Hukum & Kriminal

Konvoi Pelajar Palembang Heboh karena Pamer Senpi Rakitan, Polisi Temukan Peluru dan Jejak Pembelian dari Facebook

×

Konvoi Pelajar Palembang Heboh karena Pamer Senpi Rakitan, Polisi Temukan Peluru dan Jejak Pembelian dari Facebook

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Viral Pelajar Palembang Pamer Senpi Rakitan saat Konvoi, Ternyata Beli dari Facebook

jurnalistik.co.id – Polrestabes Palembang mengamankan seorang pelajar setelah beredarnya video viral yang memperlihatkan konvoi pelajar di sejumlah ruas jalan di Kota Palembang. Dalam rekaman tersebut, salah satu remaja terlihat membawa benda yang menyerupai senjata api rakitan jenis revolver.

Juru bicara kepolisian menjelaskan bahwa pihaknya menindaklanjuti unggahan yang memicu perhatian publik. Penanganan dilakukan melalui proses penyelidikan hingga identitas pelajar yang diduga terlibat dapat ditetapkan.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP M Jedi, menyatakan pelajar tersebut kini menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembang. Ia menegaskan penyelidikan berawal dari informasi yang beredar di media sosial.

“Kalau terkait unggahan di media sosial terkait konvoi pelajar sudah kami tindak lanjuti melalui penyelidikan. Telah teridentifikasi salah seorang pelajar yang diduga menguasai dan telah diamankan, dan kini menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembang,” kata AKBP M Jedi kepada Sripoku.com pada Selasa (18/8/2026).

Video konvoi yang viral memperlihatkan puluhan pelajar atau remaja mengendarai sepeda motor secara berkelompok. Dalam rekaman tersebut, perhatian publik tertuju pada seorang remaja yang diduga membawa benda menyerupai senjata api.

Hingga saat ini, waktu pasti pelaksanaan konvoi tersebut belum diketahui. Namun, polisi menyebut penyelidikan tetap berjalan berdasarkan informasi yang terekam dan beredar di media sosial.

Rekaman tersebut pertama kali diunggah melalui akun Instagram gama.allbase76. Dalam keterangannya, akun tersebut mengaku tidak mengetahui ada anggota rombongan yang membawa senpira saat konvoi berlangsung.

Akun Instagram tersebut menuliskan, “Kami tidak tahu jika salah satu dari kami membawa senpira dan kami tegaskan tujuan kami bukan untuk swiping.” Selain itu, mereka juga meminta siapa pun yang terbukti membawa, memiliki, atau menggunakan senpira agar diproses sesuai ketentuan hukum.

Setelah video menyebar, Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi sosok yang terlihat membawa benda menyerupai senjata api pada rekaman. Penyelidikan dipimpin oleh Kasubnit, Ipda Popay.

Melalui rangkaian pemeriksaan, petugas akhirnya mengidentifikasi seorang pelajar dan mengamankannya pada Selasa. Setelah diamankan, pelajar tersebut kemudian menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembang.

Pihak kepolisian juga menyebut telah ditemukan satu peluru terkait barang yang diduga digunakan dalam aksi tersebut. Selain mengamankan pelajar, penyidik melakukan pelacakan untuk mengetahui jejak pembelian yang disebut berasal dari Facebook.

Pengusutan dilakukan untuk menelusuri bagaimana pelajar tersebut mendapatkan senjata api rakitan dan bagaimana proses kepemilikannya sebelum konvoi berlangsung. Dengan temuan tersebut, polisi berharap rangkaian penyelidikan dapat mengungkap pihak-pihak lain yang mungkin berkaitan.

AKBP M Jedi menegaskan tindak lanjut sudah berjalan melalui proses penyelidikan. Menurutnya, identifikasi terhadap pelajar yang diduga menguasai telah selesai dilakukan, dan saat ini yang bersangkutan sedang diperiksa oleh penyidik di Polrestabes Palembang.

Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas kelompok remaja yang melibatkan kendaraan bermotor. Bagi kepolisian, video yang beredar menjadi pemantik untuk melakukan penelusuran, termasuk memastikan apakah ada pelanggaran hukum yang terkait kepemilikan senjata api rakitan maupun penggunaan yang berpotensi membahayakan.

Dari sisi publik, unggahan yang awalnya dianggap sebagai dokumentasi konvoi kemudian berubah menjadi perhatian besar karena terlihat adanya benda menyerupai revolver. Karena itulah, polisi bergerak untuk memeriksa kebenaran informasi dalam video dan memastikan pihak yang diduga terlibat dapat dimintai keterangan.

Hingga berita ini diproses, pelajar yang diamankan masih menjalani pemeriksaan. Polrestabes Palembang menyatakan penyidikan akan terus berjalan untuk memperjelas peran dan rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi konvoi tersebut.