jurnalistik.co.id – Anthropic membentuk tim internal untuk merancang chip kecerdasan buatan (AI) khusus yang akan dioptimalkan guna menjalankan model Claude. Langkah ini diposisikan sebagai upaya agar perangkat dan model buatan Anthropic dapat bekerja lebih cepat serta lebih efisien dalam skenario komputasi yang dibutuhkan.
Menurut laporan TechCrunch, perusahaan mulai merekrut insinyur yang memiliki pengalaman di bidang desain dan pengembangan chip. Rekrutmen tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan Anthropic dalam membangun perangkat yang selaras dengan model yang dikembangkan perusahaan.
Anthropic menyatakan bahwa tim yang dibentuk akan melakukan co-design antara perangkat dan model AI. Dalam konteks ini, co-design dimaksudkan untuk meningkatkan kecepatan serta efisiensi ketika Claude dijalankan, melalui penyelarasan rancangan perangkat dengan kebutuhan komputasi model.
Dengan pendekatan tersebut, perusahaan berharap adanya optimasi yang lebih spesifik dibanding penggunaan perangkat yang bersifat umum. Fokusnya tetap pada pengembangan chip yang dirancang untuk penggunaan model Claude, bukan sekadar mengikuti kapasitas komputasi yang tersedia tanpa penyesuaian mendalam.
Reuters melaporkan bahwa Anthropic secara resmi mengumumkan pembentukan tim desain chip internal. Dalam pengumuman tersebut, perusahaan mencari kandidat dengan pengalaman di sisi perangkat sekaligus sisi perangkat lunak, agar pengembangan chip dapat berjalan bersama kebutuhan sistem yang menjalankan model.
Penggabungan keahlian dari dua sisi itu disebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk merancang chip yang dapat dioptimalkan bersama model AI. Dengan kata lain, pengembangan tidak hanya berfokus pada perangkat keras, tetapi juga pada bagaimana perangkat tersebut berinteraksi dengan perangkat lunak serta kebutuhan kinerja Claude.
Walau membangun tim chip internal, Anthropic menegaskan bahwa langkah ini tidak otomatis berarti perusahaan akan sepenuhnya meninggalkan chip dari vendor lain. Perusahaan tetap menjalankan strategi multi-chip, dengan mengandalkan berbagai perangkat untuk kebutuhan komputasi yang berbeda-beda.
Anthropic menyebut akan tetap menggunakan perangkat dari Amazon Web Services (AWS), Google, Nvidia, dan AMD. Variasi chip dari beberapa penyedia tersebut memungkinkan perusahaan menyesuaikan pilihan perangkat sesuai kebutuhan komputasi yang muncul dari pengembangan dan penggunaan model.
Berita Terkait
Dalam strategi multi-chip, perusahaan tidak membatasi diri pada satu sumber perangkat saja. Penyesuaian seperti ini juga memberi fleksibilitas untuk memadankan jenis chip dengan kebutuhan beban kerja, tanpa mengharuskan satu platform komputasi untuk seluruh skenario.
Perusahaan juga telah bekerja sama sebelumnya dengan AWS dan Google untuk memperoleh kapasitas komputasi berbasis chip AI. Kerja sama itu menjadi bagian dari pola yang telah berlangsung, sementara pembentukan tim internal menambah lapisan kemampuan yang berfokus pada perancangan perangkat untuk model Claude.
Secara keseluruhan, pembentukan tim desain chip internal tersebut menempatkan Anthropic pada posisi yang lebih terarah dalam pengembangan perangkat khusus. Di saat yang sama, perusahaan tetap mempertahankan penggunaan multi-chip dari beberapa ekosistem besar, sehingga rencana co-design yang sedang dibangun berjalan di atas fondasi kapasitas komputasi yang sudah ada.
Jika rencana ini terus berlanjut, maka pengembangan chip internal akan menjadi elemen penting dalam proses penyelarasan antara infrastruktur dan performa model. Anthropic menekankan bahwa tujuan akhirnya adalah meningkatkan kecepatan dan efisiensi saat menjalankan Claude, melalui co-design perangkat dan model AI yang dikerjakan secara terintegrasi oleh tim internal.
Catatan arah kebijakan perangkat
Dengan merekrut insinyur berpengalaman di desain serta pengembangan chip, Anthropic menunjukkan bahwa pengembangan perangkat menjadi fokus tersendiri dalam jangka waktu mendatang. Pengumuman Reuters juga menegaskan bahwa kebutuhan keahlian mencakup perangkat dan perangkat lunak, agar optimasi dapat dilakukan secara menyeluruh.
Di sisi lain, keputusan untuk tetap menggunakan perangkat dari AWS, Google, Nvidia, dan AMD memperlihatkan bahwa perusahaan tidak mengubah seluruh model operasional komputasinya secara mendadak. Pendekatan multi-chip tetap dipertahankan sebagai cara untuk menyesuaikan perangkat dengan kebutuhan yang beragam.
Perpaduan antara co-design untuk chip yang dioptimalkan bersama Claude dan strategi multi-chip dari penyedia eksternal menjadi ciri utama langkah yang diumumkan. Bagi penggunaan model Claude, rencana tersebut diarahkan untuk memastikan performa yang lebih baik dalam hal kecepatan dan efisiensi, sesuai penjelasan perusahaan dalam laporan-laporan yang dikutip.












