Teknologi

Jacob Coxon Eks Peneliti Anthropic Akan Bersaksi di Sidang AI Dewan Kota New York pada Senin

×

Jacob Coxon Eks Peneliti Anthropic Akan Bersaksi di Sidang AI Dewan Kota New York pada Senin

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Eks Peneliti Anthropic Bakal Jadi Saksi Sidang AI di New York - Teknologi

jurnalistik.co.id – Jacob Coxon, mantan peneliti di Anthropic, dijadwalkan memberikan kesaksian pada hari Senin dalam sidang Dewan Kota New York yang membahas rancangan pengamanan terkait teknologi kecerdasan buatan (AI). Dalam agenda tersebut, para pembuat undang-undang kota akan mendengarkan masukan dari berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan AI.

Menurut orang-orang yang mengetahui perkara ini, kehadiran Coxon diminta langsung oleh Ketua Dewan Julie Menin. Permintaan itu muncul setelah Menin mendorong para pelapor masalah AI untuk bersaksi ketika dewan mempertimbangkan sejumlah rancangan undang-undang.

Rancangan aturan yang tengah dibahas berfokus pada langkah-langkah pengamanan di seputar AI. Dalam sidang yang sama, perwakilan dari beberapa perusahaan AI terbesar juga dijadwalkan hadir, sehingga forum tersebut mempertemukan sejumlah kritik vokal dari industri dengan pihak korporasi.

Sidang Senin akan menghadirkan perwakilan dari Anthropic, OpenAI, Google Alphabet Inc., serta Meta Platforms Inc. Kehadiran para pihak itu akan menjadi bagian dari upaya dewan untuk menilai sejumlah pendekatan pengamanan dan mekanisme tata kelola yang dianggap relevan.

Coxon diketahui mengundurkan diri dari Anthropic pada bulan lalu. Setelah keluar dari perusahaan, ia mengeluarkan peringatan keras mengenai perlombaan pengembangan AI yang, menurutnya, berpotensi menghasilkan sistem yang terlalu kuat sehingga tak lagi bisa dikendalikan manusia.

Dalam peringatan tersebut, Coxon menuding mantan perusahaannya serta OpenAI “berjudi dengan nyawa kita.” Kalimat tersebut digunakan untuk menekankan kekhawatirannya bahwa percepatan pengembangan AI membawa risiko yang sangat serius.

Di tengah proses politik di tingkat kota, Coxon mengonfirmasi bahwa ia akan hadir untuk memberikan kesaksian pada hari Senin. Konfirmasi itu menegaskan keterlibatannya sebagai saksi dalam sidang yang diselenggarakan dewan.

Menin mendorong kesaksian saat rancangan pengamanan dipertimbangkan

Peran Julie Menin dalam pengaturan kesaksian Coxon menempatkan isu tata kelola AI pada sorotan sidang dewan. Menurut informasi yang sama, Menin telah mendesak agar para pelapor yang mempersoalkan dampak AI bersedia bersaksi ketika pembuat kebijakan kota menimbang rancangan undang-undang.

Dalam konteks itu, sidang Senin diproyeksikan menjadi ruang diskusi yang lebih langsung antara pembuat aturan dan pihak-pihak yang memiliki pandangan berbeda terhadap pengamanan AI. Dengan mempertemukan pelapor serta perwakilan perusahaan, sidang berfungsi sebagai panggung pengujian gagasan kebijakan.

Pengamanan yang dibahas tidak berdiri sendiri, melainkan terkait dengan serangkaian rancangan langkah yang sedang dipertimbangkan dewan. Coxon sebagai mantan peneliti membawa posisi yang berasal dari pengalamannya di lingkungan riset perusahaan teknologi.

Selain Coxon, kehadiran perusahaan-perusahaan raksasa AI juga memberi sinyal bahwa dewan ingin memperoleh sudut pandang dari ekosistem pengembang. Perwakilan dari Anthropic, OpenAI, Google Alphabet Inc., dan Meta Platforms Inc. diharapkan dapat menyampaikan pendekatan mereka terkait pengamanan teknologi.

Karena sidang ini mengandung unsur mendengar kesaksian dan menimbang rancangan kebijakan, langkah yang diambil Menin untuk menghadirkan Coxon dipandang sebagai bagian dari upaya memperluas spektrum masukan. Tujuannya adalah agar pertimbangan dewan tidak hanya bertumpu pada pihak pengembang, tetapi juga pada kritik dari orang-orang yang pernah berada di dalam industri.

Dengan jadwal kesaksian hari Senin, Coxon akan berada di ruang yang sama dengan perwakilan sejumlah perusahaan besar AI. Pertemuan tersebut memberi gambaran bahwa perdebatan mengenai batas kendali, risiko, dan pengamanan AI akan dibahas dalam forum legislatif kota.

Adapun perjalanan Coxon dari Anthropic menjadi bagian dari narasi yang dibawa ke sidang. Setelah mengundurkan diri bulan lalu, ia menegaskan kekhawatirannya bahwa lomba pengembangan AI yang terus berlari dapat melahirkan kemampuan yang sulit dikendalikan manusia.

Di sidang Dewan Kota New York, pernyataan dan pengalamannya diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi anggota dewan saat menilai rancangan undang-undang pengamanan AI. Sidang tersebut, dengan melibatkan berbagai pihak, menjadi titik pertemuan sekaligus pertarungan argumen tentang bagaimana teknologi seharusnya diatur dan diamankan.

Dengan demikian, kesiapan Coxon untuk bersaksi pada hari Senin—setelah mengonfirmasi rencana tersebut—menambah elemen penting dalam agenda Dewan Kota New York. Sidang ini mempertemukan permintaan Ketua Dewan Julie Menin untuk kesaksian dari pelapor, bersama kehadiran perwakilan dari perusahaan-perusahaan yang selama ini dikenal sebagai aktor utama dalam industri AI.