jurnalistik.co.id – Gubernur Gusnar Ismail menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk terus memperkuat sinergi dengan jajaran TNI dalam mendukung pembangunan daerah. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri ramah tamah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di halaman Subdenpom XIII/1-3 Gorontalo, Senin (5/10/2026).
Menurut Gusnar, momentum HUT kali ini tidak hanya menjadi rangkaian perayaan, tetapi juga dorongan agar kerja bersama dengan TNI berjalan berkelanjutan. Ia memandang sinergi tersebut sebagai penguat dalam menjalankan program-program pembangunan di Gorontalo.
Dalam kesempatan tersebut, Gusnar menyinggung salah satu agenda strategis yang diharapkan dapat memperkuat keberadaan TNI di wilayah Gorontalo. Ia menyampaikan adanya rencana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) pada tahun 2027.
Gusnar menjelaskan, Pemprov Gorontalo saat ini mulai menyiapkan sejumlah alternatif lokasi untuk pembangunan Kodam tersebut. Langkah persiapan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya agar rencana dapat berjalan sesuai tahapan yang disepakati.
Ia menambahkan bahwa lokasi yang menjadi rencana berada di kawasan dengan posisi strategis serta ketinggian tertentu. Namun, menurutnya, penentuan lokasi masih berada pada tahap pembahasan bersama pihak terkait.
“Di samping kita merayakan ulang tahun TNI, ini merupakan momentum yang akan mendorong kami ke depan untuk berjalan terus bersama jajaran TNI,” ujar Gusnar.
Selain rencana Kodam, Gusnar juga menyampaikan persiapan pembangunan pabrik pakan ternak. Persiapan itu ditempatkan sebagai bagian dari program hilirisasi ayam terintegrasi yang tengah dikembangkan.
Gusnar menyebut investasi pembangunan pabrik pakan ternak tersebut diperkirakan mencapai Rp1,4 triliun. Ia menekankan pentingnya langkah cepat agar proses pembangunan tidak tertunda hingga peluangnya berpindah ke daerah lain.
Dalam uraian yang disampaikan, Gusnar menyatakan bahwa kerja sama TNI telah menjadi bagian dari dukungan yang membantu berbagai pembangunan di Provinsi Gorontalo. Ia mengaitkan kesiapan hilirisasi dengan perlunya kolaborasi lintas kelembagaan agar program dapat bergerak lebih cepat.
Berita Terkait
“Kita harus cepat menangkap ini, kalau tidak pindah ke daerah lain lagi. Untuk itu saya mengucapkan banyak terima kasih atas kerja sama jajaran TNI di daerah ini yang sudah bersama membangun Gorontalo tercinta ini,” katanya.
Gusnar juga memberikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama jajaran TNI, baik Korem, Lanal maupun Satradar. Ia menilai dukungan tersebut memperkuat efektivitas pelaksanaan berbagai agenda pembangunan yang tengah berjalan.
Ia berharap, HUT ke-81 TNI dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat kerja sama yang selama ini telah terbentuk antara pemerintah daerah dan jajaran TNI. Gusnar menegaskan bahwa hubungan kemitraan tersebut menjadi modal penting dalam menjaga kesinambungan program-program pembangunan di daerah.
Dengan latar tersebut, sinergi yang diperkuat tidak berhenti pada momen seremonial peringatan. Gusnar menempatkan rencana Kodam 2027 dan pembangunan pabrik pakan ternak sebagai arah tindak lanjut yang diharapkan membawa manfaat nyata bagi Gorontalo.
Melalui komitmen yang disampaikan, Gusnar menegaskan bahwa Pemprov Gorontalo akan terus menjalin koordinasi dan menyiapkan kebutuhan yang diperlukan. Langkah persiapan lokasi Kodam, tahapan pembahasan bersama pihak terkait, serta percepatan investasi hilirisasi menjadi fokus yang diarahkan agar pembangunan berjalan selaras dengan dukungan TNI.
Pada akhirnya, Gusnar menempatkan HUT ke-81 TNI sebagai penguatan semangat kolaborasi. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga momentum tersebut agar kerja bersama tetap solid dan menghasilkan kemajuan yang berkelanjutan bagi daerah.
Gusnar juga menekankan bahwa rangkaian ramah tamah tersebut menjadi titik penegasan arah kebijakan daerah ke depan, khususnya dalam menjaga agar kolaborasi tidak berhenti di tingkat seremonial. Ia menyampaikan perlunya menjaga ritme koordinasi antara pemangku kepentingan agar setiap agenda yang disepakati bisa terus berjalan sesuai rencana.
Dalam penjelasannya, Gusnar mengaitkan persiapan rencana Kodam 2027 dengan tahapan kerja yang sedang berlangsung, termasuk pencermatan opsi lokasi yang dinilai memiliki posisi strategis dan memperhatikan aspek ketinggian. Ia menegaskan prosesnya masih melewati pembahasan bersama pihak terkait, sehingga langkah lanjutan akan mengikuti keputusan yang disepakati.
Selain itu, Gusnar menyoroti bahwa percepatan pembangunan pabrik pakan ternak juga dipandang sebagai bagian dari upaya penguatan hilirisasi ayam terintegrasi. Ia menyatakan pentingnya mendorong pelaksanaan program dengan lebih cepat agar manfaatnya bisa segera dirasakan, sekaligus sebagai kelanjutan dari dukungan yang selama ini diberikan melalui kerja sama dengan jajaran TNI.












