Daerah

Selvi Ananda Rakabuming Resmikan Bedah Rumah SERUNI untuk Lima Keluarga Risiko Tengkes di Gorontalo

×

Selvi Ananda Rakabuming Resmikan Bedah Rumah SERUNI untuk Lima Keluarga Risiko Tengkes di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Diresmikan Selvi Rakabuming, Warga Penerima Bantuan Rumah SERUNI Bersyukur

jurnalistik.co.id – Selvi Ananda Rakabuming meresmikan bedah rumah melalui program SERUNI KMP untuk keluarga yang termasuk kelompok risiko stunting atau tengkes di Desa Huidu Utara, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (14/10/2026).

Peresmian ini menjadi bagian dari dukungan penanganan masalah gizi dan kualitas hunian yang diupayakan lewat program Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (SERUNI KMP).

Pembina SERUNI KMP tersebut menyerahkan bantuan bedah rumah kepada penerima manfaat. Hadir dalam kesempatan yang sama Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie serta Ketua Tim Penggerak PKK Nani Ismail Mokodongan.

Di Desa Huidu Utara, rumah bantuan SERUNI KMP disiapkan sebanyak lima unit untuk keluarga risiko tengkes. Total biaya renovasi yang disebutkan mencapai Rp412,5 juta.

Rumah menjadi lebih layak huni

Salah satu penerima bantuan, Hadija Dunggio, menyampaikan rasa terima kasih atas rumah yang dinilai sudah layak huni. Ia mengungkapkan kebahagiaan karena mendapatkan bantuan tersebut, sekaligus menyampaikan terima kasih kepada Presiden dan SERUNI.

Menurut Hadija Dunggio, kondisi rumah sebelum direnovasi masih berdinding bambu dan belum memiliki sanitasi. Setelah proses pembenahan, rumahnya kini berdinding beton, berlantai keramik, serta memiliki dapur, toilet, dan jaringan listrik.

Hadija juga menuturkan bahwa pekerjaannya sehari-hari adalah sebagai ibu rumah tangga. Ia menyampaikan bahwa selain bantuan rumah, SERUNI turut memberikan dukungan usaha penjualan pulsa listrik dan telepon, yang diharapkan dapat membantu kehidupan keluarganya ke depan.

“Alhamdulillah selain bantuan rumah, SERUNI juga memberikan usaha penjualan pulsa listrik dan telepon. Insya Allah ini akan sangat membantu kehidupan keluarga saya,” katanya.

Rasa syukur serupa disampaikan pasangan suami istri Tomi Husin dan Elvendriyani Inunu. Mereka menyebut harapan untuk memiliki rumah yang lebih baik telah berlangsung bertahun-tahun, hingga akhirnya terwujud melalui program bantuan yang diresmikan.

Dalam penjelasannya, Tomi Husin menyampaikan terima kasih kepada istri Wakil Presiden yang meresmikan bantuan rumah tersebut. Ia juga menggambarkan perubahan kondisi rumah yang kini sudah layak huni dibanding sebelumnya.

Bagian rumah yang diterima bantuan disebut memiliki luas bangunan 36,64 meter persegi. Sebelum renovasi, rumah tersebut hanya berdinding tripleks, sedangkan setelah perbaikan kondisinya menjadi lebih memadai untuk kebutuhan sehari-hari.

Program bantuan rumah SERUNI dilaksanakan dengan kerja sama bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Tujuan yang ditekankan dalam program ini adalah untuk menekan angka sekaligus mencegah risiko tengkes.

Dengan adanya renovasi pada lima rumah di lokasi tersebut, penerima manfaat mendapatkan dukungan hunian yang lebih sehat dan tertata. Sementara itu, dukungan usaha yang menyertai pada sebagian penerima turut diharapkan membantu mereka menjaga keberlangsungan kebutuhan rumah tangga.

Peresmian di Desa Huidu Utara pun menegaskan komitmen berbagai pihak dalam memperkuat kualitas hidup keluarga yang masuk kategori berisiko. Melalui bantuan rumah dan pendampingan program, perubahan fisik hunian diarahkan agar lebih layak, sekaligus memberi ruang perbaikan kondisi keluarga penerima.

Perbaikan yang dilakukan melalui bedah rumah tersebut menitikberatkan pada peningkatan kondisi dasar yang selama ini belum terpenuhi oleh sebagian penerima manfaat. Rumah yang sebelumnya memiliki keterbatasan pada material dan fasilitas, kemudian dibenahi agar mendukung aktivitas harian dengan lebih nyaman. Perubahan pada aspek hunian juga diarahkan agar lingkungan tempat tinggal lebih mendukung kesehatan keluarga, terutama untuk rumah tangga yang masuk kategori berisiko tengkes.

Selain pembenahan fisik, dalam program SERUNI KMP juga terdapat dukungan yang menyasar aspek keberlanjutan kebutuhan rumah tangga. Hal ini terlihat dari penyertaan usaha penjualan pulsa listrik dan telepon pada penerima yang menyampaikan harapan agar dukungan tersebut dapat membantu perputaran ekonomi keluarga setelah rumah selesai direnovasi. Dengan adanya paket bantuan yang terintegrasi, penerima diharapkan tidak hanya memperoleh hunian yang lebih layak, tetapi juga dukungan untuk menjaga aktivitas dan kebutuhan sehari-hari ke depan.