jurnalistik.co.id – Persaingan mobil listrik di Indonesia makin ketat karena pilihan konsumen tidak lagi berhenti pada harga. Mereka juga membandingkan kenyamanan kabin, karakter desain, hingga bagaimana sebuah kendaraan terasa saat dikendarai dalam aktivitas harian.
Dalam benturan dua pendekatan yang berbeda, Hyundai Ioniq 5 Prime Standard Range dan BYD Sealion 7 Performance sama-sama menawarkan opsi menarik. Ioniq 5 dikenal dengan bahasa desain futuristis serta kabin yang terasa lapang, sementara Sealion 7 Performance menonjol lewat ukuran yang lebih besar dan tabiat yang lebih bertenaga.
Eksterior dan dimensi: siapa yang terasa lebih “besar” di jalan?
Dari tampilan luarnya, Ioniq 5 mengusung gaya yang mudah dikenali melalui lampu depan dan belakang bertema Parametric Pixel. Dimensi yang dipakai Hyundai juga memberi kesan mobil lebar dan rendah, sekaligus mendukung ruang kabin yang lega.
Ioniq 5 memiliki panjang 4.635 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.605 mm, serta jarak sumbu roda 3.000 mm. Proporsi ini membuat tampilannya cenderung melebar, tidak terlalu tinggi, dan memberikan rasa “grounded” ketika dipandang dari berbagai sudut.
Sementara itu, BYD Sealion 7 tampil dengan ukuran yang lebih besar. SUV listrik ini memiliki panjang 4.830 mm, lebar 1.925 mm, tinggi 1.620 mm, serta wheelbase 2.930 mm.
Pada varian Performance, Sealion 7 juga memiliki ground clearance mencapai 163 mm. Mobil ini memakai pelek 20 inci yang dipadukan dengan kaliper rem berwarna merah, sehingga kesan sporty-nya lebih terasa sejak pertama kali dilihat.
Jika dibandingkan langsung, Sealion 7 Performance lebih panjang 195 mm dan lebih lebar 35 mm dibandingkan Ioniq 5. Sebaliknya, Ioniq 5 memiliki wheelbase yang lebih panjang 70 mm. Kombinasi selisih ini membuat keduanya memunculkan karakter visual yang berbeda: Sealion 7 cenderung terasa seperti SUV yang “mengembang”, sedangkan Ioniq 5 membawa ciri crossover dengan poros yang panjang.
Kabin dan tata ruang: konsep ruang yang berbeda
Berita Terkait
Masuk ke kabin, Ioniq 5 menghadirkan pendekatan ruang yang tidak sama dengan mobil konvensional. Platform E-GMP membuat lantai kabin relatif rata, sehingga penumpang lebih mudah merasakan akses duduk yang nyaman dan ruang kaki yang tidak “terpotong” oleh bentuk lantai.
Hyundai juga menyediakan fitur Universal Island, yakni konsol tengah yang dapat digeser untuk menyesuaikan kebutuhan penumpang. Di area depan, panel instrumen digital berukuran 12,3 inci terintegrasi dengan sistem audio-video, memberi kesan kemudahan akses informasi bagi pengemudi.
Fitur khas lain pada Ioniq 5 adalah V2L atau Vehicle-to-Load. Teknologi ini memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber listrik untuk perangkat elektronik, yang relevan ketika pemilik butuh asupan daya untuk aktivitas di luar kabin.
BYD Sealion 7 Performance menawarkan nuansa kabin yang lebih modern. Pengaturan informasi pada dashboard mengandalkan layar instrumen 10,25 inci serta layar infotainment 15,6 inci yang dapat diputar, sehingga tampilan antarmuka bisa disesuaikan dengan posisi pengemudi.
Secara material, kabin Sealion 7 menonjolkan perpaduan estetika dan kenyamanan melalui penggunaan material soft touch. Pusat kendali berteknologi tinggi ini dirancang untuk memanjakan pengemudi selama perjalanan, baik dalam lalu lintas kota maupun penggunaan harian.
Sentuhan “Performance”: fitur yang menambah kenyamanan saat dipakai
Varian Performance pada Sealion 7 melengkapi kabin dengan jok kulit. Pengemudi juga mendapatkan pengaturan elektrik untuk kursi, sehingga penyesuaian posisi bisa dilakukan dengan lebih praktis dibanding pengaturan manual.
Selain itu, kursi depan dilengkapi ventilasi, yang membantu menjaga kenyamanan dalam kondisi cuaca panas. Untuk sentuhan yang membuat ruang terasa lebih lega, Sealion 7 Performance menghadirkan panoramic glass roof, memberikan pengalaman pandangan ke langit dari dalam kabin.
Di sisi lain, Ioniq 5 lebih menekankan konsep ruang dan fleksibilitas lewat konsol tengah geser serta desain kabin berbasis lantai relatif rata. Dengan pendekatan itu, model ini berpotensi lebih cocok bagi pengguna yang memprioritaskan kenyamanan akses antarpemain kabin dan kemudahan penyesuaian ruang.
Dengan perbedaan dimensi, konfigurasi kabin, serta paket fitur di masing-masing varian, keduanya sama-sama punya alasan kuat untuk dipilih. Pilihan akhirnya akan banyak ditentukan oleh preferensi: apakah Anda lebih ingin merasakan karakter yang cenderung “lebih besar” ala SUV dari Sealion 7 Performance, atau menikmati proporsi crossover dengan wheelbase lebih panjang serta keluwesan kabin dari Ioniq 5.












