jurnalistik.co.id – Seorang pembeli mengaku kecewa setelah memesan laptop bergaransi satu tahun di Tekno Garage lewat Akulaku, namun unit yang diterima justru rusak dan dinilai sebagai barang bekas.
Kisah ini disampaikan dalam surat pembaca yang dimuat pada 11 Juni 2026. Pemilik keluhan, Dani, menyebut pemesanan dilakukan pada 4 Mei 2026.
Dalam pesanan tersebut, laptop disebut bergaransi selama satu tahun. Dani mengatakan barang sampai setelah sekitar lima hari sejak pemesanan.
Meski awalnya proses pengiriman berjalan, keluhan muncul ketika sekitar seminggu setelah laptop digunakan, perangkat itu mengalami kerusakan. Dani menyatakan kerusakan tersebut membuat laptop tidak bisa dipakai sebagaimana mestinya.
Dani kemudian menduga unit yang diterima merupakan barang bekas. Ia menyebut telah mengajukan garansi kepada pihak toko, tetapi tidak mendapat respons.
Karena tak ada tindak lanjut, Dani menyampaikan bahwa pada 5 Juni 2026 ia dihubungi melalui telepon oleh pihak Akulaku. Menurutnya, pihak Akulaku meminta agar ia mengirimkan barang terlebih dahulu.
Permintaan pengiriman itu, kata Dani, dilakukan agar ia memperoleh nomor resi. Dani juga menyampaikan bahwa setelah proses pengiriman dan nomor resi didapat, pengajuan pengembalian dana baru dapat diproses.
Di sisi lain, Dani menegaskan ia sudah terlanjur membayar uang muka serta harus menjalani angsuran pertama. Ia menyampaikan keberatan karena laptop yang menjadi objek transaksi tidak dapat digunakan.
Dani meminta solusi atas kendala tersebut. Ia menuliskan bahwa kondisi perangkat yang rusak membuatnya berada dalam posisi sulit: pengajuan garansi berjalan tanpa respons, sementara kewajiban pembayaran tetap berjalan.
Berita Terkait
Menanggapi keluhan Dani, pihak Akulaku menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang dialami konsumen. Dalam jawaban yang dimuat, Akulaku menyebut telah melakukan koordinasi terkait penanganan masalah tersebut.
Pihak Akulaku menjelaskan bahwa pada 12 Juni 2026, tim Customer Service melakukan komunikasi langsung dengan konsumen untuk menindaklanjuti keluhan. Dani disebut telah dihubungi guna menyelesaikan permasalahan yang sempat menghambat.
Hasil koordinasi itu, menurut Akulaku, menyatakan bahwa masalah telah beres dengan penggantian unit laptop. Penggantian dilakukan oleh pihak merchant dengan merek ASUS.
Akulaku juga menegaskan bahwa konsumen telah mengonfirmasi kendala teknis pada unit sebelumnya telah teratasi. Selain itu, Dani disebut setuju untuk melanjutkan kewajiban pembayaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, rangkaian kejadian yang sempat berawal dari pemesanan 4 Mei 2026, kedatangan setelah lima hari, hingga kerusakan satu minggu kemudian, berakhir pada penggantian unit. Perubahan solusi yang diberikan berupa perangkat pengganti ASUS disebut menjadi bagian dari penyelesaian.
Jawaban Akulaku ditutup dengan penegasan komitmen terhadap layanan dan perlindungan kepada konsumen. Pihak tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada surat pembaca yang memberi ruang hak jawab.
Intinya, kasus ini memperlihatkan bagaimana proses garansi dan pengajuan pengembalian dana sempat menjadi sorotan ketika konsumen menilai unit yang diterima tidak sesuai harapan. Setelah penelusuran dan koordinasi, pengganti unit kemudian diberikan, dan kewajiban pembayaran disepakati untuk dilanjutkan.
Dalam surat pembaca itu, Dani menyoroti titik ketegangan yang muncul sejak awal proses. Ia merasa tenggat pengembalian dana dan penanganan garansi tidak berjalan seiring dengan kondisi perangkat yang sudah sempat bermasalah, sementara ia tetap perlu memenuhi skema pembayaran yang sebelumnya disepakati.
Dani juga menegaskan bahwa komunikasi yang diterimanya membuatnya berada pada pilihan yang tidak mudah. Di satu sisi, ia diminta mengikuti langkah pengiriman agar proses bisa memperoleh nomor resi. Di sisi lain, ia menyebut pembayaran sudah terlanjur berjalan, termasuk uang muka dan angsuran pertama, sehingga keluhan terus mengarah pada kebutuhan solusi yang cepat dan jelas.
Setelah proses penanganan ditindaklanjuti pihak Akulaku, penyelesaian kemudian diarahkan pada penggantian unit. Dani menyebut masalah pada perangkat sebelumnya dinyatakan sudah teratasi setelah penggantian, dan pihaknya menyatakan persetujuan untuk melanjutkan kewajiban pembayaran sesuai ketentuan yang berlaku.









