Olahraga

Rodri mendarat di Barcelona, menggenapi misi “mimpi” dari Manchester City

×

Rodri mendarat di Barcelona, menggenapi misi “mimpi” dari Manchester City

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Rodri lands in Barcelona to complete 'dream' move

jurnalistik.co.id – Perjalanan Rodri menuju Barcelona memasuki tahap akhir setelah pemain asal Spanyol itu tiba di kota tersebut untuk menyelesaikan perpindahannya dari Manchester City. Ia menyampaikan rasa senang karena proses yang beberapa hari terakhir berjalan intens akhirnya beres.

“Saya sangat bahagia sudah tiba. Beberapa hari terakhir sangat menegangkan, tetapi saya bersyukur semuanya sudah beres,” ujar Rodri kepada jurnalis pada Senin di bandara. Bagi gelandang berusia 30 tahun itu, kesempatan bergabung dengan FC Barcelona adalah sesuatu yang sudah lama ia idamkan.

Rodri menegaskan, bermain untuk Barcelona adalah “mimpi” yang ingin ia wujudkan. “Tentu saja, bermain untuk FC Barcelona adalah mimpi,” katanya, sebelum menambahkan bahwa ia tidak sabar bertemu rekan-rekan satu timnya.

Ia menyebut banyak pemain yang akan ia hadapi dalam latihan dan kompetisi sudah tidak asing karena pernah berbagi pengalaman bersama di tim nasional. Menurut Rodri, momen ini adalah waktu yang tepat untuk mulai bekerja dan memberikan kemampuan terbaiknya.

Selain menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, Rodri juga sudah menetapkan tujuan yang ingin ia kejar bersama Barcelona. Ia menyatakan targetnya adalah meraih Liga Champions serta “segala hal lain” yang menjadi kesempatan di depan mereka.

Barcelona sendiri telah menyepakati kesepakatan untuk membayar City sekitar £65 juta. Rodri kemudian akan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun sebagai bagian dari rencana klub di La Liga.

Karier Rodri bersama Manchester City selama beberapa musim terakhir diwarnai pencapaian yang besar. Ia dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or 2024 dan mencatat 298 penampilan di City selama tujuh musim yang sarat trofi.

Rodri bergabung dengan City pada 2019 dari Atletico Madrid. Saat itu, kepindahannya bernilai rekor klub dengan angka £62,8 juta, menandai betapa pentingnya peran yang kemudian ia bangun bersama tim.

Namun, tidak semua periode berjalan mulus. Pada kampanye 2024-25, Rodri melewatkan sebagian besar waktu permainan setelah mengalami cedera lutut yang serius. Di musim berikutnya, ia juga menghadapi gangguan pada hamstring yang turut mengganggu ritme kompetisinya.

Meski sempat terhenti oleh cedera, Rodri menyebut bentuk permainannya kembali ke performa terbaik pada Piala Dunia musim panas ini. Ia tampil sebagai pemimpin di lini tengah dan membawa Spanyol meraih gelar kedua.

Performa Rodri pada turnamen tersebut juga berujung pada pengakuan individu, ketika ia dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen. Keberhasilan itu menjadi catatan penting sebelum ia resmi meninggalkan Manchester City.

Di City, Rodri meninggalkan jejak dengan koleksi 12 gelar utama. Ia meraih empat trofi Premier League, dua Piala FA, tiga Piala EFL, serta kemenangan Liga Champions pada musim 2022-23.

Proses kepindahannya menuju Barcelona juga memiliki dinamika tersendiri. Pekan lalu, City menolak tawaran awal Barcelona senilai £38,5 juta untuk Rodri.

Waktu negosiasi ini turut dipengaruhi situasi kontrak Rodri yang saat itu diprediksi akan memasuki tahun terakhirnya di Etihad. Dengan kondisi tersebut, perhatian publik sempat mengarah pada kemungkinan Real Madrid menjadi tujuan berikutnya.

Namun, saingan Liga Spanyol akhirnya mempercepat upayanya dalam beberapa hari terakhir. Barcelona melangkah lebih jauh untuk menyelesaikan transfer, hingga akhirnya kesepakatan mencapai angka sekitar £65 juta.

Kini, Rodri mulai menghadapi bab baru di Barcelona, sebuah pindahan yang ia gambarkan sebagai pemenuhan harapan. Ia membawa pengalaman dan daftar gelar yang panjang ke skuat La Liga, dengan fokus awal untuk segera beradaptasi dan berkontribusi.

Dari Manchester City, Rodri beralih ke lingkungan yang menuntut konsistensi dan tempo permainan tinggi. Ia tampaknya siap menghadapi perubahan tersebut, apalagi ia ingin memastikan Barcelona bisa bersaing ketat, termasuk dalam upaya meraih Liga Champions.