Olahraga

Feinberg-Mngomezulu Dicadangkan Saat Afrika Selatan Hadapi Selandia Baru

×

Feinberg-Mngomezulu Dicadangkan Saat Afrika Selatan Hadapi Selandia Baru

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: South Africa v New Zealand: Sacha Feinberg-Mngomezulu drops to bench

jurnalistik.co.id – Kekalahan Afrika Selatan atas Selandia Baru pada laga pembuka membuat perubahan strategi dilakukan menuju laga ulangan di Cape Town. Dalam laga yang berlangsung di Johannesburg itu, Selandia Baru akhirnya menang 33-16, sekaligus mengubah fokus tim tuan rumah menjelang rematch Sabtu.

Sacha Feinberg-Mngomezulu menjadi salah satu pemain yang harus menerima konsekuensi dari penampilan yang dinilai kurang meyakinkan. Setelah dinilai kurang stabil, ia dijatuhkan ke bangku cadangan untuk pertandingan berikutnya, sementara rencana pergerakan pemain diubah agar daya gedor Springbok lebih terarah.

Di laga pertama, Selandia Baru terlihat berulang kali membuat permainan Feinberg-Mngomezulu terganggu saat bola berada dalam kendalinya. Ia tercatat kehilangan bola lima kali dan kerap terpapar saat bertahan, sebelum akhirnya berpindah peran ke posisi full-back pada babak kedua.

Keputusan pergantian peran itu tidak lepas dari kebutuhan tim ketika permainan berjalan tidak seperti yang diharapkan. Meski sempat diberi ruang penyesuaian di pertengahan laga, hasil akhirnya tetap jatuh ke pihak Afrika Selatan, dan evaluasi menyentuh komposisi pemain untuk laga penentu berikutnya.

Di saat yang sama, staf pelatih Afrika Selatan juga melakukan pembenahan pada formasi inti. Rassie Erasmus kembali menempatkan Handre Pollard di nomor 10, sebagai upaya menambah ketenangan pengatur serangan sekaligus memperbaiki ritme permainan dari menit-menit awal.

Absen sejumlah pemain akibat cedera turut memengaruhi susunan starting line-up. Cedera Cheslin Kolbe dan Grant Williams membuat Ethan Hooker dan Cobus Reinach masuk sebagai starter, masing-masing mengisi peran di wing dan scrum-half sesuai kebutuhan taktis yang ditetapkan pelatih.

Situasi kebugaran Siya Kolisi juga menjadi perhatian karena ia berpotensi kembali ke barisan belakang setelah pemulihan dari cedera hamstring. Namun, Erasmus tetap menyiapkan opsi cadangan dengan menunjuk Paul de Villiers sebagai pemain pengganti di blindside flanker bila Kolisi belum siap tampil penuh.

Selain itu, peluang tampil perdana kembali juga mengemuka untuk Deon Fourie. Pemain berusia 39 tahun itu sempat turun dari bangku cadangan dan memainkan 77 menit pada final Piala Dunia Rugby 2023 melawan Selandia Baru, sehingga penamaan Fourie dalam daftar pengganti membuka kemungkinan cap pertamanya sejak momen tersebut.

Erasmus merangkum evaluasi dengan nada yang menekankan perbaikan eksekusi setelah laga sebelumnya. Ia mengatakan, “There were a handful of positives and negatives last week, but the main thing that let us down was that we created so many chances, but mistakes at crucial times cost us,” lalu menambahkan, “We’ll put in a lot of work this week to ensure that we are sharp in that regard this weekend because if we had used even some of those chances, the result could have been completely different.”

Untuk menghadapi Selandia Baru, susunan pemain Afrika Selatan adalah: Willemse; Arendse, Kriel, De Allende, Hooker; Pollard, Reinach; Nche, Marx, Louw, Etzebeth, Nortje, Kolisi/De Villiers, PS du Toit, Wiese. Sementara itu, pemain pengganti yang disiapkan mencakup Fourie, Steenekamp, T du Toit, De Jager, Esterhuizen, Hanekom, Van den Berg, dan Feinberg-Mngomezulu.

Mo’unga: peluang kembali cepat bagi Selandia Baru

Beralih ke kubu Selandia Baru, peluang memberi Richie Mo’unga kembali tampil segera ikut dibicarakan karena tim memburu keunggulan 2-0 dalam rangkaian empat pertandingan yang dipromosikan sebagai “Rugby’s Greatest Rivalry”. Mo’unga sendiri berusia 32 tahun dan sebelumnya menjadi pilihan utama sebagai stand-off selama kampanye Piala Dunia Rugby 2023.

Namun, periode tanpa seleksi sempat terjadi karena ia tidak memenuhi syarat tim saat menjalani rugby klub di Jepang. Perubahan terjadi setelah ia menandatangani kontrak bersama Canterbury dan Crusaders, serta cedera Billy Proctor yang memberi ruang bagi kepulangannya.

Mo’unga dijadwalkan memulai pertandingan di nomor 10 untuk laga Selasa melawan Lions, tim provinsi yang berbasis di Johannesburg. Ia juga menegaskan bahwa dorongan untuk kembali ke level Test dipicu oleh pengalamannya menyaksikan pertandingan Six Nations saat berada di bar karaoke Jepang tahun lalu.

Dalam pernyataannya, ia mengatakan, “I’m competitive; I want to be the best,” lalu melanjutkan, “I know that there’s a process to that, and at this point in time, the process looks a bit different around preparing someone else [All Blacks’ current first-choice fly-half Ruben Love] to be the best.”

Mo’unga kemudian menegaskan sikapnya terhadap dinamika tim, dengan menyatakan, “I’m really competitive, but I’m also a team man. Whoever gets the role, gets the role, and if it’s not me, I’ll do anything I can to help them succeed.” Ia juga menambahkan, “This game was always coming for me. There was always going to be a return. I wasn’t sure when it was, but mentally I’ve prepared for my return in the black jersey, and I’m ready.”

Susunan pemain Selandia Baru untuk menghadapi Lions adalah: B Barrett; Fineanganofo, Ioane, Tavatavanawai, Narawa; Mo’unga, Hotham; Lauaki, Taukei’aho, Tosi, Darry, Tuipulotu, Sititi, Blackadder, Ta’eiloa. Adapun pemain pengganti yang disiapkan adalah Slater, Tu’ungafasi, Ma’u, Hannah, Lakai, Preston, Jacomb, dan Lienert-Brown.