Olahraga

Menjelang Duel dengan Persib, Pelatih Sabah FC Waspada Kekuatan Igor Tolic Penerus Bojan Hodak

×

Menjelang Duel dengan Persib, Pelatih Sabah FC Waspada Kekuatan Igor Tolic Penerus Bojan Hodak

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Jelang Lawan Persib, Pelatih Sabah FC Waspadai Penerus Bojan Hodak

jurnalistik.co.id – Pelatih Sabah FC, Juan Torres, menegaskan bahwa Persib Bandung tetap berstatus sebagai tim yang kuat meski kini ditangani Igor Tolic. Menurutnya, perubahan di kursi pelatih tidak otomatis mengubah kualitas permainan yang sudah terbentuk.

“Sekali lagi, mereka adalah tim yang kuat, tidak peduli siapa pelatihnya saat ini,” kata Torres. Pernyataan itu ia sampaikan menjelang pertemuan kedua tim dalam Dewata Challenge Series 2026.

Torres menilai akar kekuatan Persib masih bisa ditarik dari periode sebelumnya. Ia menyebut keberadaan staf kepelatihan era Bojan Hodak dinilainya dapat membantu tim menjaga permainan yang selama ini mereka bangun.

“Tentu saja Bojan Hodak memiliki pengaruh yang kuat di sana, tetapi jika tidak salah, staf kepelatihannya tetap bertahan, jadi kami mengira mereka akan menjadi salah satu tim terbaik di Indonesia.”

Bagi Torres, tugas Sabah FC adalah membaca bahwa Persib tidak hanya berganti nama pelatih, tetapi juga tetap menjalankan fondasi kerja yang relevan. Karena itu, fokus pertandingan tidak cukup berhenti pada siapa yang berdiri di pinggir lapangan.

Jadwal duel Persib vs Sabah FC pada laga Dewata Challenge Series 2026 berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Pertandingan digelar pada Sabtu (15/8/2026) waktu setempat.

Torres juga menyoroti Igor Tolic sebagai penerus Bojan Hodak yang kini menerima tugas melanjutkan pekerjaan di Persib. Ia menyebut sosok pelatih asal Kroasia itu memiliki hubungan dekat dengan Hodak pada musim sebelumnya, sehingga situasi tersebut menjadi perhatian Sabah FC sebelum pertandingan.

Dalam pandangannya, pergantian pelatih justru menghadirkan tantangan yang tetap harus dihadapi secara serius. “Ini akan menjadi tantangan yang bagus.”

Selain menilai kekuatan lawan, Sabah FC juga perlu mengatur kondisi fisik pemain. Torres mengingatkan timnya hanya memiliki waktu pemulihan yang singkat setelah pertandingan sebelumnya.

Sabah FC menghadapi Bali United pada Kamis (13/8/2026). Torres khawatir jadwal yang padat membuat pemain lebih rentan mengalami cedera, sehingga kesiapan tubuh menjadi bagian dari strategi menghadapi Persib.

“Masalah kami adalah kami hanya memiliki waktu istirahat satu hari, jadi tantangan bagi kami adalah berusaha mendapatkan kondisi yang baik dan menghindari cedera karena hal itu,” tuturnya.

Dalam rentang yang sama, Sabah FC tercatat terlebih dahulu mengalahkan Bali United 2-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Kamis (13/8/2026). Setelahnya, mereka kembali bertemu dalam laga lain yang berakhir dengan Bali United melewati pemain Sabah FC dengan skor 1-2, juga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (13/8/2026) malam.

Torres menyatakan kepuasannya atas hasil yang didapat Sabah FC pada rangkaian pertandingan tersebut. Ia juga memanfaatkan momen itu untuk memberi menit bermain kepada sejumlah pemain sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi liga.

Dengan waktu pemulihan yang terbatas dan fokus menghadapi Persib yang menurutnya tetap kuat, Torres berharap skuadnya tiba dalam kondisi siap. Menurutnya, menghindari cedera akan menentukan apakah Sabah FC bisa mengeksekusi rencana permainan dengan baik saat laga berlangsung di Gianyar.

Bagi Sabah FC, komunikasi yang disampaikan Torres lebih menekankan cara pandang tim ketika menghadapi perubahan di Persib. Menurutnya, pergantian pelatih memang menjadi sorotan, namun yang lebih menentukan tetap bagaimana rencana bermain diterjemahkan di lapangan. Karena itu, persiapan Sabah tidak boleh berhenti pada pembacaan sosok pelatih, melainkan juga pada konsistensi gaya permainan yang telah menjadi karakter tim.

Torres juga mengaitkan persiapan tersebut dengan manajemen kebugaran yang harus dilakukan cepat. Dengan rentang pemulihan yang singkat setelah laga sebelumnya, Sabah perlu memastikan pemain berada dalam kondisi yang memadai agar intensitas permainan bisa dijalankan sesuai kebutuhan. Ia menambahkan bahwa momen dalam rangkaian pertandingan juga dimanfaatkan untuk memberi waktu bermain kepada beberapa pemain, sehingga komposisi tim punya modal menjelang fokus pada laga melawan Persib.

Dalam kerangka itulah, Torres memandang pertemuan di Dewata Challenge Series 2026 sebagai ujian yang tetap relevan meski tantangannya datang dari jadwal yang padat. Setelah dua pertandingan melawan Bali United pada Kamis (13/8/2026), Sabah langsung menyiapkan diri untuk duel berikutnya yang berlangsung di Gianyar pada Sabtu (15/8/2026). Ia berharap seluruh proses tersebut membantu tim tiba dengan kesiapan yang baik, terutama dari sisi pencegahan cedera, agar strategi dapat dieksekusi ketika pertandingan berjalan.