Bisnis & Ekonomi

23 Saham Terindikasi ARB Berpotensi Turun ke Rp1 setelah Floor Price Rp50 Dicabut BEI

×

23 Saham Terindikasi ARB Berpotensi Turun ke Rp1 setelah Floor Price Rp50 Dicabut BEI

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Daftar 23 Saham yang ARB Usai Harga Bisa Rp1 - Market

jurnalistik.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat melemah dan kembali terseret tekanan jual. Pada Senin (28/9/2026), IHSG sempat terjun lebih dari 1% hingga menyentuh 6.174.

Salah satu pemicu yang disorot berasal dari keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait batas harga saham terendah (floor price). Floor price saham gocap yang sebelumnya berada di level Rp50 kini resmi dilepas, sehingga mekanisme harga dasar berubah menjadi Rp1.

Ketika batas harga terendah baru dibuka, saham-saham yang sempat bertahan di level floor sebelumnya dinilai berpotensi bergerak lebih rendah. Dalam skenario ketika antrean jual cukup besar, pembentukan harga sampai ke level Rp1 juga disebut terbuka lebar.

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyebut sentimen pasar mengerucut pada implementasi kebijakan BEI penurunan batas harga minimum menjadi Rp1. Perubahan tersebut dinilai berpotensi membuat pergerakan pada saham berharga rendah menjadi lebih bergejolak (volatil).

Deretan 23 saham yang masuk Auto Reject Bawah (ARB)

Melansir data Bloomberg, terdapat setidaknya 23 saham yang mengalami penurunan hingga terpaksa menyentuh Auto Reject Bawah (ARB) pada hari perdana BEI membuka “gembok” floor price terbaru Rp1. Berikut daftar 23 saham berdasarkan antrean jual terbesar pada titik terendah di pasar reguler.

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tercatat turun 14% ke Rp43 per saham. Di titik ARB, antrean jual disebut menembus 1 miliar lot saham lebih.

PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) bergerak melemah 14% menuju Rp43 per saham. Antrean jual pada posisi ARB mencapai 5,76 juta lot saham.

PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) juga terkoreksi 14% ke Rp43 per saham. Pada titik ARB, antrean jual tercatat mencapai 4 juta lot saham lebih.

PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) turun 14% menjadi Rp43 per saham. Antrean jual di titik ARB mencapai 3,31 juta lot saham.

PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) tertekan 14% hingga berada di Rp43 per saham. Antrean jual pada titik ARB disebut mencapai 2,72 juta lot saham.

PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) melemah 14% menuju Rp43 per saham. Antrean jual di titik ARB tercatat mencapai 1,69 juta lot saham.

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) mengalami penurunan 14% ke Rp43 per saham. Antrean jual pada titik ARB mencapai 1,62 juta lot saham.

PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) turun 14% menuju Rp43 per saham. Di titik ARB, antrean jual mencapai 1,45 juta lot saham.

PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) juga terkoreksi 14% ke Rp43 per saham. Antrean jual pada titik ARB mencapai 1,25 juta lot saham.

PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) berada di zona ARB setelah turun 14% ke Rp43 per saham. Antrean jual di titik ARB mencapai 1,17 juta lot saham.

PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) tercatat turun 14% menjadi Rp43 per saham. Antrean jual pada titik ARB mencapai 915 ribu lot saham.

PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) melemah 14% ke Rp43 per saham. Antrean jual di titik ARB mencapai 878 ribu lot saham.

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) turun 14% menuju Rp43 per saham. Antrean jual pada titik ARB mencapai 688 ribu lot saham.

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) juga turun 14% hingga berada di Rp43 per saham. Antrean jual pada titik ARB mencapai 504 ribu lot saham.

PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) terkoreksi 14% ke Rp43 per saham. Pada titik ARB, antrean jual mencapai 485 ribu lot saham.

PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) turun 14% menjadi Rp43 per saham. Antrean jual di titik ARB mencapai 371 ribu lot saham.

PT Modernland Realty Tbk (MDLN) tercatat melemah 14% menuju Rp43 per saham. Antrean jual pada titik ARB mencapai 305 ribu lot saham.

PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT) berada di tekanan jual setelah turun 14% ke Rp43 per saham. Antrean jual pada titik ARB mencapai 264 ribu lot saham.

PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) juga terpantau turun 14% ke Rp43 per saham. Antrean jual pada titik ARB mencapai 216 ribu lot saham.

PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS) terkoreksi 14% menjadi Rp43 per saham. Di titik ARB, antrean jual mencapai 140 ribu lot saham.

PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) turun 14% ke Rp43 per saham. Antrean jual pada titik ARB mencapai 104 ribu lot saham.

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) turun 14% menuju Rp43 per saham. Antrean jual di titik ARB mencapai 316 ribu lot saham.

PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) tercatat turun 14% ke Rp43 per saham. Antrean jual pada titik ARB mencapai 48 ribu lot saham.