jurnalistik.co.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI akan menggelar Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 pada periode 1 Oktober hingga 30 November 2026.
Program ini mengusung semangat “Reigniting Recovery Momentum” dan menyiapkan lebih dari 5.000 aset pilihan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Penawaran tersebut mencakup beragam kebutuhan, mulai dari hunian, ruko, properti komersial, tanah, hingga aset produktif lainnya, dengan penyesuaian pada ketersediaan aset serta jadwal lelang di masing-masing wilayah.
Sinergi pelaksanaan lelang di banyak wilayah
Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh Regional Office BRI di Indonesia.
Pelaksanaan program ini merupakan hasil kerja sama antara BRI dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN).
Melalui skema ini, calon pembeli mendapatkan kanal informasi awal yang dapat dipelajari sejak sebelum proses lelang berlangsung.
Mulai dari pencarian aset hingga pengecekan objek
Bagi masyarakat yang mencari hunian, tempat usaha, maupun aset investasi, informasi awal dapat ditelusuri melalui BRI Info Lelang.
Platform tersebut menyajikan data aset berdasarkan lokasi, jenis properti, kisaran harga, serta sejumlah kriteria yang tersedia.
Di halaman detail, calon pembeli dapat melihat foto objek, lokasi, serta luas tanah dan bangunan.
Selain itu, tersedia pula informasi dokumen yang tersedia, nilai limit atau harga indikatif, jadwal lelang, dan kontak PIC yang dapat dihubungi.
Setelah menentukan aset yang diminati, calon pembeli dapat menghubungi narahubung untuk melakukan survei langsung.
Untuk objek yang dijual melalui lelang, informasi aset yang dipilih juga perlu dicocokkan dengan pengumuman resmi pada kanal DJKN.
Langkah ini penting agar calon peserta memperoleh kepastian sesuai pengumuman resmi sebelum mengikuti tahapan berikutnya.
Tahapan lelang mengikuti pengumuman resmi DJKN
Dalam panduan penggunaan, calon pembeli dianjurkan untuk memilih aset berdasarkan lokasi, jenis aset, dan kisaran harga yang sesuai kebutuhan.
Selanjutnya, calon pembeli membuka detail aset untuk mempelajari foto, nilai limit atau harga indikatif, informasi dokumen, dan jadwal yang tercantum.
Berita Terkait
Calon pembeli juga diarahkan untuk menghubungi PIC demi informasi lebih lanjut serta memastikan kebutuhan survei lokasi bila diperlukan.
Selain itu, calon pembeli perlu memperhatikan metode penjualan objek apakah dilakukan melalui lelang atau melalui skema nonlelang.
Bila objek yang diminati termasuk kategori lelang, informasi aset perlu dicocokkan kembali dengan pengumuman resmi pada kanal DJKN.
Apabila objek berada dalam jadwal lelang yang sesuai, calon peserta mengikuti proses melalui kanal resmi DJKN mulai dari verifikasi akun dan objek.
Peserta kemudian memahami pengumuman serta ketentuan uang jaminan dan ketentuan penawaran.
Setelah itu, peserta mengikuti penawaran sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Pada tahap akhir, pemenang lelang melanjutkan proses pelunasan dan menyelesaikan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
BRI membuka akses informasi agar pembeli bisa menilai sejak awal
Wakil Direktur Utama BRI, Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari, menyampaikan bahwa Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 menyediakan pilihan aset dari berbagai wilayah yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurut Viviana, program tersebut ditujukan bagi pihak yang mencari hunian, tempat usaha, maupun kebutuhan investasi.
Ia menekankan bahwa BRI menyediakan informasi aset secara terbuka agar calon pembeli dapat mengenali objek yang diminati sebelum mengikuti lelang.
Viviana juga mengimbau calon pembeli untuk melakukan pengecekan terhadap objek, memahami ketentuan penjualan, serta mengikuti proses lelang melalui kanal resmi yang ditetapkan.
Solusi pembiayaan lewat KPR Solusi
Bagi masyarakat yang membutuhkan pembiayaan untuk pembelian properti melalui lelang maupun penjualan nonlelang, BRI turut menawarkan KPR Solusi.
Program pembiayaan ini memberikan pilihan skema yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, yakni Fixed & Floating Rate, bunga berjenjang, serta Fixed All untuk jangka waktu kredit.
Tenor KPR Solusi dapat mencapai hingga 25 tahun sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Viviana menyatakan bahwa melalui Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026, BRI membuka lebih banyak pilihan aset sekaligus opsi solusi pembiayaan bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Ia berharap program ini membantu masyarakat menemukan aset yang sesuai kebutuhan, baik untuk hunian, usaha, maupun investasi, dengan informasi yang dapat dipelajari sejak awal dan proses yang berjalan secara transparan.












