Hukum & Kriminal

PPID Satker Polda Gorontalo Ikuti Bimtek Kehumasan untuk Perkuat Komunikasi Taktis

8
×

PPID Satker Polda Gorontalo Ikuti Bimtek Kehumasan untuk Perkuat Komunikasi Taktis

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: OPTIMALKAN PELAYANAN INFORMASI, PPID SATKER JAJARAN POLDA GORONTALO IKUTI PEMBEKALAN KOMUNIKASI TAKTIS LEWAT BIMTEK KEHUMASAN

jurnalistik.co.id – Bid Humas Polda Gorontalo menggelar Workshop Komunikasi Publik Interaktif di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Rabu (20/05/2026) pukul 08.00 wita. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bimbingan Teknis Kehumasan Tahun Anggaran 2026 yang ditujukan untuk memperkuat kemampuan komunikasi taktis jajaran kepolisian, khususnya para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi atau PPID di satuan kerja Polda Gorontalo.

Dalam kegiatan tersebut, Bid Humas menghadirkan Fitrah Yusharyani, S.Sos., M.A., dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo, sebagai narasumber utama. Kehadirannya dimaksudkan untuk memberi penguatan langsung kepada personel PPID Satker agar mampu menghadapi kebutuhan komunikasi publik dengan lebih terarah, tenang, dan sesuai tuntutan pelayanan informasi yang semakin dinamis.

Pelatihan berbasis praktik

Berbeda dari pola pemaparan yang hanya menekankan teori, bimtek kali ini diarahkan pada metode pembelajaran berbasis praktik atau hands-on experience. Seluruh peserta dilatih secara langsung untuk menguasai teknik komunikasi ruang publik, sehingga materi yang diterima tidak berhenti pada pemahaman konsep, tetapi benar-benar dapat diterapkan saat berhadapan dengan media maupun masyarakat.

Salah satu fokus utama pelatihan adalah simulasi konferensi pers. Pada sesi ini, peserta diberi kesempatan untuk berlatih menyampaikan rilis berita resmi secara lugas, jelas, dan mudah dipahami di hadapan awak media. Melalui simulasi tersebut, personel PPID dilatih agar mampu menjaga alur penyampaian informasi tetap terstruktur, tanpa kehilangan ketepatan isi pesan yang disampaikan.

Selain itu, peserta juga mendapat pembekalan mengenai manajemen wawancara cegat atau doorstop interview. Pada sesi ini, mereka diarahkan untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan krusial dari wartawan dengan sikap yang tenang, taktis, dan akurat. Keterampilan ini dinilai penting karena dalam situasi tertentu, respons cepat dan tepat dari personel PPID dapat membantu menjaga kualitas informasi yang diterima publik.

Materi lain yang turut ditekankan adalah retorika publik. Peserta dibekali pemahaman tentang bahasa tubuh, intonasi suara, serta cara menyusun pesan agar edukatif dan mudah dipahami masyarakat. Dengan penguasaan aspek ini, personel PPID diharapkan tidak hanya mampu menjawab pertanyaan, tetapi juga menyampaikan informasi dengan cara yang lebih komunikatif, persuasif, dan efektif.

Dalam pemaparannya, Fitrah Yusharyani mengapresiasi komitmen Polda Gorontalo yang membuka ruang kolaborasi dengan dunia akademis untuk meningkatkan pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa komunikasi publik di era modern tidak cukup hanya menyampaikan data. Menurutnya, yang lebih penting adalah membangun narasi yang transparan, empatik, dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama ketika institusi berhadapan dengan kebutuhan informasi yang sensitif.

“Komunikasi publik di era modern bukan sekadar menyampaikan data, melainkan bagaimana kita membangun narasi yang transparan, empatik, dan dapat dipertanggungjawabkan. Personel PPID adalah wajah institusi. Ketika berhadapan dengan wartawan atau masyarakat dalam situasi krusial, ketenangan dan ketepatan informasi adalah kunci utama untuk merawat kepercayaan publik (public trust),” ujar Fitrah Yusharyani di hadapan para peserta.

Melalui pelatihan intensif ini, para peserta yang menjadi ujung tombak informasi di masing-masing satker diharapkan tampil lebih percaya diri, profesional, dan responsif. Kegiatan yang berlangsung dinamis itu berjalan tertib dan menghasilkan output personel yang siap mengimplementasikan pelayanan informasi publik yang Presisi, selaras dengan kebutuhan komunikasi taktis di lingkungan Polda Gorontalo.

Bid Humas Polda Gorontalo menggelar Workshop Komunikasi Publik Interaktif di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Rabu (20/05/2026) pukul 08.00 wita. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bimbingan Teknis Kehumasan Tahun Anggaran 2026 yang ditujukan untuk memperkuat kemampuan komunikasi taktis jajaran kepolisian, khususnya para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi atau PPID di satuan kerja Polda Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *