jurnalistik.co.id – Kota Gorontalo, Senin 5/10/2026: Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menerima audiensi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo Ferry Kurnia R bersama jajaran di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo.
Pertemuan yang berlangsung pada Senin (5/10/2026) itu menjadi forum konsolidasi dan penyelarasan agenda, sekaligus memperkuat komunikasi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan struktur Perindo di daerah.
Dalam audiensi tersebut, Ferry Kurnia R hadir bersama Wakil Ketua Umum (Waketum) Tama Satrya Langkun serta Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Perindo Gorontalo, Muchsin Abdul Manaf, yang juga merupakan anggota legislatif (Aleg) Kabupaten Boalemo.
Ferry menyampaikan bahwa kunjungannya dilakukan sebagai bagian dari agenda internal partai, mulai dari silaturahim hingga konsolidasi kelembagaan. Selain itu, pembahasan diarahkan pada upaya menyelaraskan agenda pembangunan yang dapat bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Tujuan kami datang adalah silaturahim, sekaligus menyampaikan agenda internal partai berupa konsolidasi kelembagaan dan menyelaraskan agenda pembangunan. Karena Tagline Perindo adalah Pro Ekonomi, sehingga apa pun yang bisa disinergikan dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Perindo siap,” ujar Ferry.
Gubernur juga memberikan respons melalui Juru Bicara David Radjak yang menyampaikan apresiasi atas kedatangan Sekjen DPP Partai Perindo pada hari tersebut. David menegaskan bahwa pertemuan ini tidak hanya berbicara dalam konteks politik elektoral.
Menurut David, pembahasan diarahkan pada hal-hal yang dapat dirasakan masyarakat, sejalan dengan semangat “Pro Ekonomi” yang menjadi fokus Perindo. Ia juga menyebut bahwa konsolidasi internal Perindo di Gorontalo mendapat sambutan positif dari Gusnar Ismail.
“Gubernur Gusnar tentu menyambut positif kunjungan Sekjen DPP Partai Perindo yang berlangsung hari ini. Apalagi ini bukan bicara soal urusan politik elektoral semata, tapi juga apa yang bisa dirasakan oleh masyarakat, karena mereka semangatnya adalah Pro Ekonomi. Terkait konsolidasi internal Perindo di Gorontalo, beliau juga menyambut baik. InsyaAllah komunikasi ini terus berlanjut, agar di lapangan kita bisa bersinergi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” Pungkasnya.
Berita Terkait
Konsolidasi yang diarahkan pada manfaat publik
Dalam rangkaian audiensi tersebut, fokus pembicaraan bertumpu pada penyelarasan agenda pembangunan dan sinergi program. Dengan adanya konsolidasi kelembagaan yang disampaikan pihak Perindo, pertemuan diharapkan dapat membuka ruang kerja sama yang lebih terarah.
Keberlanjutan komunikasi menjadi salah satu penegasan dalam pertemuan, sebagaimana disampaikan Juru Bicara Gubernur. Harapannya, sinergi yang dibangun tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi berlanjut di lapangan agar memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Pada sisi lain, komitmen Perindo terhadap tagline “Pro Ekonomi” ditekankan langsung melalui penjelasan Ferry Kurnia R. Dari penjelasan tersebut, Perindo menyatakan kesiapan untuk menyinergikan berbagai gagasan yang sejalan dengan agenda Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Dengan demikian, audiensi Gusnar Ismail bersama Sekjen Perindo pada Senin 5/10/2026 dapat dipahami sebagai langkah awal konsolidasi dan penyelarasan. Pertemuan ini mempertemukan kepentingan internal partai dengan agenda pembangunan daerah, sambil menekankan bahwa hasil akhir yang diharapkan adalah manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Gusnar Ismail dan jajaran yang hadir memberi ruang diskusi yang menekankan penyelarasan arah program antara pemerintah provinsi dan struktur Partai Perindo di daerah. Pembahasan diarahkan pada bagaimana agenda pembangunan dapat disambungkan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga hasil dari konsolidasi kelembagaan tidak hanya berhenti pada koordinasi internal, tetapi juga terlihat dalam pelaksanaan program di lapangan.
Penekanan “Pro Ekonomi” juga menjadi benang merah yang memperjelas fokus pembicaraan. Melalui paparan Ferry Kurnia R, Perindo menegaskan kesediaan untuk berkontribusi pada gagasan yang dinilai sejalan dengan prioritas Pemerintah Provinsi Gorontalo. Sementara itu, Juru Bicara Gubernur menyampaikan bahwa forum tersebut dipandang sebagai bentuk komunikasi yang menitikberatkan dampak nyata, bukan semata-mata pembicaraan yang bersifat politik elektoral.
Selain menguatkan keterhubungan antar-pihak, audiensi pada hari Senin 5/10/2026 juga diposisikan sebagai langkah awal agar saluran kerja sama tetap hidup setelah pertemuan selesai. Harapannya, komunikasi yang sudah terbuka dapat terus berlanjut melalui tindak lanjut yang lebih terarah, sehingga penyelarasan agenda pembangunan dan sinergi program dapat diwujudkan secara berkesinambungan demi manfaat yang lebih luas bagi warga Gorontalo.












