jurnalistik.co.id – Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM) terus menunjukkan konsistensinya dalam menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan melalui program Jumat Berkah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pohuwato. Sejak program ini dimulai pada Mei 2026, kegiatan tersebut hingga kini berjalan secara rutin.
Kehadiran YR TIM di Lapas Pohuwato menjadi bagian dari rangkaian dukungan yang menyentuh warga binaan secara langsung. Program ini tidak hanya dimaknai sebagai agenda berbagi, tetapi juga sebagai upaya menjaga hubungan kemanusiaan serta memberikan perhatian dan dukungan moril kepada mereka yang sedang menjalani proses pembinaan di dalam lapas.
Memasuki pekan ke-23, YR TIM kembali hadir untuk menyapa warga binaan dalam kegiatan Jumat Berkah. Kehadiran yayasan tersebut berlangsung sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan, sekaligus pengingat bahwa pendampingan dari pihak luar tetap dapat hadir, meski setiap orang berada dalam fase hidup yang berbeda.
“Alhamdulillah, hari ini kita masuk pekan ke-23, sejak bulan Mei,” ujar salah satu perwakilan YR TIM. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa program ini tidak berhenti pada kunjungan sesaat, melainkan dijalankan dengan semangat yang terjaga dari waktu ke waktu.
Melalui Jumat Berkah, YR TIM berusaha menghadirkan ruang komunikasi yang hangat dan bernilai. Kehadiran yayasan tersebut menjadi simbol dukungan bagi warga binaan, terutama dalam memperkuat semangat untuk terus menjalani pembinaan dengan harapan yang lebih baik di masa depan.
Berita Terkait
Bagi YR TIM, program Jumat Berkah merupakan implementasi dari tujuan yayasan itu sendiri, yakni berkontribusi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Semangat tersebut diwujudkan dengan membangun kepedulian, menghubungkan antarsesama, serta menghadirkan manfaat bagi sesama manusia—termasuk bagi warga binaan yang membutuhkan perhatian dan motivasi.
Konsistensi pelaksanaan program di Lapas Pohuwato menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat terus dijaga ketika dijalankan dengan komitmen dan semangat untuk memberi. Dengan memasuki pekan ke-23, YR TIM membuktikan bahwa program berbagi dapat menjadi bagian dari proses pendampingan yang lebih panjang, bukan sekadar rutinitas.
Selama program berlangsung, YR TIM tetap berupaya hadir bersama warga binaan. Perhatian yang diberikan tidak hanya berbentuk dukungan, tetapi juga menjaga hubungan kemanusiaan agar warga binaan tetap merasa diperhatikan. Kehadiran tersebut diharapkan turut menumbuhkan ketahanan mental, sehingga setiap langkah pembinaan di dalam lapas dapat dijalani dengan lebih kuat.
Dengan berlanjutnya Jumat Berkah hingga pekan ke-23, YR TIM menegaskan bahwa komitmen sosial yang dilakukan secara berkesinambungan akan membawa dampak nyata bagi banyak pihak. Program ini menjadi contoh bahwa kepedulian dapat terus tumbuh dan memberi harapan, sekaligus mempererat kepedulian antarmanusia di lingkungan manapun mereka berada.
Di tengah proses pembinaan, dukungan dari berbagai pihak luar menjadi salah satu bentuk penyemangat yang penting. YR TIM berharap kegiatan rutin ini dapat terus menghadirkan rasa dihargai dan didukung, sehingga warga binaan dapat menjalani tahapan pembinaan dengan pikiran yang lebih tenang serta optimisme yang terjaga.
