Daerah

Gusnar Ismail Serahkan 153 Alsintan di Masjid Al-Muhajirin Desa Suka Makmur Tolangohula untuk Asparaga, Tolangohula, Boliyohuto, dan Mootilango (2/10/2026)

×

Gusnar Ismail Serahkan 153 Alsintan di Masjid Al-Muhajirin Desa Suka Makmur Tolangohula untuk Asparaga, Tolangohula, Boliyohuto, dan Mootilango (2/10/2026)

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pemprov Serahkan Bantuan Alsintan untuk Masyarakat Empat Kecamatan di Kabgor

jurnalistik.co.id – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada para penerima manfaat di halaman Masjid Al-Muhajirin, Desa Suka Makmur, Kecamatan Tolangohula, Jumat (2/10/2026).

Bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi menjawab kebutuhan petani, sekaligus memperkuat dukungan di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Penyerahan alsintan dilakukan untuk empat kecamatan, yakni Asparaga, Tolangohula, Boliyohuto, dan Mootilango. Kegiatan berlangsung di lokasi masjid setempat yang menjadi titik berkumpulnya penerima manfaat.

Total alsintan yang diserahkan mencapai 153 unit. Rinciannya meliputi traktor roda dua sebanyak tiga unit, hand sprayer 142 unit, cultivator dua unit, pompa air dua unit, serta power sprayer empat unit.

Bantuan tersebut bersumber dari APBD Pemprov Gorontalo dengan anggaran senilai Rp258 juta. Gusnar menegaskan, penyaluran dilakukan setelah aspirasi disampaikan melalui anggota DPRD untuk kebutuhan petani di lapangan.

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa bantuan menyasar dua kategori penerima, yaitu petani perorangan dan kelompok tani. Dengan demikian, manfaat diharapkan bisa menjangkau lebih banyak pelaku usaha tani dan kelompok yang menggarap lahan secara kolektif.

Gusnar juga mengingatkan masyarakat agar tetap bersabar di tengah musim kemarau berkepanjangan. Ia menyebut kondisi tersebut diiringi menguatnya fenomena el Nino, sehingga perencanaan dan pengelolaan kegiatan pertanian perlu disesuaikan dengan situasi cuaca.

Selain itu, berdasarkan prediksi BMKG, pemerintah berharap petani dapat memanfaatkan curah hujan ringan sebaik mungkin. Gusnar menyebut peluang hujan paling mungkin terjadi pada pertengahan bulan November.

Ia menyampaikan informasi tersebut langsung kepada para petani melalui narasi yang menekankan pentingnya kesiapan menghadapi perubahan cuaca.

“Saya punya sedikit informasi, tadi pagi saya didatangi BMKG, dilaporkan hujan itu bisa ada itupun sedikit pada pertengahan November. Jadi informasi itu untuk kita manfaatkan dan untuk pak kadis, bagi petani-petani yang sudah mengolah, nanti segera dibantu dengan traktor-traktor besar. Untuk sementara informasi itu kita pegang sembari kita terus berharap dan berdoa semoga Allah SWT segera menurunkan hujan” ujar Gusnar.

Lebih jauh, Gusnar menekankan agar petani terus memegang harapan serta menjaga doa. Pesan ini sekaligus menjadi penguat bahwa dukungan pemerintah perlu disertai kesiapan teknis di tingkat petani selama fase musim yang menantang.

Di lokasi yang sama, Gubernur juga menyerahkan bantuan operasional masjid sebesar lima juta rupiah kepada takmirul Masjid Al-Muhajirin. Penyerahan ini dimaksudkan untuk membantu kebutuhan pengelolaan ibadah dan kegiatan keagamaan di lingkungan setempat.

Saat kegiatan berlangsung, Gusnar didampingi Anggota DPRD Provinsi Usman Tahir Razak, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Jamal Nganro, serta Kepala Dinas Pangan, Ketahanan Pangan dan Holtikultura Muljadi D. Mario. Kehadiran unsur pimpinan dan OPD terkait turut menegaskan koordinasi program yang menyentuh sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Tidak jauh dari lokasi penyaluran bantuan, Gusnar bersama rombongan meninjau langsung proses produksi beras premium king beras. Langkah peninjauan tersebut memperlihatkan perhatian pada rantai nilai pangan dari sisi produksi hingga ketersediaan hasil pertanian yang berkualitas.

Dengan penyerahan 153 unit alsintan untuk empat kecamatan, Pemprov Gorontalo berharap petani dapat mempercepat proses pengolahan lahan dan meningkatkan efektivitas pekerjaan di musim yang masih dipengaruhi keterbatasan curah hujan. Bantuan yang mencakup berbagai jenis alat juga diharapkan membantu kebutuhan berbeda di tiap tahap pengerjaan pertanian.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa dukungan program tidak hanya berhenti pada penyediaan peralatan, tetapi juga disertai arahan agar petani dapat mengantisipasi dinamika cuaca. Melalui informasi BMKG dan serangkaian pesan persiapan, Gusnar mengajak para penerima manfaat untuk tetap menjalankan pengolahan lahan sambil menunggu kondisi hujan yang diharapkan membaik.