jurnalistik.co.id – Persib Bandung meraih gelar Dewata Challenge Series 2026 setelah menjalani laga yang berayun dan akhirnya menang 3-2 atas Bali United pada pertandingan kedua turnamen tersebut.
Laga Persib vs Bali United digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (18/8/2026) malam WIB.
Skor akhir 3-2 memastikan “Maung Juara Dewata Challenge Series” dengan catatan dua kemenangan yang menjadi penentu atas kompetisi tahun ini.
Bali United memulai pertandingan dengan berani menekan sejak awal. Meski demikian, tempo permainan sempat terasa tinggi, sementara peluang-peluang berbahaya tidak langsung tercipta dalam waktu yang lama.
Pada babak pertama, pertandingan sempat buntu. Namun, perubahan arah permainan terjadi di fase-fase berikutnya ketika Bali United mampu dua kali menembus pertahanan Persib.
Bali United unggul lewat gol Brandon Wilson dan Joao Ferrari. Dua keunggulan tersebut membuat Bali kembali berada di posisi mengontrol jalannya pertandingan.
Persib kemudian menunjukkan reaksi yang berbeda. Tim asal Bandung berhasil membalikkan keadaan melalui gol Marc Klok, Balsa Sekulic, dan Gabriel Mutombo, sehingga hasil akhirnya tetap berpihak pada Persib dengan skor 3-2.
Pertandingan berjalan sengit sejak menit-menit awal, termasuk dari duel-duel di lini tengah. Kendati peluang masih relatif minim, kedua tim terus mencari celah untuk mengubah momentum.
Ragnar Oratmangoen sempat mendapat kesempatan pada menit ke-24 melalui tendangan dari luar kotak penalti. Upaya tersebut masih bisa diamankan Mike Hauptmeijer.
Dua menit berselang, Teppei Yachida mencoba merespons dengan sepakan keras yang ditepis Fitrah Maulana. Momen ini menegaskan bahwa kedua kiper sama-sama tampil sigap dalam duel-duel kritis.
Berita Terkait
Bali United kembali mengancam pada menit ke-32 lewat Irfan Jaya. Saat situasi satu lawan satu dengan kiper Persib terjadi, peluang itu berhasil digagalkan.
Sempat ada gol yang tercipta oleh Teppei Yachida, tetapi wasit membatalkannya karena bola yang dimainkan Van der Sande dinilai telah melewati garis lapangan. Keputusan tersebut membuat jalannya laga kembali berlangsung di bawah tekanan yang sama.
Ancaman jarak jauh juga datang dari Thijjmen Goppel. Namun, tembakannya masih melambung di atas mistar gawang Persib.
Di sisi lain, peluang dari Brandon Wilson juga nyaris membuka jarak. Sundulannya mengarah ke sisi Thomas Lam, tetapi bola tidak disambar dengan baik sehingga keunggulan Persib belum tercipta dari momen tersebut.
Selain jual-beli serangan, pertandingan juga diwarnai tindakan tegas dari pengadil lapangan. Wasit mengeluarkan sejumlah kartu, termasuk dua kartu merah, masing-masing untuk kedua tim.
Hasil ini sekaligus menutup peluang Bali United di Dewata Challenge Series 2026. Kekalahan 3-2 membuat mereka gagal total karena sebelumnya juga kalah dua kali, termasuk saat ditaklukkan Sabah FC dan Persib Bandung.
Bagi Persib, kemenangan dengan karakter remontada menjadi penegasan bahwa mereka mampu bangkit setelah sempat tertinggal. Saat pertandingan menentukan, Persib berhasil mengubah momentum menjadi gol-gol yang akhirnya memastikan gelar turnamen.
Kemenangan ini menempatkan Persib sebagai juara Dewata Challenge Series 2026 dengan dua kemenangan, sementara Bali United harus mengakhiri kiprah tanpa membawa pulang hasil maksimal di turnamen tahun tersebut.
Keunggulan Bali United di fase awal membuat pertandingan terasa makin terbuka, karena Persib harus mengejar ketertinggalan tanpa mengendurkan upaya menyerang balik. Setelah Bali dua kali mencatatkan gol melalui Brandon Wilson dan Joao Ferrari, permainan kemudian berubah arah ketika Persib menemukan ritme serangannya. Tiga gol balasan dari Marc Klok, Balsa Sekulic, dan Gabriel Mutombo akhirnya mengunci hasil 3-2 untuk Persib.
Di tengah tempo yang tetap sengit, sejumlah momen kunci datang dari duel jarak menengah hingga situasi di depan kotak penalti. Ragnar Oratmangoen sempat menguji Mike Hauptmeijer lewat upaya dari luar kotak pada menit ke-24, sebelum Teppei Yachida merespons dua menit kemudian dengan sepakan keras yang ditepis Fitrah Maulana. Menjelang pertengahan laga, peluang satu lawan satu Irfan Jaya juga digagalkan kiper Persib, sementara ancaman dari Thijjmen Goppel lewat tembakan jarak jauh masih melambung di atas mistar.
Selain tensi permainan, keputusan pengadil lapangan ikut mewarnai jalannya laga karena wasit mengeluarkan kartu-kartu, termasuk dua kartu merah untuk masing-masing tim. Bahkan ketika Teppei Yachida sempat mencatat gol, insiden bola yang dinilai telah melewati garis lapangan membuat gol itu dianulir, sehingga laga kembali berjalan dengan tekanan yang tidak berubah. Pada akhirnya, rangkaian momen tersebut membawa Persib meraih kemenangan yang sekaligus memastikan mereka keluar sebagai juara Dewata Challenge Series 2026.












