Olahraga

Pep Guardiola Disebut Bakal Tinggalkan Man City pada Akhir Musim Ini

13
×

Pep Guardiola Disebut Bakal Tinggalkan Man City pada Akhir Musim Ini

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pep Guardiola Bakal Tinggalkan Man City Akhir Musim Ini

jurnalistik.co.id – Laporan The Athletic menyebut Pep Guardiola akan meninggalkan pos pelatih Manchester City pada akhir musim ini. Kabar itu muncul tak lama setelah Guardiola kembali membawa City menutup musim dengan gelar, kali ini lewat kemenangan atas Chelsea pada final Piala FA 2025-2026, Sabtu (16/5/2026). Bagi City, trofi tersebut menjadi gelar juara kedua mereka bersama Guardiola musim ini, setelah sebelumnya menjuarai Piala Liga Inggris atau Carabao Cup dengan mengalahkan Arsenal di partai puncak.

Deretan pencapaian itu justru disebut bakal diikuti dengan perpisahan. The Athletic menulis bahwa Pep Guardiola akan meninggalkan posisi manajer Manchester City pada musim panas ini, sehingga mengakhiri salah satu masa jabatan paling sukses dalam sejarah Premier League. Dalam laporan yang ditulis David Ornstein dan Sam Lee itu, mantan bos Chelsea, Enzo Maresca, diperkirakan akan menggantikan Guardiola di City.

Guardiola memang meninggalkan jejak yang sangat besar selama menangani Manchester City. Sejak datang pada 2016, pelatih asal Santpedor, Spanyol, itu sudah mempersembahkan 20 trofi untuk klub. Catatan tersebut semakin menegaskan betapa dominannya City di bawah arahannya, terutama karena ia mampu menjaga konsistensi tim dalam berbagai kompetisi domestik maupun Eropa.

Salah satu puncak periode itu terjadi pada musim 2022-2023. Pada musim tersebut, Guardiola mengantar Manchester City meraih treble dengan menjuarai Liga Champions, Piala FA, dan Liga Inggris sekaligus. City pun menjadi tim kedua setelah Manchester United pada 1999 yang mampu menutup musim dengan tiga gelar besar tersebut. Rekam jejak seperti ini membuat setiap kabar mengenai masa depan Guardiola selalu menjadi perhatian besar.

Meski demikian, secara kontrak Guardiola sebenarnya masih terikat dengan Manchester City hingga Juni 2027. Artinya, jika laporan The Athletic benar, keputusan untuk berpisah akan terjadi sebelum masa kerjanya habis. Situasi ini membuat masa depan Guardiola kembali menjadi bahan pembicaraan, terlebih setelah ia baru saja mengangkat trofi bersama timnya pada akhir pekan lalu.

Pertanyaan mengenai masa depan itu sempat langsung diarahkan kepada Guardiola usai final Chelsea kontra Manchester City di Wembley. Reporter TNT Sports, Laura Wood, menanyakannya kepada sang pelatih setelah pertandingan. Namun, Guardiola tampak kebingungan saat menerima pertanyaan tersebut. Ia sempat melihat ke kiri dan kanan sebelum menjawab dengan nada berkelakar, “Rumor apa? Semoga malam Anda menyenangkan”.

Jawaban singkat itu tidak memberi kepastian apa pun, tetapi cukup menunjukkan bahwa isu tersebut memang sudah beredar. Di sisi lain, Bernardo Silva juga ikut dimintai komentar pada kesempatan yang sama. Pemain veteran Manchester City itu hanya bisa mendoakan yang terbaik ketika ditanya soal masa depan Guardiola. Sikap tersebut menambah kesan bahwa rumor mengenai kepergian sang pelatih sudah menjadi pembicaraan di sekitar skuad City.

Dengan koleksi trofi yang sudah begitu banyak sejak 2016, Guardiola berada di pusat salah satu era paling sukses dalam sejarah Manchester City. Gelar Piala FA terbaru, Carabao Cup, dan treble 2022-2023 menjadi rangkaian yang menandai betapa panjangnya pengaruhnya di klub. Karena itu, kabar mengenai potensi kepergian pada akhir musim ini bukan sekadar rumor biasa, melainkan isu besar yang langsung mengarah pada babak baru bagi City jika benar-benar terjadi.

Laporan The Athletic menyebut Pep Guardiola akan meninggalkan pos pelatih Manchester City pada akhir musim ini. Kabar itu muncul tak lama setelah Guardiola kembali membawa City menutup musim dengan gelar, kali ini lewat kemenangan atas Chelsea pada final Piala FA 2025-2026, Sabtu (16/5/2026). Bagi City, trofi tersebut menjadi gelar juara kedua mereka bersama Guardiola musim ini, setelah sebelumnya menjuarai Piala Liga Inggris atau Carabao Cup dengan mengalahkan Arsenal di partai puncak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *