jurnalistik.co.id – Sebuah kebakaran melanda rumah kosong di Jalan Raya Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Sabtu (22/8/2026) pagi. Api mulai dilaporkan sekitar pukul 08.20 WIB dan menghanguskan bangunan yang sudah tidak berpenghuni.
Komandan Regu (Danru) Pos Ciputat Timur, Rusdianto, menyampaikan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran masih bersifat sementara. โUntuk sementara itu dari puntung rokok. Nanti mungkin penjelasan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran dari pihak kepolisian,โ kata Rusdianto saat berada di lokasi pada Sabtu siang.
Rusdianto juga memastikan bahwa rumah yang terbakar merupakan rumah kosong yang sudah lama ditinggalkan pemiliknya. Ia menegaskan kondisi tersebut berkaitan dengan pemilik yang telah meninggal dunia. โIni kebakaran rumah kosong . Kebetulan memang rumah ini sudah kosong, sudah lama ditinggal pemiliknya, dan pemiliknya sudah almarhum,โ tutur Rusdianto.
Dukungan pemadam dan status korban
Untuk menangani kobaran api, petugas mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran. Sebanyak tujuh unit berasal dari Tangerang Selatan, sedangkan dua unit lainnya dari DKI Jakarta. Rusdianto menjelaskan jumlah personel yang dikerahkan mencapai hampir 29 orang. โUntuk unit damkar, untuk Tangsel itu dikerahkan 7 unit, ditambah dari DKI 2 unit. Personel yang kami kerahkan itu hampir 29 personel,โ paparnya.
Rusdianto memastikan proses penanganan telah berjalan hingga api padam sepenuhnya. Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan.
Menurut pantauan di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, api juga sempat berhasil dilokalisasi dan kemudian dipadamkan oleh petugas. Bangunan yang terbakar memiliki ukuran yang cukup luas, sehingga proses pemadaman dilakukan dengan pengerahan personel dan armada yang memadai.
Berita Terkait
Api bermula dari garasi
Di dalam rumah kosong tersebut, sejumlah barang masih ikut terbakar. Beberapa perabotan yang tampak di lokasi antara lain lukisan dan kasur, yang ikut tersambar api selama kebakaran berlangsung.
Selain kerusakan pada bagian bangunan, sebuah mobil yang berada di garasi juga tampak hangus terbakar. Kondisi ini sejalan dengan keterangan saksi yang melihat perkembangan awal kebakaran sebelum pemadam tiba.
Saksi Dadan menuturkan bahwa api pertama kali terlihat dari bagian bawah rumah, tepatnya di sekitar garasi. โAwalnya kecil dari garasi, garasi mobil. Dari garasi mobil itu kecil, cuman ya emang asapnya udah ke atas. Nah, selang beberapa menit itu udah langsung gede itu, langsung membesar tuh apinya,โ kata Dadan kepada Kompas.com di lokasi.
Dadan menggambarkan bahwa meski awalnya terlihat kecil, kobaran api kemudian cepat membesar dalam hitungan menit. Ia menyampaikan bahwa asap sudah lebih dulu naik, sebelum api akhirnya berkembang dan sulit dibendung tanpa penanganan petugas.
Setelah petugas melakukan pemadaman, situasi di lokasi berangsur terkendali hingga tidak lagi ada semburan api. Kebakaran ini menjadi perhatian karena terjadi pada rumah yang sudah kosong, tetapi tetap menyisakan kerusakan besar pada bangunan serta kendaraan yang berada di garasi.
Rusdianto menambahkan, pada tahap awal pihaknya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari kepolisian untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan sementara mengarah pada sisa puntung rokok yang diduga menjadi pemicu api sebelum akhirnya merambat ke bagian lain bangunan.
Menurut keterangan saksi, kobaran bermula dari garasi mobil dan berkembang dengan cepat sehingga asap terlihat lebih dulu sebelum nyala api membesar. Api lalu menyambar sejumlah barang yang masih berada di dalam rumah kosong, termasuk lukisan dan kasur, serta membuat sebuah mobil di garasi ikut hangus. Setelah pemadaman dilakukan, kondisi di lokasi kemudian berangsur stabil dan tidak lagi muncul semburan api.












