.

Musim lalu, Christian Chivu bersama Inter Milan tampil dominan dengan keunggulan 17 poin atas AC Milan, yang kini ditangani Ruben Amorim. Namun, musim baru membawa dinamika baru karena Napoli, AC Milan, Atalanta, dan Lazio semuanya memiliki pelatih baru, sedangkan Juventus dan Milan berada di bawah tekanan setelah gagal menembus empat besar pada musim sebelumnya.

Ketiadaan sepak bola Liga Champions bisa memberi dorongan pada perburuan gelar. Tetapi di sisi lain, jadwal Kamis malam yang muncul karena kompetisi Europa League berpotensi mengganggu ritme tim yang terlibat, termasuk mereka yang ingin konsisten hingga akhir musim.

Untuk penggemar Manchester United, performa Ruben Amorim di San Siro menjadi sorotan tersendiri. Napoli yang mengalami dua pertahanan gelar terakhir tidak berjalan sesuai harapan berharap Max Allegri mampu menemukan kembali “tajinya” dalam memenangkan pertandingan.

Como menjadi kisah besar musim lalu, tetapi tantangan kali ini tidak sederhana karena mereka harus mempertimbangkan perjalanan debut di Liga Champions. Cesc Fabregas akan diuji soal apakah timnya bisa mengulang kesuksesan domestik sambil tetap menjalani adaptasi untuk kebutuhan kompetisi Eropa.

Mengingat itu, Como memiliki tenggat ketat untuk menyelesaikan perbaikan stadion tepi danau mereka agar bisa menjadi tuan rumah pertandingan Eropa. Menariknya, Fabregas menyatakan tekadnya untuk membantu melahirkan lebih banyak pemain Italia muda, terutama mengingat kesulitan yang baru-baru ini dialami tim nasional Italia.

Roma juga menjadi perhatian setelah finis ketiga musim lalu, meski awal musim berjalan berliku. Dengan Gian Piero Gasperini yang didukung lewat aktivitas bursa transfer, pertanyaan besar berikutnya adalah apakah mereka bisa meraih Scudetto pertama sejak 2001.

Sejumlah peristiwa lain ikut mewarnai liga: ada kabar pelayat yang memenuhi jalan-jalan di Milan untuk pemakaman legenda Baresi pada 4 Agustus. Di pasar pemain, bek Stones disebut bergabung dengan Inter Milan dengan status transfer gratis pada 30 Juli.

Bundesliga: bisakah ada yang menghentikan Bayern?

Di Bundesliga, pertanyaan klasik kembali muncul setelah Vincent Kompany membawa timnya meraih double domestik musim lalu. Harry Kane kini berusia 33 tahun, namun tidak menunjukkan tanda melambat, dengan raihan 98 gol dalam 94 pertandingan Bundesliga serta berbagai rekor yang sudah ia pecahkan.

Bayern juga menghadirkan paket daya ledak yang selama ini menjadi pembeda: kontribusi Kane, Michael Olise, dan Luis Diaz menghasilkan total 51 gol Bundesliga musim lalu. Di musim baru, mereka menambah kekuatan dengan kehadiran Ismael Saibari yang merupakan pemain internasional Maroko, sehingga peluang untuk memenangkan banyak pertandingan dengan produktivitas tinggi dinilai lebih besar.

Meski demikian, pertanyaan tetap mengarah pada aspek lain, termasuk usia penjaga gawang Manuel Neuer yang sudah 40 tahun dan penampilan lini belakang yang dinilai belum meyakinkan. Di belakang Bayern, Borussia Dortmund, RB Leipzig, dan Bayer Leverkusen disebut mampu membangun serangan gelar, tetapi kerap tersandung ketika berhadapan dengan tim-tim papan tengah yang tampil ulet.

Sementara itu, Schalke 04 yang pernah berstatus raksasa kini mencoba bangkit kembali setelah tiga tahun tidak bermain di kasta teratas. Kepastian promosi mereka sekaligus memunculkan kembalinya salah satu derbi paling sengit di sepak bola dunia, yaitu Revier derby melawan Dortmund.

Elversberg juga punya cerita unik: mereka sempat bermain di divisi keempat yang terregionalisasi hingga musim 2021-22, tetapi akhirnya mengamankan promosi ke Bundesliga untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Dengan jumlah penduduk sekitar 13.000, Spiesen-Elversberg bahkan menjadi kota terkecil yang diwakili di Bundesliga, sehingga mereka datang dengan segala keterbatasan—dan peluang yang jelas tidak berpihak.

Ligue 1: dominasi PSG tetap jadi pusat perhatian

Meski fokus utama ada pada liga-liga besar tertentu, sorotan Eropa juga menyinggung Ligue 1. PSG memulai dengan pertandingan pertama menghadapi Marseille melawan Strasbourg pada Jumat 21 Agustus pukul 19:45 (BST), dan sulit melihat siapa pun selain PSG yang akan memenangi Ligue 1 untuk kali ke-13 dalam 15 musim.

PSG datang dengan rapor yang sangat meyakinkan, karena mereka memenangi lima gelar Ligue 1 terakhir dengan rata-rata selisih gol +76. Namun, sisi yang bisa diperebutkan tetap terbaca, terutama dari catatan bahwa pada musim lalu mereka kalah enam kali di liga, dua kekalahan lebih banyak dibanding total dua kampanye sebelumnya.

Di bursa transfer, PSG mendatangkan gelandang serang Maghnes Akliouche dari Monaco serta Lucas Digne dari Aston Villa. Meski skuad sudah penuh bintang, ada kemungkinan mereka melepas pemain sayap Bradley Barcola dan Ibrahim Mbaye jika muncul minat, termasuk dari Liverpool.

Terakhir kali tim non-PSG memutus dominasi itu datang dari Monaco (2016-17) dan Lille (2020-21), tetapi keduanya kini tidak tampak siap mengulang pencapaian serupa. Marseille juga harus menghadapi keterbatasan pasar karena persoalan keuangan, dan beberapa pemain kunci disebut berpotensi mengikuti jejak Mason Greenwood yang akan meninggalkan klub.

Will Still (Auxerre) dan Liam Rosenior (Paris FC) kembali ke kompetisi setelah masa jabatan manajerial yang dinilai gagal di Inggris. Felipe Luis juga ditunjuk sebagai pelatih Monaco, sementara Lens yang sempat menjadi penantang terdekat musim lalu mungkin membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan Dino Toppmoller sebagai manajer baru.

Lille yang finis ketiga akan menghadapi situasi serupa setelah pergantian manajer, yaitu Davide Ancelotti. Strasbourg juga berada dalam fase memulai ulang setelah kehilangan Rosenior lalu Gary O’Neil yang hijrah ke Premier League, sehingga kali ini mereka memulai kembali di bawah arahan Hugo Oliveira yang relatif belum berpengalaman.

Strasbourg juga disebut menanggung dampak setelah kehilangan tulang punggung tim yang mencapai semifinal UEFA Conference League musim lalu, dan bahkan mengalami kekalahan-kekalahan berat saat pramusim. Di sisi lain, Paul Pogba diperkirakan kontraknya akan dihentikan di Monaco, sementara Digne disebut telah menyelesaikan kepindahannya ke PSG dari Aston Villa.

Yang lain untuk diperhatikan: Turki, Belanda, dan Portugal

Di luar liga-liga besar itu, ada kejutan yang juga dibaca sebagai sinyal awal kebangkitan gaya kompetisi baru. Mohamed Salah bergabung dengan Trabzonspor, sebuah keputusan yang dianggap mengejutkan setelah ia meninggalkan Liverpool di akhir kontrak.

Salah memilih bergabung dengan juara Super Lig 2021-22 alih-alih masuk ke salah satu dari tiga kekuatan besar Turki, yakni Galatasaray, Fenerbahce, dan Besiktas. Ia akan dikenang sebagai pahlawan jika mampu membawa gelar sejak musim pertamanya.

Di Belanda, PSV Eindhoven berburu gelar keempat beruntun di Eredivisie. Ajax dan Feyenoord juga ingin bangkit setelah kampanye yang mengecewakan, dengan Michel dari Spanyol sebagai manajer di Ajax dan Giovanni van Bronckhorst, mantan kapten Belanda, memimpin Rotterdam.

Di Portugal, Porto menargetkan mempertahankan gelar Primeira Liga untuk pertama kali sejak 2013, tetapi persaingan diperkirakan tetap ketat dari Benfica yang menjadi rival Clasico dan kini ditangani Marco Silva. Sporting CP juga ingin merebut kembali trofi setelah memenangi gelar pada 2023-24 dan 2024-25.

Eredivisie dan Primeira Liga sudah mulai berjalan, sementara Super Lig Turki memulai pertandingan pada Jumat 14 Oktober dengan laga Galatasaray melawan Corum pada pukul 19:30 (BST).