Nasional

CFD Rasuna Said Akhir Pekan Ini Ditiadakan, Kembali Juni 2026

5
×

CFD Rasuna Said Akhir Pekan Ini Ditiadakan, Kembali Juni 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Jangan Kecele! Tidak ada CFD Rasuna Said Akhir Pekan Ini

jurnalistik.co.id – Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, ditiadakan pada pekan ini. Warga yang tetap ingin berolahraga masih bisa memilih kawasan Sudirman-Thamrin sebagai alternatif.

Penghentian sementara itu dilakukan karena masih ada sejumlah catatan evaluasi dari pelaksanaan perdana CFD di koridor tersebut. Dinas Perhubungan DKI Jakarta menilai rangkaian perbaikan dan penataan belum sepenuhnya selesai, sehingga pelaksanaan HBKB di Rasuna Said belum bisa dilanjutkan dulu.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan HBKB di Jalan HR Rasuna Said direncanakan kembali digelar mulai Juni 2026. Kegiatan itu akan berlangsung setiap Minggu pukul 05.30-09.00 WIB setelah berbagai perbaikan dan penyesuaian di lapangan rampung dilakukan.

Masih ada pekerjaan evaluasi

Menurut Syafrin, pelaksanaan CFD pada 10 Mei 2026 masih menyisakan berbagai kendala teknis. Salah satu yang disorot adalah belum tersedianya titik putar kendaraan di sisi timur dan barat koridor, padahal fasilitas itu penting untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas di sekitar area penutupan jalan.

Selain itu, pembatas jalur Transjakarta juga belum terpasang sepenuhnya. Kondisi tersebut membuat pengaturan ruang jalan belum berjalan optimal, terutama saat kawasan mulai dipenuhi masyarakat yang datang untuk berolahraga, berjalan kaki, maupun bersepeda.

Dishub DKI juga masih menemukan parkir liar di sejumlah titik selama pelaksanaan CFD berlangsung. Situasi ini menambah tantangan dalam menjaga ketertiban kawasan dan menunjukkan bahwa penataan di sekitar jalur HBKB belum sepenuhnya terkendali.

Penataan pedagang dan proyek jalan ikut berpengaruh

Permasalahan lain muncul dari penataan UMKM yang dinilai belum tertib. Aktivitas pedagang disebut meluas hingga badan jalan, sehingga ruang yang seharusnya steril untuk peserta CFD menjadi lebih sempit dan berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Di saat bersamaan, sejumlah proyek pekerjaan jalan pada jalur alternatif juga masih menyebabkan kemacetan kendaraan di sekitar lokasi. Hal ini membuat pengalihan arus lalu lintas belum sepenuhnya nyaman bagi pengendara yang tidak melintasi koridor HBKB.

Dishub DKI turut mencatat adanya perbedaan level ketinggian jalan usai pembongkaran tiang monorel. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan saat CFD berlangsung, terutama bagi pejalan kaki, pelari, dan pesepeda yang melintas di kawasan itu.

Tak hanya itu, penumpukan aktivitas masyarakat di kawasan Plaza Festival membuat sebagian pelari dan pesepeda menggunakan lajur bus Transjakarta. Situasi ini memperlihatkan bahwa arus pergerakan warga masih perlu diatur lebih rapi agar tidak saling bersinggungan dengan jalur transportasi umum.

Manfaat tetap dianggap positif

Meski ditunda sementara, Pemprov DKI Jakarta menilai keberadaan HBKB di Jalan HR Rasuna Said tetap memberi manfaat positif bagi masyarakat. Kawasan itu dinilai menghadirkan alternatif ruang publik dan area olahraga baru di tengah kota, yang selama ini banyak terkonsentrasi di titik lain.

Syafrin mengatakan hasil pengukuran kualitas udara di sekitar lokasi saat pelaksanaan CFD juga menunjukkan kondisi yang lebih baik dibandingkan hari kerja biasa. Temuan ini menjadi salah satu alasan mengapa HBKB di kawasan tersebut tetap dipandang punya nilai bagi warga dan lingkungan perkotaan.

Keberadaan CFD di Rasuna Said juga dinilai mampu mengurangi kepadatan pengunjung di kawasan Sudirman-Thamrin. Dengan adanya pilihan lokasi baru, persebaran aktivitas warga pada akhir pekan bisa lebih merata dan tidak menumpuk di satu titik saja.

Karena itu, penundaan pada pekan ini diposisikan sebagai langkah evaluasi, bukan pembatalan permanen. Pemerintah provinsi ingin memastikan seluruh pembenahan selesai lebih dulu agar pelaksanaan HBKB di Rasuna Said pada Juni 2026 bisa berlangsung lebih aman, nyaman, dan tertib bagi semua pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *