jurnalistik.co.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kota Gorontalo memperkuat kolaborasi digital lewat pengembangan Portal Satu Data Indonesia (SDI) untuk mengintegrasikan pengelolaan data serta mendukung perencanaan pembangunan berbasis data.
Langkah ini diarahkan agar data yang dihasilkan tiap perangkat daerah dapat dikelola dengan lebih tertib dan kemudian dimanfaatkan secara efektif dalam proses kebijakan serta program pembangunan.
Pengembangan Portal SDI tersebut difasilitasi oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo bersama SKALA. Kolaborasi ini juga melibatkan perangkat daerah terkait dari kedua pemerintahan agar penyusunan dan pemanfaatan data berjalan selaras.
Kepala Bidang Statistik, Sumarto Biki, menjelaskan bahwa Portal SDI tidak bisa berdiri hanya dari satu pihak. Menurutnya, pengembangan portal membutuhkan kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota supaya aliran data dan pengelolaannya tidak terputus di level perangkat daerah.
“Pengembangan portal tidak cukup hanya berorientasi pada penyediaan aplikasi atau publikasi data. Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan proses pengelolaan data berjalan sesuai prinsip Satu Data Indonesia, mulai dari pengumpulan, pemeriksaan kualitas, penerapan standar dan metadata, hingga pemanfaatannya,” ujar Sumarto, Selasa (13/10/2026), di Hotel FOX, Kota Gorontalo.
Sumarto menegaskan, integrasi portal perlu ditopang kesepakatan yang jelas. Hal itu mencakup standar dan metadata, mekanisme pertukaran data, pembagian peran, serta pengaturan akses dan keamanan informasi agar penggunaan data tetap terarah dan aman.
Dengan adanya pengembangan Portal SDI, kedua daerah menargetkan meningkatnya keterhubungan sistem. Integrasi yang lebih baik diharapkan mempermudah pertukaran data antarsatuan kerja dan memperkuat pemanfaatan informasi untuk merancang kebijakan serta program pembangunan.
Berita Terkait
Kolaborasi ini juga dimaksudkan menjadi fondasi bagi ekosistem data daerah yang berkelanjutan. Nantinya, data yang berkualitas dapat digunakan secara konsisten untuk mendukung program pembangunan sekaligus memperbaiki pelayanan publik.
Melalui pengelolaan data yang mengikuti prinsip Satu Data Indonesia, pengembangan Portal SDI diharapkan menjaga kualitas informasi sejak tahap pengumpulan sampai pemanfaatan. Pada akhirnya, upaya integrasi tersebut diharapkan membantu pemerintah daerah mengambil keputusan berbasis data dengan lebih cepat dan tepat.
Kerja bersama ini juga menekankan bahwa pengelolaan data tidak berhenti pada penyediaan satu kanal tunggal, melainkan harus menyambungkan alur kerja di perangkat daerah. Dengan begitu, setiap data yang dihasilkan dapat memiliki konsistensi cara pengumpulan dan pelaporan, sehingga pemanfaatannya dalam pembahasan program pembangunan menjadi lebih terukur.
Dalam penerapan Portal SDI, pendekatan yang dijalankan merujuk pada prinsip Satu Data Indonesia yang menyeluruh. Mulai dari tahapan pengumpulan, proses pemeriksaan kualitas dilakukan agar data layak digunakan. Selanjutnya diterapkan standar serta metadata yang membantu memastikan data memiliki konteks yang jelas, sebelum akhirnya dipakai untuk mendukung kebutuhan kebijakan.
Selain aspek teknis, kolaborasi ini juga menempatkan kesepakatan antardaerah sebagai bagian penting. Standar dan metadata yang disepakati bersama perlu disertai mekanisme pertukaran data, pembagian peran antara pihak-pihak yang terlibat, serta pengaturan akses dan keamanan informasi. Tujuannya agar data dapat digunakan secara terarah tanpa mengorbankan keamanan.
Dengan rangkaian pengembangan tersebut, diharapkan terjadi peningkatan keterhubungan sistem yang membuat pertukaran data antarsatuan kerja berjalan lebih lancar. Data yang tersusun dengan kualitas lebih baik kemudian dapat dimanfaatkan secara konsisten untuk merancang program pembangunan, sekaligus berkontribusi pada perbaikan pelayanan publik melalui keputusan berbasis data yang lebih cepat dan tepat.
Upaya ini juga diarahkan agar alur kerja pengelolaan data antardaerah berjalan dengan ritme yang sama, sehingga setiap perangkat daerah dapat mengikuti prosedur yang konsisten. Dengan demikian, proses penyusunan informasi untuk perumusan program pembangunan tidak lagi bergantung pada cara yang berbeda-beda.
Melalui penetapan standar, penggunaan metadata yang terukur, serta pengaturan akses dan keamanan informasi, Portal SDI diharapkan membuat data lebih siap pakai untuk kebutuhan kebijakan. Pada akhirnya, integrasi tersebut memperkuat pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.












