Otomotif

Pembalap Honda Menargetkan Pencapaian Terbaik di MTCC Malaysia

×

Pembalap Honda Menargetkan Pencapaian Terbaik di MTCC Malaysia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pebalap Honda Incar Hasil Maksimal di MTCC Malaysia

jurnalistik.co.id – Pebalap Honda Racing Indonesia, Avila Bahar, menatap putaran keempat sekaligus seri penutup Malaysia Touring Car Championship (MTCC) 2026 dengan target hasil maksimal di Sepang International Circuit akhir pekan ini.

Agenda tersebut berlangsung pada 22–23 Agustus 2026, ketika Avila turun dengan dorongan momentum dari penampilan sebelumnya di Indonesia.

Avila memilih datang lebih awal ke Malaysia setelah menyelesaikan rangkaian balapan di Mandalika. Ia bertolak pada Senin malam, lalu memanfaatkan waktu untuk kembali beradaptasi dengan karakter Sirkuit Sepang sebelum menjalani balapan.

Di Indonesia, Avila tampil bersama Honda Racing Indonesia, tetapi pada ajang MTCC ia memperkuat Honda Malaysia Racing Team (HMRT). Penyesuaian itu juga membawa dinamika baru karena Avila kembali dipasangkan dengan pebalap Malaysia, Aaron Lim.

Keduanya tidak datang dari nol, melainkan telah punya pengalaman bekerja sama sejak musim lalu. Hubungan yang terbentuk tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan pada seri penutup MTCC.

Kepercayaan diri Avila semakin menguat usai meraih double podium di Kejurnas ISTCR 1200 Mandalika Festival of Speed (MFoS) di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, akhir pekan lalu.

Pada balapan Sabtu (15/8/2026), Avila mengamankan posisi kedua kelas ISTCR 1200 di belakang Putera Adam. Sementara itu, Daffa menempati posisi ketiga pada sesi tersebut.

Sehari berselang, Minggu (16/8/2026), Avila kembali naik podium setelah menyelesaikan perlombaan di posisi ketiga. Pada Minggu, Daffa dan Andri Abirezky masing-masing mengisi posisi pertama dan kedua.

Menurut Avila, persaingan di MFoS musim ini terasa makin rapat. Meski demikian, konsistensi yang ia dapatkan membuatnya tetap berada di posisi teratas klasemen ISTCR 1200.

Catatan itu ikut menjadi bahan bakar sebelum kembali turun di Sepang. Ia berharap momentum dari Mandalika bisa berlanjut saat menghadapi MTCC, terutama karena putaran keempat menjadi kesempatan untuk menutup perjalanan musimnya di Malaysia dengan catatan positif.

“Persiapan sudah mumpuni. Tinggal bagaimana kami bertarung Sabtu nanti. Mohon doakan agar saya dan Aaron Lim bisa kembali mengulang sukses Round 3 akhir Juli lalu. Semoga ini akan jadi akhir pekan manis buat tim HMRT meraih hasil terbaik di Race satu maupun dua pada Minggu,” ujar Avila, Jumat (21/8/2026).

Putaran keempat MTCC sekaligus rangkaian seri penutup membuat Avila memandang akhir pekan ini sebagai momen krusial. Ia menilai pengalaman di Sepang, chemistry bersama Aaron Lim, serta dorongan dari double podium Mandalika menjadi kombinasi yang ia perlukan untuk bersaing di barisan depan.

Dengan target tersebut, Avila berharap strategi dan eksekusinya pada Race satu maupun Race dua Minggu dapat menjelma menjadi hasil terbaik bagi HMRT di klasifikasi akhir MTCC 2026.

Avila juga menekankan bahwa perubahan peran dari Honda Racing Indonesia di kalender domestik menuju HMRT pada MTCC tidak menghilangkan bekal yang ia bawa. Ia memusatkan fokus pada kesinambungan kerja tim, termasuk upaya menjaga ritme balap saat memasuki fase penutup musim.

Menurutnya, kolaborasi dengan Aaron Lim menjadi salah satu faktor yang membuat persiapannya lebih terarah. Karena keduanya telah memiliki pengalaman bekerja sama sejak musim lalu, mereka dapat menyelaraskan pendekatan selama persiapan menuju Sepang, tanpa harus mengulang proses penyesuaian dari awal.

Hasil di Mandalika menjadi penguat mental yang ia jadikan landasan jelang seri Malaysia. Double podium di ISTCR 1200 MFoS, bersamaan dengan catatan Avila yang naik ke posisi kedua pada Sabtu dan kembali menapak podium pada Minggu, membuat ia yakin bahwa momentum tersebut bisa ditransfer ke arena berbeda.

Di Sepang, Avila berharap eksekusi tim pada Race satu dan Race dua berlangsung sesuai rencana. Ia memandang putaran keempat sebagai momen untuk menutup perjalanan MTCC 2026 dengan catatan positif, sekaligus menjaga posisi dalam persaingan yang semakin rapat di klasemen ISTCR 1200.