jurnalistik.co.id – Sinyal Omoda untuk tampil sebagai merek mandiri di Indonesia menjelang pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 terlihat semakin menguat.
Indikasi itu tampak melalui konsep booth yang disiapkan Omoda dan Jaecoo di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.
Di lokasi, keduanya menempati area pameran berdampingan namun membawa identitas visual yang dipisahkan secara jelas.
Booth Omoda dan Jaecoo di ICE BSD City
Pantauan di lokasi pada Senin (27/7/2026) menunjukkan booth Omoda tampil dengan dominasi warna putih, dipadukan aksen lampu LED berwarna biru, ungu, serta merah muda.
Logo OMODA dipasang besar di bagian depan booth tanpa menampilkan identitas Chery di area tersebut.
Di sisi sebelahnya, booth Jaecoo hadir dengan konsep desain yang berbeda, memperlihatkan perbedaan karakter dua nama tersebut di ruang yang sama.
Perbedaan identitas booth itu, menurut pengamatan di lokasi, makin menguatkan indikasi bahwa Omoda akan diposisikan sebagai brand independen di Indonesia, meski masih berada di bawah naungan grup Chery.
Langkah pemisahan penampilan merek juga terlihat sejalan dengan strategi yang sudah tampak dalam beberapa periode terakhir.
Dalam waktu sebelumnya, lini produk yang semula memakai nama Chery Omoda E5 dan Chery Omoda 5 mulai disederhanakan menjadi Chery E5 dan Chery C5, tanpa lagi menggunakan embel-embel Omoda.
Pisah identitas di jaringan diler
Selain perubahan pada penamaan produk, sinyal serupa muncul dari jaringan diler.
Diler baru di kawasan Bogor, Jawa Barat, semula diperkirakan hanya menjadi rumah bagi Jaecoo.
Namun, di lokasi tersebut logo Omoda turut ditampilkan secara berdampingan, sehingga kondisi ini memberi gambaran bahwa kedua merek mulai membangun identitas masing-masing di pasar Indonesia.
Berita Terkait
Petunjuk di ranah digital
Di dunia digital, petunjuk pemisahan identitas juga terlihat melalui akun media sosial baru dengan nama pengguna @o_reawake.
Akun tersebut menggunakan foto profil berupa huruf “O” dengan bentuk serta tipografi yang dinilai identik dengan identitas visual Omoda.
Saat dikonfirmasi mengenai rencana tersebut, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Mohamad Ilham Pratama, belum memberikan rincian jawaban.
“Tunggu undangan resminya ya,” ujar Ilham kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.
O4 EV tampil di layar booth
Menariknya, di dalam booth Omoda terlihat layar digital yang menampilkan visual kendaraan dengan tulisan Omoda O4 EV.
Kemunculan nama Omoda O4 EV itu memberi indikasi bahwa model tersebut akan menjadi salah satu mobil baru yang diperkenalkan pada GIIAS 2026.
Meski belum seluruh detail resmi dipaparkan dalam informasi yang muncul dari lokasi, SUV listrik bergaya futuristis tersebut diproyeksikan sebagai produk andalan Omoda.
Targetnya adalah memperkuat persaingan di segmen kendaraan listrik di Indonesia.
Dengan penataan booth yang menonjolkan identitas Omoda secara lebih tegas, serta kemunculan O4 EV pada materi visual di ruang pameran, Omoda terlihat tengah menyiapkan pesan yang konsisten menjelang gelaran otomotif terbesar di Tanah Air.
Pada saat yang sama, Jaecoo juga menunjukkan posisi melalui konsep booth yang berbeda dan keberlanjutan keberadaan merek di area pameran yang sama.
Langkah ini memperlihatkan dinamika strategi grup yang tetap menempatkan Omoda dan Jaecoo dalam kerangka yang terhubung, namun dengan upaya kuat untuk menegaskan pemaknaan masing-masing merek kepada publik.
Menjelang pembukaan GIIAS 2026, seluruh isyarat dari booth fisik, perubahan penamaan produk, sinyal di diler, hingga petunjuk di kanal digital tersebut memperkuat dugaan bahwa fase pematangan identitas Omoda sebagai brand mandiri sedang bergerak ke tahap berikutnya.












