Bisnis & Ekonomi

Target Tabungan Ideal Usia 30, 40, 50 Tahun Menurut Pakar: Patokan Fidelity Investments

×

Target Tabungan Ideal Usia 30, 40, 50 Tahun Menurut Pakar: Patokan Fidelity Investments

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Segini Tabungan Ideal Usia 30, 40, & 50 Tahun Menurut Pakar Keuangan

jurnalistik.co.id – Menjelang usia 30 tahun, banyak orang mulai menata kebutuhan keuangan jangka panjang, termasuk menyiapkan dana pensiun. Salah satu acuan yang sering dipakai adalah pedoman tabungan berbasis kelipatan pendapatan tahunan.

Fidelity Investments menekankan bahwa fondasi pensiun sebaiknya dibangun sejak awal, karena perencanaan yang terlambat akan membuat target menjadi lebih sulit dicapai. Pedoman ini juga melihat total simpanan pensiun dan investasi, bukan hanya uang tabungan di rekening harian.

Aturan umumnya adalah memiliki tabungan total setara 10 kali pendapatan tahunan ketika seseorang mencapai usia pensiun 67 tahun. Angka tersebut dipakai sebagai patokan agar program pensiun bisa menjaga kesinambungan finansial di fase yang lebih tidak produktif.

Patokan tabungan berdasarkan usia

Menurut Fidelity, saat usia 30 tahun, target tabungan ideal berada pada level 1 kali pendapatan tahunan. Dengan contoh gaji Rp10 juta per bulan, pendapatan tahunan setara Rp120 juta, sehingga target di usia 30 adalah Rp120 juta.

Memasuki usia 40 tahun, targetnya meningkat menjadi 3 kali pendapatan tahunan. Peningkatan ini mencerminkan kebutuhan dana yang makin besar seiring bertambahnya jarak menuju masa pensiun.

Ketika seseorang mencapai usia 50 tahun, patokan yang digunakan adalah tabungan setara 6 kali pendapatan tahunan. Pada fase ini, percepatan akumulasi biasanya menjadi kunci karena waktu tinggal menuju pensiun terus menyusut.

Di usia 60 tahun, Fidelity menggunakan patokan 8 kali pendapatan tahunan. Angka ini menggambarkan bahwa pertumbuhan aset perlu sudah kuat agar dana pensiun tetap sejalan dengan rencana jangka panjang.

Selanjutnya, pada usia 67 tahun, target kembali berada di angka 10 kali pendapatan tahunan. Fidelity juga menggarisbawahi bahwa angka ini mencakup keseluruhan simpanan di rekening pensiun dan investasi.

Dengan kata lain, patokan kelipatan ini bukan sekadar angka acuan di atas kertas. Ia dimaksudkan sebagai ukuran untuk menilai apakah laju menabung dan berinvestasi sudah berada di jalur yang tepat.

Pensiun dini atau lebih lama: berpengaruh besar

Fidelity menyatakan bahwa rencana pensiun sangat dipengaruhi oleh waktu serta gaya hidup yang diinginkan. Artinya, strategi tabungan tidak bisa disamakan untuk semua orang karena masing-masing punya horizon dan ekspektasi berbeda.

Bagi mereka yang ingin pensiun lebih cepat, misalnya pada usia 62 tahun, Fidelity menilai kebutuhan menabung menjadi lebih tinggi. Alasannya, ada masa lima tahun tanpa penghasilan tetap yang harus tetap ditutup dari dana yang sudah disiapkan.

Sementara itu, orang yang bekerja hingga usia 70 tahun mungkin tidak perlu mengejar jumlah tabungan yang sama tinggi. Waktu produktif yang lebih panjang memberi kesempatan tambahan untuk menambah aset sebelum benar-benar memasuki fase pensiun.

Fidelity juga membuat asumsi bahwa tujuan utamanya adalah mempertahankan gaya hidup yang sama saat pensiun. Pedoman ini tidak dibangun untuk skenario hidup lebih hemat, maupun untuk kondisi yang berubah menjadi lebih konsumtif ketika pensiun.

Kunci mencapai target: mulai lebih awal

Untuk membantu memenuhi patokan tersebut, Fidelity menyarankan mulai menabung sejak usia 25 tahun. Rekomendasinya adalah menyisihkan sekitar 15% dari penghasilan tahunan, termasuk kontribusi perusahaan bila tersedia.

Jika di suatu negara ada program kerja seperti 401(k) di AS, kontribusi dari perusahaan juga masuk ke perhitungan. Dengan memasukkan kontribusi tersebut, porsi akumulasi dana bisa lebih cepat terkumpul.

Fidelity juga mengarahkan agar lebih dari 50% portofolio investasi ditempatkan pada saham. Tujuannya untuk mengejar potensi imbal hasil yang lebih tinggi dalam jangka panjang, sejalan dengan kebutuhan dana pensiun.

Namun, inti pesan utamanya tetap sama: mulai lebih awal, bahkan jika nominal yang disisihkan masih kecil. Dorongan ini didasarkan pada efek bunga majemuk yang memungkinkan pertumbuhan tabungan menjadi lebih cepat ketika dana sudah mulai bekerja sejak lebih muda.

Konsep bunga majemuk sendiri berarti seseorang memperoleh hasil bukan hanya dari pokok, melainkan juga dari bunga yang telah terkumpul sebelumnya. Karena itulah, keteraturan sejak awal bisa menjadi pembeda besar terhadap target yang ingin dicapai di usia pensiun.

Selain berinvestasi, Fidelity juga menilai memilih rekening tabungan dengan bunga yang tinggi bisa membantu mempercepat perkembangan dana. Dengan demikian, kombinasi antara kedisiplinan menabung dan strategi investasi akan membuat akumulasi lebih efektif.

Pada akhirnya, pedoman Fidelity membantu orang melihat hubungan antara usia, pendapatan tahunan, dan besaran dana yang perlu disiapkan. Dengan menyesuaikan rencana pensiun sesuai target usia berhenti bekerja dan menjaga konsistensi gaya hidup, langkah menabung bisa lebih terukur dan realistis.