Olahraga

Isak Akhiri Paceklik, Liverpool Tundukkan Crystal Palace 3-1

×

Isak Akhiri Paceklik, Liverpool Tundukkan Crystal Palace 3-1

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Liverpool Hancurkan Crystal Palace 3-1, Isak Hapus Dahaga Gol

jurnalistik.co.id – Liverpool memetik kemenangan 3-1 saat bertandang ke markas Crystal Palace dalam lanjutan Liga Inggris 2026/2027. Berlaga di Selhurst Park pada Minggu (8/11/2026) malam WIB, The Reds memastikan tiga poin meski tuan rumah sempat mencetak gol pada masa injury time.

Liverpool membawa pulang hasil penuh setelah tiga gol bersarang ke gawang Palace. Alexis Mac Allister membuka keunggulan, Florian Wirtz menggandakan kelebihan, lalu Alexander Isak menuntaskan laga dengan gol ketiga sebelum Crystal Palace akhirnya memperkecil skor lewat Eddie Nketiah.

Gol pertama Liverpool lahir pada menit ke-40. Bermula dari situasi tendangan bebas Dominik Szoboszlai dari sisi kanan, Mac Allister bergerak lepas dari pengawalan pemain Palace dan menyambut bola dengan sundulan rendah ke tiang dekat yang tak mampu dihentikan Dean Henderson.

Keberhasilan Liverpool mencetak gol lebih dulu tidak membuat pertandingan menjadi sepenuhnya nyaman. Beberapa saat sebelum itu, Palace sempat mengancam melalui Daichi Kamada. Umpan silang berhasil ia terima, lalu Kamada melepaskan tendangan voli, namun Alisson Becker masih mampu mengamankan bola.

Liverpool juga sempat mendapatkan peluang lain yang mengarah ke peningkatan ritme permainan. Bradley Barcola memperoleh ruang untuk melancarkan serangan, tetapi penyelesaian akhir yang ia buat masih melayang jauh dari sasaran.

Memasuki babak kedua, Liverpool kembali menambah keunggulan. Pada menit ke-54, Barcola melakukan penetrasi dari sisi kanan dan mengirimkan umpan datar ke kotak penalti, sebelum bola mengarah kepada Wirtz yang kemudian melepaskan tembakan akurat ke sudut gawang.

Setelah tertinggal dengan skor 0-2, Crystal Palace berupaya merapatkan jarak dan mencari celah untuk menembus pertahanan lawan. Meski usaha tuan rumah terus berjalan, mereka menghadapi kesulitan saat membongkar pola permainan Liverpool.

Salah satu peluang terbaik Palace datang ketika Chris Richards berhasil menembus pertahanan. Richards kemudian mengirimkan bola kepada Yéremy Pino, namun upaya Pino masih bisa digagalkan Alisson yang bergerak cepat keluar dari garis gawang.

Ketika Palace makin menekan, Liverpool justru makin efektif dalam transisi. Skor 3-0 tercipta pada menit ke-89 melalui serangan balik cepat yang dibangun bersama Wirtz dan Daniel Munoz. Umpan Munoz dari sisi kanan diteruskan Wirtz kepada Isak, dan Isak menyelesaikannya dengan tembakan klinis untuk mengalahkan Henderson.

Menjelang akhir pertandingan, tuan rumah tetap memberikan perlawanan meski peluang mereka tinggal mengubah skor menjadi lebih baik. Crystal Palace akhirnya menemukan gol hiburan pada menit ke-90+5 lewat Eddie Nketiah, sehingga duel berakhir dengan skor akhir 3-1 untuk Liverpool.

Kemenangan ini menjadi penutup yang penting bagi Liverpool di laga tandang tersebut. Dengan torehan gol dari Mac Allister, Wirtz, dan Isak, tim memastikan tiga poin meski tetap harus menunggu hingga akhir untuk mengunci hasil, terutama setelah Palace sempat mencetak gol di injury time.

Secara keseluruhan, pertandingan memperlihatkan dua wajah: Palace yang sempat menguji pertahanan Liverpool lewat peluang-peluang seperti upaya Kamada dan kesempatan Pino, serta Liverpool yang konsisten memanfaatkan momen-momen kunci untuk mengubah peluang menjadi gol. Hasil akhir 3-1 sekaligus menegaskan bahwa Liverpool mampu mengendalikan momentum ketika pertandingan memasuki fase-fase krusial.

Sepanjang babak pertama, laga berjalan dengan tensi yang terus berpindah. Setelah Liverpool unggul lewat sundulan Mac Allister dari situasi tendangan bebas Szoboszlai, Palace tidak langsung menyerah dan masih mampu menciptakan momen berbahaya lewat Daichi Kamada. Kombinasi silang dan tendangan voli Kamada sempat membuat tekanan, tetapi Alisson tetap menjaga keunggulan The Reds.

Memasuki paruh kedua, Liverpool semakin terarah saat mengonversi ruang menjadi gol. Barcola membuka peluang lewat penetrasi dari sisi kanan, lalu umpan datarnya mengantar Wirtz menuntaskan serangan ke sudut gawang. Tertinggal dua gol membuat Palace kian berinisiatif, namun usaha mereka untuk membongkar pertahanan sering mentok, termasuk ketika Chris Richards mengirim bola kepada Yéremy Pino yang masih bisa digagalkan Alisson.

Kunci lain pertandingan hadir saat Liverpool bermain lebih tajam dalam transisi. Saat laga memasuki menit-menit krusial, serangan balik cepat kembali membuat gawang Palace tertembus, kali ini melalui kerja sama Wirtz dan Daniel Munoz yang berujung penyelesaian Alexander Isak. Meski Palace akhirnya sempat memperkecil lewat Eddie Nketiah, jalan menuju penyamaan skor tidak benar-benar terbuka, sehingga kemenangan 3-1 tetap menjadi hasil yang paling pantas bagi Liverpool.