jurnalistik.co.id – Persaingan ponsel flagship kini tidak hanya dipusatkan pada performa prosesor atau kualitas kamera. Kapasitas baterai, teknologi layar, hingga fitur pendukung juga ikut menentukan pengalaman pemakaian harian.
Di segmen yang berdekatan, iPhone 18 Pro Max dan Xiaomi 18 Pro Max sama-sama menonjolkan layar berukuran 6,9 inci serta chipset dengan proses fabrikasi 2 nanometer (nm). Meski begitu, keduanya mengambil pendekatan yang berbeda pada layar pendukung, konfigurasi kamera, sistem operasi, dan skema pengisian daya.
Layar: ukuran sama, karakter berbeda
iPhone 18 Pro Max memakai layar LTPO Super Retina XDR OLED 6,9 inci dengan resolusi 1.320 x 2.868 piksel. Panel ini diklaim menawarkan refresh rate hingga 120Hz dan kecerahan puncak hingga 3.000 nits.
Sementara itu, Xiaomi 18 Pro Max juga menggunakan layar LTPO AMOLED 6,9 inci dengan resolusi 1.208 x 2.624 piksel serta refresh rate hingga 120Hz. Xiaomi menyebut kecerahan puncaknya mencapai 4.000 nits.
Bedanya, Xiaomi menambahkan layar sekunder di bagian belakang berukuran 2,9 inci. Layar belakang tersebut adalah LTPO AMOLED dengan refresh rate 120Hz, sehingga menghadirkan fungsi tampilan tambahan di luar layar utama.
Kamera utama: fokus pada megapiksel, kemampuan optik, dan perekaman video
Di sisi kamera, iPhone 18 Pro Max menempatkan kamera utama 48MP dengan aperture variabel serta optical image stabilization (OIS). Perangkat ini juga dibekali kamera ultrawide 48MP dengan bidang pandang 120 derajat, dan kamera telefoto periskop 48MP yang mendukung zoom optik 4x.
Apple melengkapi susunan tersebut dengan sensor LiDAR dan dukungan sensor-shift OIS. Untuk kebutuhan video, iPhone 18 Pro Max mendukung perekaman hingga 4K pada 120 frame per detik (fps), termasuk ProRes RAW dan Dolby Vision.
Kamera depan iPhone mengusung sensor 18MP dan mendukung perekaman video 4K pada 60fps.
Untuk Xiaomi 18 Pro Max, kamera utama mengandalkan sensor 200MP dengan OIS. Kamera ultrawide beresolusi 50MP dengan bidang pandang 102 derajat, sementara telefoto periskop juga hadir dengan sensor 200MP dan zoom optik 3,2x.
Xiaomi turut menyertakan teknologi optik Leica, laser autofocus, serta sensor spektrum warna. Bagian depan memakai kamera 50MP, sedangkan perekaman video belakang mencapai 8K pada 30fps dan 4K pada 120fps; untuk kamera depan, dukungan perekaman video 4K pada 60fps.
Berita Terkait
Performa dan sistem operasi: Apple A20 Pro versus Snapdragon generasi terbaru
iPhone 18 Pro Max ditenagai chip Apple A20 Pro dengan fabrikasi 2nm. Perangkat ini hadir dengan RAM 12GB dan kapasitas penyimpanan hingga 2TB.
Selain itu, iPhone menjalankan iOS 27. Dari sisi konektivitas, terdapat Wi‑Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, dan ultra-wideband (UWB). Untuk keamanan, Apple menggunakan Face ID, sementara fitur komunikasi satelit mencakup SOS darurat, pesan, serta Find My melalui satelit.
Di ekosistem berbeda, Xiaomi 18 Pro Max mengandalkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 yang juga diproduksi pada 2nm. Xiaomi menawarkan RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal hingga 1TB dengan teknologi UFS 4.1.
Perangkat ini menjalankan Android 17 dengan antarmuka HyperOS 4. Opsi konektivitas yang disediakan mencakup Wi‑Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, UWB, serta infrared blaster. Untuk autentikasi, Xiaomi menggunakan pemindai sidik jari ultrasonik.
Baterai dan pengisian daya: kapasitas besar, opsi kabel dan nirkabel
Untuk baterai, iPhone 18 Pro Max tercatat memiliki kapasitas 5.391 mAh atau 5.567 mAh, bergantung pada pasar. Pengisian nirkabelnya mendukung MagSafe 25W maupun Qi2, sedangkan pengisian daya terbalik melalui kabel disebut dapat mencapai 4,5W.
Sementara itu, Xiaomi 18 Pro Max hadir dengan baterai 8.500 mAh menggunakan teknologi silikon-karbon. Pengisian daya kabel mencapai 100W, pengisian daya nirkabel 50W, dan pengisian daya terbalik nirkabel 27W.
Xiaomi juga menyematkan tiga speaker dengan dukungan Dolby Atmos dan Hi-Res Audio, sehingga aspek audio menjadi bagian dari paket pengalaman multimedia yang ditawarkan.
Estimasi harga
Berdasarkan laporan yang dirangkum, iPhone 18 Pro Max diperkirakan dibanderol sekitar US$1.300 atau setara Rp23,3 juta. Dengan rentang harga tersebut, fokus iPhone tampak pada kombinasi layar 6,9 inci berpanel LTPO Super Retina XDR OLED, kamera 48MP dengan opsi zoom optik hingga 4x, serta dukungan satelit untuk komunikasi darurat dan layanan Find My.
Adapun Xiaomi 18 Pro Max diperkirakan berada di kisaran US$1.000 atau setara Rp17,9 juta. Harga tersebut selaras dengan karakter Xiaomi yang membawa layar utama LTPO AMOLED 6,9 inci dengan kecerahan puncak hingga 4.000 nits, layar sekunder 2,9 inci di bagian belakang, kamera 200MP dengan zoom optik 3,2x, serta pilihan pengisian cepat kabel 100W dan nirkabel 50W.
Dengan perbedaan yang jelas pada layar, kamera, performa, dan skema pengisian daya, pilihan keduanya dapat disesuaikan dengan prioritas pengguna—apakah lebih mengutamakan ekosistem dan fitur komunikasi satelit iPhone, atau kombinasi megapiksel kamera, layar belakang tambahan, dan kecepatan pengisian daya milik Xiaomi.


