jurnalistik.co.id – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meninjau langsung lima unit rumah bantuan program Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) di Desa Huidu Utara, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, pada Sabtu (10/10/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan bangunan sebelum agenda peresmian oleh Pembina Seruni KMP yang juga istri Wakil Presiden RI, Selvi Ananda Rakabuming Raka, bersama rombongan.
Dalam kesempatan tersebut, Idah menyaksikan kondisi rumah yang telah selesai dibangun. Ia menilai kualitas pengerjaan rumah bantuan sangat baik dan menyebut besaran anggaran pembangunan sekitar Rp80 juta lebih untuk setiap rumah.
Idah menekankan bahwa program Seruni KMP tidak berhenti pada penyediaan tempat tinggal yang layak huni. Menurutnya, program ini juga mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga penerima manfaat.
“Dari lima rumah yang dibangun, masing-masing pemiliknya memiliki usaha yang bisa dikembangkan. Ada yang berjualan pulsa, minuman, dan ada juga yang membuka warung atau usaha kelontong. Usaha mereka juga mendapat dukungan dari ibu-ibu Seruni. Misalnya, penerima yang berjualan Pop Ice diberikan kulkas, sementara penerima yang memiliki warung dibantu dengan bahan-bahan dagangan untuk mengisi warungnya,” ujar Idah.
Lebih lanjut, ia berharap penerima bantuan dapat memanfaatkan program tersebut sebaik-baiknya, tidak hanya menikmati hasil pembangunan rumah, tetapi juga mengembangkan usaha secara berkelanjutan agar berdampak pada pendapatan keluarga.
“Tidak mudah menjadi salah satu penerima program yang digagas langsung oleh Ibu Wakil Presiden bersama para ibu menteri melalui Seruni Kabinet Merah Putih. Karena itu, saya berharap perempuan-perempuan Gorontalo yang terpilih menerima bantuan ini dapat memanfaatkan program tersebut untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan keluarganya,” ungkapnya.
Idah juga menjelaskan, penerima bantuan rumah berasal dari kelompok masyarakat pada desil 1 hingga 5. Pada tahap awal untuk Provinsi Gorontalo, sebanyak lima rumah dibangun di Kabupaten Gorontalo.
Berita Terkait
Ia menerangkan bahwa pada awalnya bantuan direncanakan hanya untuk dua rumah. Namun, saat bertemu Menteri Kependudukan, Idah menyampaikan harapan agar jumlah penerima dapat ditambah, bahkan sempat menyinggung kemungkinan bantuan tersebut diberikan untuk 20 rumah.
“Alhamdulillah, untuk tahap awal dibantu lima rumah terlebih dahulu dan semuanya sudah selesai dibangun. Mudah-mudahan ke depannya bantuan seperti ini bisa dilanjutkan secara bertahap ke kabupaten lainnya di Provinsi Gorontalo,” tuturnya.
Dalam peninjauan, Idah turut didampingi Kepala BKKBN serta tim Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan protokol kenegaraan. Pengawalan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan rumah-rumah yang akan dikunjungi dalam rangka agenda kunjungan Seruni KMP.
Rombongan Seruni KMP dijadwalkan tiba di Gorontalo pada 12 Oktober 2026, sedangkan Pembina Seruni KMP, Selvi Ananda Rakabuming Raka, dijadwalkan tiba pada 13 Oktober 2026.
Idah Syahidah menilai kunjungan ini sebagai bagian dari langkah verifikasi menjelang agenda peresmian, sehingga rumah-rumah yang telah dibangun benar-benar siap ditempati dan sesuai tujuan program. Saat berada di lokasi, ia menaruh perhatian pada kondisi hasil pembangunan yang sudah rampung, sekaligus memastikan tahapan kunjungan Seruni KMP berjalan dengan tertib bersama rombongan yang menyertai.
Selain menekankan pentingnya hunian yang layak, Idah juga menggambarkan bahwa dukungan yang diberikan Seruni KMP diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi penerima manfaat. Ia menyebut contoh pelaku usaha di antara pemilik rumah, mulai dari yang berjualan pulsa dan minuman hingga yang membuka warung atau usaha kelontong. Bentuk bantuan disesuaikan dengan jenis usaha, misalnya penerima berjualan Pop Ice memperoleh kulkas, sementara pemilik warung dibantu dengan bahan-bahan dagangan agar usaha dapat kembali berjalan dan diisi secara lebih produktif.
Idah menegaskan program ini menyasar kelompok masyarakat pada desil 1 hingga 5, dan pada tahap awal di Provinsi Gorontalo jumlah penerima yang dibangun adalah lima rumah di Kabupaten Gorontalo. Ia menjelaskan bahwa rencana awal sempat hanya mencakup dua rumah, namun saat berdiskusi dengan Menteri Kependudukan, jumlah penerima kemudian ditambah, bahkan sempat disinggung peluang untuk perluasan hingga 20 rumah. Harapannya, setelah tahap awal selesai dan berjalan baik, program serupa dapat berlanjut secara bertahap ke kabupaten lain di Provinsi Gorontalo.
Dalam rangkaian peninjauan tersebut, Idah juga didampingi Kepala BKKBN serta tim Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan protokol kenegaraan. Pendampingan dilakukan untuk menjaga kelancaran dan pengamanan selama kunjungan Seruni KMP, mengingat rombongan dijadwalkan tiba pada 12 Oktober 2026, sementara Pembina Seruni KMP, Selvi Ananda Rakabuming Raka, dijadwalkan tiba pada 13 Oktober 2026.












