Peristiwa

HUT ke-81 TNI, Gusnar: Pemprov Gorontalo Perkuat Sinergi dengan TNI, siapkan Kodam 2027

×

HUT ke-81 TNI, Gusnar: Pemprov Gorontalo Perkuat Sinergi dengan TNI, siapkan Kodam 2027

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: HUT ke-81 TNI, Gusnar Tegaskan Komitmen Sinergi

jurnalistik.co.id – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menegaskan komitmen Pemprov Gorontalo untuk terus memperkuat sinergi dengan jajaran TNI dalam mendukung pembangunan daerah.

Penegasan itu disampaikan Gusnar saat menghadiri ramah tamah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di halaman Subdenpom XIII/1-3 Gorontalo pada Senin (5/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gusnar memandang momentum perayaan sebagai penguat kerja sama yang selama ini berjalan. Ia juga menempatkan kolaborasi TNI sebagai salah satu faktor penting untuk mendorong langkah pembangunan yang berkelanjutan.

Rencana Kodam 2027 jadi agenda strategis

Salah satu fokus ke depan, kata Gusnar, adalah rencana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) yang ditargetkan hadir pada 2027.

Pemprov Gorontalo, menurutnya, saat ini mulai menyiapkan sejumlah alternatif lokasi pembangunan Kodam tersebut. Penyiapan ini dilakukan sebagai bagian dari rencana agar pembahasan tidak tertinggal dan dapat bergerak lebih cepat saat keputusan kunci sudah mengerucut.

Gusnar menjelaskan bahwa penentuan lokasi direncanakan berada pada kawasan dengan posisi strategis serta ketinggian tertentu.

Ia menegaskan bahwa proses penetapan lokasi masih berlangsung melalui pembahasan bersama pihak-pihak terkait. Dengan demikian, rincian teknis tetap akan diselaraskan agar lokasi yang dipilih benar-benar sesuai kebutuhan.

“Di samping kita merayakan ulang tahun TNI, ini merupakan momentum yang akan mendorong kami ke depan untuk berjalan terus bersama jajaran TNI,” ujar Gusnar.

Gusnar juga menempatkan agenda tersebut sebagai arah yang memperpanjang kesinambungan kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi TNI. Ia berharap sinergi yang sudah terjalin dapat tetap dipertahankan dan diperluas dalam program-program strategis berikutnya.

Hilirisasi ayam terintegrasi dorong pabrik pakan Rp1,4 triliun

Selain membahas rencana Kodam, Gusnar menyampaikan persiapan pembangunan pabrik pakan ternak sebagai bagian dari program hilirisasi ayam terintegrasi.

Investasi untuk rencana tersebut diperkirakan mencapai Rp1,4 triliun. Gusnar menilai proyek ini merupakan langkah yang perlu segera ditangkap agar tidak terlambat mengikuti dinamika industri dan arah pengembangan wilayah.

Ia menyampaikan perlunya percepatan dalam merespons peluang pembangunan. Menurutnya, momentum semacam ini harus diprioritaskan agar hasilnya tidak justru bergeser ke daerah lain.

“Kita harus cepat menangkap ini, kalau tidak pindah ke daerah lain lagi. Untuk itu saya mengucapkan banyak terima kasih atas kerja sama jajaran TNI di daerah ini yang sudah bersama membangun Gorontalo tercinta ini,” katanya.

Ucapan terima kasih itu sekaligus menjadi pengakuan terhadap peran serta TNI dalam konteks kerja sama daerah. Gusnar menempatkan kolaborasi tersebut sebagai dukungan nyata bagi berbagai agenda pembangunan yang sedang dan akan dijalankan.

Apresiasi untuk Korem, Lanal, dan Satradar

Dalam pernyataannya, Gusnar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama jajaran TNI. Ia menyebut dukungan tersebut datang dari Korem, Lanal, maupun Satradar.

Gusnar menilai HUT ke-81 TNI menjadi ruang yang tepat untuk memperkuat kerja sama yang selama ini telah terbangun. Melalui pertemuan dan ramah tamah, hubungan koordinasi diharapkan semakin solid untuk menjawab kebutuhan pembangunan daerah ke depan.

Dengan rangkaian agenda strategis yang dipaparkan, Gusnar berharap berbagai rencana pembangunan yang dipersiapkan Pemprov Gorontalo dapat berjalan lebih terarah. Sinergi dengan jajaran TNI, menurutnya, akan menjadi penopang penting dalam menjaga kesinambungan program dan memastikan implementasinya berjalan efektif.

Di akhir kesempatan, Gusnar menegaskan bahwa langkah-langkah yang sedang dipersiapkan merupakan bagian dari upaya Pemprov Gorontalo untuk terus maju bersama institusi yang menjadi mitra dalam pembangunan daerah.