jurnalistik.co.id – Haji Isam mempertebal rencana akuisisi sahamnya di PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Upaya tersebut dilakukan lewat perubahan pada perjanjian jual beli saham bersyarat (CSPA) yang sebelumnya sudah ditandatangani.
Dalam keterangan transaksi, Haji Isam disebut melakukan penyesuaian bersama pengendali BYAN, Low Tuck Kwong, serta putrinya, Elaine Low. Amandemen ini mengubah besaran saham yang akan dialihkan melalui mekanisme CSPA.
Pada perjanjian awal, jumlah saham yang ditetapkan untuk dialihkan adalah 10.000.000.500 saham. Jumlah itu setara dengan sekitar 30% dari saham beredar BYAN pada saat kesepakatan awal.
Setelah amandemen dilakukan, angka saham yang dialihkan mengalami kenaikan. Skema baru menyebutkan jumlah saham menjadi 10.084.088.370 saham, dibandingkan rancangan awal.
Kenaikan tersebut memberi dampak pada proporsi kepemilikan yang ditargetkan. Dengan tambahan sebanyak 84.087.870 saham, porsi saham yang diambil disebut mencapai sekitar 30,25% dari saham BYAN.
Perubahan muatan perjanjian ini menjadi penanda bahwa rencana akuisisi tidak berhenti pada angka awal yang pernah dipublikasikan. Amandemen CSPA mencerminkan penyesuaian jumlah saham agar sasaran persentase kepemilikan lebih mendekati target 30,25%.
Meski demikian, pelaksanaan dan penyelesaian transaksi tetap tidak dapat langsung dilakukan tanpa prasyarat. Prosesnya masih bergantung pada pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan (conditions precedent) sesuai ketentuan CSPA.
Berita Terkait
Dengan kata lain, perubahan kuantitas saham dalam perjanjian merupakan bagian dari tahapan menuju realisasi, namun realisasi masih menunggu terpenuhinya kondisi-kondisi yang telah ditetapkan. Ini berarti jadwal penyelesaian transaksi bergantung pada terpenuhinya conditions precedent tersebut.
Dari sisi angka, penambahan saham dalam CSPA menjadi faktor utama yang mendorong perubahan porsi. Kenaikan total saham yang dialihkan dari 10.000.000.500 menjadi 10.084.088.370 pada akhirnya mengubah perhitungan porsi menjadi sekitar 30,25%.
Sementara itu, pihak-pihak yang terlibat dalam perubahan CSPA tetap merujuk pada Haji Isam bersama Low Tuck Kwong dan Elaine Low. Amandemen yang dilakukan berada di dalam kerangka perjanjian yang semula telah disepakati, sehingga struktur transaksi tetap mengikuti format CSPA.
Hingga tahap berikutnya, perkembangan transaksi akan mengikuti ketentuan conditions precedent yang menjadi prasyarat. Setelah syarat-syarat tersebut terpenuhi, barulah penyelesaian transaksi dapat dilakukan sesuai jalur yang sudah ditentukan dalam perjanjian.
Secara keseluruhan, perubahan dalam dokumen CSPA menggambarkan adanya penyesuaian dalam perhitungan jangkauan kepemilikan. Setelah awalnya menetapkan jumlah saham dialihkan, amandemen kemudian memperbarui besaran yang akan berpindah, sehingga representasi persentase yang dituju mengalami penyesuaian dari angka awal menuju target sekitar 30,25%.
Dalam konteks transaksi, penguatan rencana akuisisi tersebut tidak hanya menyangkut nilai nominal atau struktur kesepakatan, melainkan juga menyentuh angka saham yang menjadi dasar pengukuran proporsi kepemilikan. Dengan meningkatnya saham yang dialihkan dari rancangan semula, perhitungan porsi menjadi bergeser, sesuai dengan perubahan yang tercantum dalam skema baru CSPA.
Perubahan yang termuat dalam amandemen juga memperlihatkan keterkaitan antara pihak-pihak yang disebut dalam keterangan transaksi. Nama Haji Isam tetap menjadi figur yang terkait dengan penyesuaian rencana akuisisi, sementara Low Tuck Kwong bersama Elaine Low disebut sebagai bagian dari pihak yang melakukan penyesuaian terkait mekanisme CSPA dan besaran saham yang dialihkan.
Meski demikian, tahap berikutnya tetap mensyaratkan pemenuhan ketentuan yang tercantum dalam perjanjian. Penyelesaian transaksi tidak dapat dilakukan secara langsung hanya karena amandemen telah ditandatangani, karena realisasi tetap menunggu terpenuhinya conditions precedent. Akibatnya, kelanjutan proses akan mengikuti urutan dan jadwal yang bergantung pada pemenuhan prasyarat tersebut sesuai ketentuan yang berlaku dalam CSPA.












