jurnalistik.co.id – Personel Direktorat Samapta Polda Gorontalo bergerak cepat untuk menangani kebakaran lahan di Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (6/10/2026). Penanganan dilakukan setelah adanya permintaan bantuan dari Damkar Kabupaten Bone Bolango.
Kebakaran pertama kali terpantau sekitar pukul 15.44 WITA. Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Pammat Dit Samapta Polda Gorontalo mengerahkan kendaraan taktis khusus karhutla menuju lokasi kejadian.
Tim kemudian tiba di lapangan sekitar pukul 16.51 WITA. Begitu berada di lokasi, personel langsung melakukan koordinasi dengan Damkar Kabupaten Bone Bolango, Polsek Suwawa, PMI, BPBD, serta masyarakat setempat untuk menyamakan langkah penanganan.
Proses pemadaman berjalan diiringi upaya pengamanan area. Selain menekan sumber api, tim juga melakukan sterilisasi untuk mencegah api merambat ke pepohonan, tumbuhan liar, dan hamparan dedaunan kering yang berpotensi mempercepat penyebaran.
Langkah penanganan juga diarahkan agar kobaran tidak menjalar ke permukiman warga yang berada di bawah area kebakaran. Dalam pelaksanaannya, medan di bagian atas tebing gunung menjadi salah satu kendala yang memengaruhi ritme dan efektivitas pemadaman.
Meskipun menghadapi kondisi medan tersebut, sinergi seluruh unsur yang terlibat membuahkan hasil. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan pada pukul 23.11 WITA.
Setelah api utama berhasil dipadamkan, tim melanjutkan tahapan pendinginan. Proses ini diikuti pemeriksaan guna memastikan tidak ada titik api yang masih bertahan atau kembali menyala setelah pengendalian.
Berita Terkait
Ketika kondisi dinyatakan aman dan titik api dipastikan nihil, seluruh rangkaian penanganan dinyatakan selesai pada pukul 00.06 WITA. Dengan demikian, penanganan berlangsung terukur sejak respon awal hingga memastikan tidak ada sisa panas yang dapat memicu kebakaran susulan.
Dalam operasi tersebut, Dit Samapta Polda Gorontalo mengerahkan 9 personel. Dukungan perlengkapan juga meliputi kendaraan Rantis Karhutla, Rantis D-Max, dan Rantis AWC.
Selain tim inti, penanganan juga mendapat dukungan dari Damkar, kepolisian, PMI, BPBD, serta masyarakat setempat. Kolaborasi lintas unsur ini menjadi bagian penting untuk mempercepat respons dan menjaga agar upaya pemadaman dapat dilakukan secara konsisten hingga tahap akhir.
Terkait dampak kejadian, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih berada dalam proses penyelidikan.
Direktur Samapta Polda Gorontalo, Kombes Pol. Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh personel dan unsur terkait. Menurutnya, langkah cepat dan kolaboratif perlu terus dilakukan agar kebakaran tidak meluas, sekaligus melindungi lingkungan serta permukiman masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Selama rangkaian penanganan berlangsung, koordinasi dilakukan berlapis mulai dari penyamaan langkah di awal kedatangan hingga pengaturan strategi di lapangan. Keterlibatan Damkar Kabupaten Bone Bolango, Polsek Suwawa, PMI, BPBD, serta warga setempat membantu tim menyelaraskan pembagian tugas, termasuk pengawasan titik yang berpotensi menyala kembali setelah api mulai mereda.
Pengendalian kebakaran tidak hanya berfokus pada pemadaman sumber api, tetapi juga memastikan area tetap terjaga dari kemungkinan perambatan. Personel melakukan sterilisasi pada sekitar titik terdampak untuk mengurangi peluang api menjalar ke pepohonan dan tumbuhan liar, sekaligus menekan risiko penyebaran pada hamparan dedaunan kering yang dapat mempercepat kobaran.
Pada tahap akhir, setelah kobaran berhasil dikendalikan dan titik api dinyatakan nihil, tahapan pendinginan dan pemeriksaan dilakukan untuk meminimalkan potensi bara yang tertinggal. Dengan kontrol yang terukur hingga dinyatakan aman pada pukul 00.06 WITA, seluruh proses kemudian disimpulkan. Untuk dampak, tidak ada korban jiwa maupun korban luka, sementara penyebab kebakaran masih ditelusuri dalam proses penyelidikan.












