jurnalistik.co.id – Persija Jakarta resmi memperkenalkan bus anyar untuk menyongsong kompetisi Super League 2026-2027. Perkenalan armada baru itu dilakukan di Hall C, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (20/5/2026), dan langsung menarik perhatian karena bus tersebut bukan hanya tampil dengan desain khas Persija, tetapi juga mengusung teknologi listrik.
Bus baru itu menggunakan sasis Hyundai Elec City 12 meter dan karoseri dari PT Laksana Bus Manufaktur. Dari tampilannya, kendaraan tersebut didominasi warna merah dengan tulisan Persija di sisi kanan dan kirinya. Bus berlabel Legacy SR3 Neo Panorama itu juga menjadi sorotan karena sepenuhnya bertenaga listrik.
Dengan hadirnya armada ini, Macan Kemayoran menjadi klub pertama di Indonesia yang menggunakan bus listrik sebagai armada resmi tim. Kehadiran kendaraan tersebut menandai langkah baru Persija dalam mendukung mobilitas tim dengan sarana yang disebut lebih modern, nyaman, dan selaras dengan perkembangan teknologi kendaraan elektrifikasi.
Komitmen klub
Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, menilai peluncuran bus ini sebagai momen spesial bagi klub. Ia menyebut Persija akhirnya bisa melihat langsung bus yang selama ini mereka idam-idamkan. “Hari ini adalah hari spesial karena kita akhirnya bisa melihat langsung bus yang selama ini kita idam-idamkan. Persija adalah tim pertama yang menggunakan bus elektrik,” kata Bambang Pamungkas dalam keterangan resmi.
Pria yang akrab disapa Bepe itu juga menegaskan bahwa pembelian bus listrik ini merupakan bagian dari komitmen klub terhadap visi dan misi yang telah dicanangkan oleh Mohamad Prapanca selaku presiden klub. Menurutnya, Persija harus terus berkembang sebagai klub yang bergerak maju dan lebih profesional dalam setiap aspek.
“Sesuai dengan visi dan misi yang telah dicanangkan oleh Pak Panca (Mohamad Prapanca) sebagai presiden. Sebagai sebuah klub, Persija harus terus bertumbuh, bergerak maju, dan lebih profesional dalam setiap aspeknya,” ujar Bepe. Ia menambahkan, “Maka pembelian armada bus baru dengan tehnologi EV terbaik ini, menjadi salah satu bentuk komitmen terhadap visi dan misi tersebut.”
Bepe juga berharap bus tersebut bisa menunjang aktivitas tim dalam menjalani pertandingan-pertandingan yang akan datang. “Dengan segala fitur kecanggihan yang dimiliki, semoga bus ini dapat menunjang aktivitas serta memberikan kenyamanan bagi tim untuk menjalani setiap pertandingan yang akan dijalani,” tambah dia.
Proses produksi karoseri bus itu sendiri berlangsung di Ungaran, Jawa Tengah. Hal ini memperlihatkan bahwa pengadaan armada baru Persija melibatkan proses pengerjaan yang tidak singkat, sekaligus menjadi bagian dari pengembangan fasilitas tim menuju level yang lebih profesional.
Di sisi lain, bek Persija, Paulo Ricardo, menilai bus resmi klub ini tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menyimpan makna yang lebih luas. Menurut pemain asal Brasil itu, bus listrik tersebut mencerminkan keseriusan Persija dalam menjaga alam sekaligus menatap persaingan musim depan dengan cara yang lebih bertanggung jawab.
“Bus listrik ini terasa sangat istimewa dan sangat nyaman. Sebuah bus yang tidak sekadar alat transportasi, tetapi juga cara Persija berjalan berdampingan dengan alam untuk saling menjaga,” ucap Paulo Ricardo.
Sementara itu, Persija akan kembali menjalani pertandingan pada akhir pekan ini. Mereka dijadwalkan menjamu Semen Padang pada pekan ke-34 sekaligus pekan pamungkas Super League 2025-2026. Laga Persija Jakarta vs Semen Padang akan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (23/5/2026).
Kehadiran bus listrik baru ini menambah daftar langkah Persija dalam memperkuat identitas klub di tengah persaingan musim depan. Selain menjadi simbol pembaruan, armada tersebut juga memperlihatkan bagaimana klub ingin tampil lebih modern tanpa meninggalkan unsur kenyamanan dan profesionalisme bagi tim.






