jurnalistik.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyempatkan diri berkunjung ke booth Daihatsu di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Di sela kunjungannya, ia menyoroti salah satu mobil konsep yang dipamerkan, yaitu Daihatsu Midget X.
Kunjungan tersebut berlangsung di Tangerang, saat pameran otomotif nasional 2026 tengah berlangsung. Airlangga tampak antusias saat melihat bentuk kendaraan yang ringkas, lalu beberapa kali menyampaikan pertanyaan kepada perwakilan Daihatsu.
Mobil konsep Midget X diperkenalkan sebagai pembacaan modern dari Daihatsu Midget, kendaraan roda tiga legendaris yang pernah menjadi bagian dari sejarah transportasi niaga di Jepang. Dengan karakter yang tetap merujuk pada asal-usul tersebut, Daihatsu memvisualkan Midget X sebagai kendaraan berdesain futuristis dengan dimensi kecil.
Menurut penjelasan Mark Widjaja, Chief Designer PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Midget X merupakan pengembangan dari ikon Daihatsu yang diarahkan untuk kebutuhan mobilitas masa depan. Mark menyampaikan bahwa nama “Midget” tetap dipertahankan, sementara penyajiannya disesuaikan menjadi versi future model.
“Sekarang ini versi future-nya, dengan model seperti ini, namanya Midget X. Namanya masih Midget, ini untuk future model,” ujar Mark saat menjelaskan kepada Airlangga.
Setelah mendengar penjelasan tersebut, Airlangga menanyakan rincian kapasitas kabin karena wujud mobil konsep itu terlihat hanya menampung satu orang. Ia menegaskan pertanyaannya langsung kepada pihak Daihatsu: apakah konsep tersebut memang diperuntukkan untuk satu penumpang.
“Cuma untuk satu orang?” tanya Airlangga.
Berita Terkait
Mark kemudian menjawab bahwa konfigurasi pada Midget X memang hanya memiliki satu kursi. Ia juga mengaitkan karakter tersebut dengan penamaan “bemo” dalam sejarah kendaraan serupa. “Iya, dulu ini bemo, Pak,” jawab Mark.
Dalam pemaparannya, Midget X digambarkan sebagai kendaraan konsep yang tetap mempertahankan ciri khas pendahulunya, tetapi diwujudkan lebih modern. Bentuk ringkasnya dipadukan dengan desain yang menonjolkan kesan futuristis, sekaligus memperjelas fokus konsep pada mobilitas personal dengan satu pengguna.
Konsep ini, sebagaimana disampaikan saat briefing di booth, juga dimaksudkan sebagai gambaran bagaimana Daihatsu membayangkan kebutuhan kendaraan di ruang perkotaan ke depan. Ukuran yang kecil disebut menjadi salah satu kunci, karena memudahkan manuver ketika berada di ruas jalan yang sempit.
Selain aspek dimensi, Midget X juga ditekankan sebagai kendaraan yang efisien dan praktis untuk penggunaan harian. Penyusunan konsep satu penumpang membuat kendaraan ini diposisikan sebagai pilihan personal yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mobilitas secara lebih langsung, tanpa harus bergantung pada ruang kabin yang besar.
Kehadiran Midget X di GIIAS 2026 menunjukkan bahwa Daihatsu tidak berhenti pada model produksi, melainkan turut menampilkan arah pengembangan desain dan teknologi yang mungkin diterapkan pada kendaraan di masa mendatang. Dari rangkaian tanya jawab yang berlangsung di booth, terlihat bahwa perhatian Airlangga terutama tertuju pada cara Daihatsu menerjemahkan gagasan “Midget” ke wujud masa depan melalui konsep ringkas.
Dengan respons dari pihak ADM, Airlangga akhirnya memperoleh gambaran yang lebih spesifik: Midget X diposisikan sebagai pembaruan dari kendaraan legendaris, disajikan dalam bentuk yang ringkas dan bertumpu pada mobilitas perkotaan, serta menawarkan konfigurasi satu penumpang yang tetap konsisten dengan karakter “bemo” yang menjadi rujukan.
Di akhir kunjungan, interaksi tersebut menegaskan bahwa GIIAS 2026 menjadi panggung bagi berbagai ide kendaraan baru. Melalui Midget X, Daihatsu memunculkan interpretasi mengenai bagaimana konsep kendaraan yang dulu dikenal di era transportasi niaga dapat diterjemahkan menjadi rancangan yang relevan untuk kebutuhan harian di masa depan.












