Olahraga

Disparekrafpora Gorontalo Gelar Jamuan Atlet Peraih 1 Perak dan 3 Perunggu ASEAN Games

×

Disparekrafpora Gorontalo Gelar Jamuan Atlet Peraih 1 Perak dan 3 Perunggu ASEAN Games

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Disparekrafpora Gelar Makan Malam Bersama Atlet dan Pelatih Peraih Medali ASEAN Games

jurnalistik.co.id – Kota Gorontalo menggelar momen apresiasi melalui jamuan makan malam bagi tiga atlet dan satu pelatih yang baru pulang dari ajang ASEAN Games. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus bentuk penghargaan atas capaian mereka di kancah internasional.

Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo menjadi penyelenggara acara tersebut. Jamuan berlangsung dengan menghadirkan para atlet peraih medali serta pelatih pendamping dari daerah setempat.

Dalam catatan prestasi mereka di ASEAN Games, tiga atlet membawa hasil dengan satu medali perak dan tiga medali perunggu. Perolehan tersebut menjadi kebanggaan bagi Gorontalo sekaligus sinyal bahwa pembinaan olahraga daerah terus menghasilkan atlet berdaya saing.

Sedianya, acara makan malam itu akan dihadiri langsung Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe. Namun pada saat agenda berlangsung, Sultan masih dalam perjalanan dari Manado, Sulawesi Utara, sehingga kehadirannya diwakilkan oleh Kabid Olahraga.

Perwakilan tersebut datang dari Kabid Olahraga, Yusuf Lacuba. Kehadiran Yusuf menyampaikan bahwa agenda tetap berjalan, sekaligus menjaga kesinambungan komunikasi antara pemerintah daerah, atlet, dan pelatih yang baru menyelesaikan kompetisi.

Selain sebagai ajang apresiasi, pertemuan tersebut juga memuat pembahasan rencana langkah lanjutan. Salah satunya adalah persiapan audiensi para atlet dan pelatih bersama Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.

Dalam perbincangan yang berlangsung, turut disampaikan rencana pemberian penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas prestasi yang telah diraih. Para peserta juga menyiapkan arah tindak lanjut setelah kompetisi berakhir.

Di sisi lain, Sultan Kalupe menyampaikan tanggapan terkait pemberitaan yang menyebut Pemerintah Provinsi Gorontalo tidak memberikan perhatian kepada atlet berprestasi. Menurutnya, perhatian dan pembinaan justru sudah dilakukan sejak para atlet masih berada pada usia sekolah.

Sultan menekankan bahwa prestasi atlet tidak muncul dalam proses yang instan. Ia menyebut para atlet merupakan mantan atlet binaan PPLP/SPOBDA Provinsi Gorontalo, dengan pembinaan yang dilakukan secara terstruktur sejak tahap pembentukan kemampuan.

“Kalau dikatakan Pemerintah Provinsi Gorontalo tidak memberikan perhatian, tentu perlu kita lihat prosesnya secara utuh. Tiga atlet ini merupakan mantan atlet binaan PPLP/SPOBDA Provinsi Gorontalo. Mereka dibina, diasramakan dan dilatih kurang lebih selama tiga tahun. Setelah lulus SMA, Alhamdulillah mereka mampu melanjutkan perjalanan hingga menjadi atlet nasional dan kemudian meraih prestasi di ASEAN Games,” ujar Sultan Kalupe.

Ia juga menjelaskan bahwa dukungan pemerintah daerah tidak hanya diberikan saat atlet sudah mencapai prestasi. Pembinaan, menurut Sultan, dimulai dari proses pembentukan dan pengembangan kemampuan sejak usia muda.

“Jadi ada proses panjang yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Mereka mendapatkan pembinaan, tinggal di asrama dan menjalani latihan secara terprogram. Kalau hari ini mereka bisa tampil dan meraih medali di ASEAN Games, tentu kita semua patut bersyukur dan bangga karena salah satu proses pembentukannya juga berlangsung melalui pembinaan yang dilakukan pemerintah daerah,” jelasnya.

Sultan menambahkan bahwa salah satu pelatih yang bertanding sekaligus mendampingi atlet dalam ASEAN Games merupakan pegawai pada Disparekrafpora Provinsi Gorontalo. Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa unsur pembinaan dan dukungan terhadap prestasi olahraga berjalan dari lingkungan pemerintahan daerah.

Yusuf Lacuba, selaku perwakilan Kepala Dinas dalam acara makan malam tersebut, menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain pemberian apresiasi, pihaknya juga mendengarkan langsung pengalaman para atlet dan pelatih setelah mengikuti kompetisi.

“Malam ini kita ingin memberikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih. Kita juga membicarakan rencana ke depan, termasuk audiensi dengan Bapak Gubernur serta rencana pemberian penghargaan atas prestasi yang telah mereka raih,” ujar Yusuf.

Dalam kesempatan itu, Yusuf berharap capaian yang diperoleh para atlet dapat menjadi dorongan bagi atlet-atlet muda Gorontalo. Harapannya, semangat prestasi yang dibawa dari ASEAN Games dapat diteruskan melalui latihan yang konsisten dan peningkatan kemampuan.

Prestasi berupa satu medali perak dan tiga medali perunggu yang diraih para atlet menjadi catatan membanggakan sekaligus pengingat pentingnya kesinambungan pembinaan olahraga. Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie terus mendorong penguatan pembinaan olahraga.

Melalui langkah-langkah pembinaan tersebut, pemerintah berupaya memberikan ruang bagi atlet daerah untuk berkembang dan pada akhirnya mengharumkan nama Gorontalo. Dengan keberhasilan di tingkat nasional maupun internasional, diharapkan upaya pembinaan olahraga terus mendapat dukungan dan konsistensi dari semua pihak terkait.