Peristiwa

Dit Samapta Polda Gorontalo Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Talumelito

×

Dit Samapta Polda Gorontalo Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Talumelito

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Gerak Cepat, Personel Dit Samapta Polda Gorontalo Padamkan Kebakaran Lahan di Talumelito

jurnalistik.co.id – Personel Direktorat Samapta Polda Gorontalo bergerak cepat membantu penanganan kebakaran lahan di Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (7/10/2026).

Peristiwa ini bermula saat kebakaran pertama kali terlihat sekitar pukul 15.45 WITA.

Koordinasi hingga pemadaman

Setelah kebakaran terpantau, Damkar Kabupaten Gorontalo kemudian meminta bantuan satu unit kendaraan Karhutla Direktorat Samapta Polda Gorontalo pada pukul 18.55 WITA.

Personel Dit Samapta tiba di lokasi sekitar pukul 19.20 WITA dan langsung melakukan koordinasi dengan petugas Damkar serta masyarakat setempat.

Tim gabungan melaksanakan serangkaian langkah, mulai dari pemadaman, pengamanan area, hingga sterilisasi untuk meminimalkan risiko api merambat ke pepohonan serta permukiman warga yang berada di bagian bawah lokasi kebakaran.

Dalam proses tersebut, medan menjadi salah satu kendala utama karena lokasi berada di atas tebing gunung dengan akses air yang cukup jauh.

Meski menghadapi keterbatasan itu, sinergi seluruh personel yang terlibat membuat kobaran api pada akhirnya dapat dikendalikan.

Sekitar pukul 01.45 WITA, api berhasil dipadamkan, lalu dilanjutkan dengan tahapan pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang masih tersisa.

Setelah tahapan tersebut selesai dilakukan, proses pemadaman dinyatakan berakhir pada pukul 02.10 WITA.

Personel dan peralatan yang dikerahkan

Pada penanganan kejadian ini, sebanyak 20 personel Dit Samapta Polda Gorontalo turut dikerahkan bersama 6 personel Damkar Kabupaten Gorontalo serta masyarakat setempat.

Adapun peralatan yang digunakan mencakup kendaraan Karhutla, Rantis D-Max, truk Dalmas, dan mobil Damkar.

Kebakaran menghanguskan sejumlah pepohonan, tumbuhan liar, serta dedaunan kering di lahan tersebut.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam kejadian ini.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Respons cepat dinilai penting mencegah meluas

Direktur Samapta Polda Gorontalo, Kombes Pol. Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti, S.I.K., menyampaikan bahwa penanganan yang dilakukan merupakan bentuk respons cepat personel dalam membantu masyarakat.

Ia juga menegaskan upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas hingga ke area permukiman warga.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan tuntas, seluruh personel melakukan konsolidasi sebelum kembali ke kesatuan masing-masing dalam kondisi aman.

Selain itu, sarana dan prasarana yang digunakan selama operasi penanganan kebakaran dilaporkan dalam keadaan baik.

Seiring kebakaran pertama kali terpantau sekitar pukul 15.45 WITA, koordinasi lintas pihak terus dijalankan untuk memastikan respons penanganan berjalan tepat waktu. Permintaan bantuan kemudian dilakukan oleh Damkar Kabupaten Gorontalo pada pukul 18.55 WITA untuk memperkuat upaya di lokasi kejadian.

Setibanya personel Dit Samapta sekitar pukul 19.20 WITA, fokus langsung diarahkan pada penyelarasan langkah dengan petugas Damkar dan masyarakat. Tim gabungan bekerja dalam satu skema kerja, mulai dari upaya pemadaman, pengendalian batas area, sampai sterilisasi guna menekan kemungkinan api beralih ke vegetasi di sekitar maupun ke permukiman yang berada pada bagian bawah lokasi kebakaran.

Kondisi medan menjadi faktor yang paling menantang selama operasi. Area kebakaran berada di atas tebing gunung dengan akses air yang cukup jauh, sehingga penanganan harus menyesuaikan ritme lapangan. Meskipun menghadapi keterbatasan tersebut, sinergi personel dan peralatan yang dikerahkan membantu proses pengendalian hingga kobaran api dapat diturunkan secara bertahap.

Setelah api berhasil dipadamkan pada sekitar pukul 01.45 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang masih aktif. Pemadaman kemudian dinyatakan berakhir pada pukul 02.10 WITA, dan seluruh unsur melakukan konsolidasi sebelum kembali ke kesatuan masing-masing dalam keadaan aman. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan, sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan; sarana serta prasarana yang dipakai selama operasi juga dilaporkan berada dalam kondisi baik.