jurnalistik.co.id – Polda Gorontalo menegaskan pentingnya penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di satuan kerja untuk mewujudkan komunikasi publik yang prima dan kredibel. Penekanan itu disampaikan Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmont Harjendro, S.I.K., M.T., dalam pembukaan Rapat Kerja Teknis Fungsi Humas Polda Gorontalo tahun anggaran 2026.
Dalam arahannya, Kombes Pol. Desmont menekankan bahwa seluruh personel Humas dan PPID Satker harus memiliki penguasaan komunikasi publik yang baik. Menurutnya, kemampuan tersebut bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
“Peran strategis Humas dituntut untuk terus adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi guna mendukung penuh program Asta Cita Presiden Republik Indonesia tahun 2026,” ujarnya saat membuka kegiatan yang berlangsung pada Selasa (19/05/2026) di Aula Grand Q Hotel Kota Gorontalo, pukul 08.00 WITA.
Rakernis tersebut dihadiri oleh jajaran pengemban Fungsi Humas serta seluruh operator PPID Satker di lingkungan Polda Gorontalo. Forum ini menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman sekaligus memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi dinamika komunikasi di era digital yang bergerak cepat.
Kombes Pol. Desmont menilai, perkembangan teknologi informasi menuntut institusi kepolisian untuk selalu selangkah lebih maju dalam mengelola informasi. Karena itu, penguasaan komunikasi publik perlu ditempatkan sebagai bagian penting dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Ia menegaskan bahwa Humas memiliki posisi sebagai jembatan utama antara Polri dan masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh anggota Humas dan PPID Satker diminta untuk memiliki kompetensi komunikasi publik yang memadai serta peka terhadap perkembangan zaman dan tren teknologi informasi yang terus berubah.
“Humas adalah jembatan utama antara Polri dan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh anggota Humas dan PPID Satker wajib memiliki kompetensi komunikasi publik yang baik, serta peka terhadap setiap perkembangan zaman dan tren teknologi informasi yang bergulir cepat,” kata Kombes Pol. Desmont.
Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan bahwa akselerasi pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan Polri merupakan salah satu langkah nyata untuk menyukseskan program Asta Cita Presiden RI. Dengan pengelolaan informasi yang transparan, cepat, dan akurat, pilar-pilar pembangunan nasional yang dicanangkan pemerintah dapat tersosialisasikan secara lebih optimal kepada masyarakat luas.
Menurutnya, kualitas komunikasi publik yang baik akan membantu institusi kepolisian menyampaikan informasi secara lebih terarah, humanis, dan berbasis data. Hal itu penting agar masyarakat menerima informasi yang jelas, mudah dipahami, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Rakernis Fungsi Humas Polda Gorontalo tahun anggaran 2026 juga diisi dengan pembekalan materi teknis. Materi yang disampaikan mencakup literasi media digital, manajemen isu, serta optimalisasi kanal-kanal informasi publik milik kepolisian.
Melalui pembekalan tersebut, para peserta diharapkan mampu menerapkan strategi komunikasi yang humanis, solutif, dan berbasis data di wilayah tugas masing-masing. Penguatan kapasitas ini menjadi bagian dari upaya Polda Gorontalo untuk memastikan fungsi Humas dan PPID Satker semakin responsif terhadap kebutuhan publik.
Kombes Pol. Desmont menutup arahannya dengan menegaskan optimisme bahwa penyegaran kompetensi ini akan membuat fungsi Humas Polda Gorontalo semakin solid dalam mengawal harkamtibmas. Di saat yang sama, Humas juga diharapkan mampu tampil sebagai agen transformasi digital yang kredibel demi terwujudnya pelayanan publik yang unggul dan presisi.
Polda Gorontalo menegaskan pentingnya penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di satuan kerja untuk mewujudkan komunikasi publik yang prima dan kredibel. Penekanan itu disampaikan Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmont Harjendro, S.I.K., M.T., dalam pembukaan Rapat Kerja Teknis Fungsi Humas Polda Gorontalo tahun anggaran 2026.












