jurnalistik.co.id – Persib Bandung tampil dominan saat menghadapi Sabah FC dalam laga persahabatan pramusim Dewata Challenge Series 2026, dan menang 3-0. Igor Tolic menilai kemenangan tersebut terasa spesial karena sejumlah pemain baru langsung membuka catatan gol perdana.
Pertandingan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu (15/8/2026) malam WIB. Dengan tempo yang terjaga sejak awal, Persib mampu mengunci kendali permainan hingga akhir laga.
Mariano Peralta menjadi pembuka kemenangan pada menit ke-28. Luka Menalo menambah keunggulan Persib pada menit ke-76, sebelum Beckham Putra melengkapi hasil 3-0 pada menit ke-89.
Usai pertandingan, Igor Tolic menyampaikan rasa gembiranya terhadap respons lini serang tim. Ia menyoroti momen ketika banyak gol pertama tercipta dalam satu pertandingan, yang menurutnya membuat segala hal terasa lebih indah.
“Saya senang ketika barisan pemain depan mencetak gol,” kata Tolic, merujuk pada efektivitas serangan yang ditunjukkan anak asuhnya. “Semuanya menjadi indah ketika banyak gol pertama tercipta. Beckham juga baru kembali dan langsung mencetak gol. Gol-gol luar biasa hari ini.”
Tolic juga memandang hasil positif ini sebagai gambaran bahwa persiapan yang dilakukan selama masa pramusim mulai menemukan bentuk. Meski demikian, ia tidak menutup mata bahwa masih ada aspek yang perlu dibenahi di atas lapangan.
Menurutnya, kondisi fisik tim turut memengaruhi kualitas permainan, terutama karena beban latihan yang dijalani dalam beberapa hari terakhir. “Latihan kami di beberapa hari terakhir ini sangatlah intensif dan banyak sprint. Kita bisa lihat kaki mereka tidak fresh,” ujarnya.
Pelatih asal Kroasia itu menyatakan tetap ada sisi positif yang bisa dilihat meskipun para pemain belum dalam kondisi ideal. Persib, kata Tolic, masih mampu menciptakan serangan balik yang baik, dan situasi itu dinilai sudah diperhitungkan sejak awal.
Berita Terkait
“Meski begitu, kami menciptakan beberapa serangan balik yang baik. Tapi ini semua sudah kami perkirakan,” tegasnya. Dengan begitu, kemenangan telak 3-0 tidak hanya dibaca sebagai hasil akhir, tetapi juga sebagai bahan evaluasi proses yang masih berjalan.
Titik fokus: membangun kekompakan jelang musim
Kapten Persib, Marc Klok, turut menekankan bahwa laga ini harus diposisikan sebagai bagian dari rangkaian persiapan pramusim. Ia menilai kemenangan tiga gol tanpa balas tetap berada dalam koridor latihan untuk meramu kekompakan skuad secara menyeluruh.
“Ini bukan tentang kemenangan,” kata Klok. “Ini tentang bagaimana kami saling mengenal satu sama lain. Ini tentang apa yang kami lakukan di latihan dapat diimplementasikan di pertandingan.”
Klok juga mengakui ada rasa menyenangkan ketika tim meraih hasil, tetapi ia mengarahkan fokus pada langkah berikutnya. “Memang selalu menyenangkan untuk menang. Tapi kami sedang membangun tim,” tambah gelandang bernomor punggung 23 itu.
Dalam pandangan Klok, persaingan dan target musim membutuhkan satu hal yang tidak bisa dipelajari secara instan, yakni pola kerja bersama. Karena itu, setiap pertandingan pramusim dijadikan ruang untuk memoles koordinasi, disiplin, dan kesepahaman antarposisi.
Rangkaian pemusatan latihan di Pulau Dewata ini, kata tim, menyisakan satu agenda uji coba lagi sebelum kembali ke aktivitas berikutnya. Persib dijadwalkan menghadapi Bali United pada Selasa (18/8/2026) mendatang.
Setelah itu, tim akan bertolak kembali ke Bandung guna mematangkan persiapan menjelang menghadapi Manila Digger pada babak kualifikasi AFC Champions League Two akhir bulan ini. Klok menilai waktu yang tersisa menjadi momentum untuk menyatukan berbagai hal yang sudah dibangun.
“Kami punya dua pekan lagi untuk mempersiapkannya agar menjadi suatu kesatuan yang lebih baik. Dengan chemistry yang lebih baik, laga demi laga akan kami jalani dengan mengimplementasikan sesuatu,” tutup Marc Klok. Dalam konteks itu, kemenangan atas Sabah FC menjadi catatan positif, sekaligus penguatan agar kerja kolektif Persib makin solid sebelum menghadapi tantangan yang lebih berat.












