jurnalistik.co.id – Swiss dan Kolombia bermain imbang 0-0 pada waktu normal, sehingga laga 16 besar Piala Dunia 2026 harus berlanjut ke extra time.
Pertandingan berlangsung di Stadion BC Place, Vancouver, British Columbia, Kanada, pada Selasa (7/7/2026) waktu setempat atau Rabu pagi WIB.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta. Kedua tim kemudian melanjutkan perjuangan pada babak tambahan untuk menentukan pemenang.
Secara statistik, permainan berlangsung cukup merata. Swiss dan Kolombia sama-sama menguasai bola 45 persen, dengan tambahan catatan 10 persen in contest yang menunjukkan momen perebutan bola selama laga.
Swiss mencatat lima tembakan sepanjang waktu normal, dua di antaranya tepat sasaran. Kolombia membuat tujuh tembakan, juga dengan dua tembakan yang mengarah ke target.
Angka-angka tersebut memperlihatkan bahwa peluang hadir dari kedua sisi, tetapi duel di area pertahanan dan penyelesaian akhir akhirnya tetap menahan skor. Dengan dua tembakan tepat sasaran yang masing-masing dimiliki kedua tim, laga tetap tidak bergerak dari 0-0.
Jalannya pertandingan
Sejak awal, pertandingan berjalan dalam tempo yang rapat dan saling menjawab. Peluang muncul dari berbagai serangan, namun penyelesaian akhir belum mampu menembus pertahanan.
Pada menit ke-21, kiper Swiss, Gregor Kobel, menjadi titik penting. Kobel melakukan penyelamatan krusial dengan menghalau tendangan Gustavo Puerta, sehingga peluang awal Kolombia tidak berubah menjadi gol.
Tidak lama setelah momen tersebut, ancaman kembali datang ke arah gawang Swiss. Sepuluh menit berselang, pertahanan Swiss harus menghadapi tembakan keras Fabian Rieder.
Di bawah mistar, Camilo Vargas tampil sigap. Vargas mampu menepis peluang yang dilepaskan Rieder, membuat serangan Swiss kehilangan momentum.
Berita Terkait
Setelah itu, permainan kembali bergulir dalam pola saling tukar peluang. Swiss mencoba memaksa situasi melalui tembakan Dan Ndoye, namun kembali dihentikan oleh respons Vargas.
Vargas menepis bola yang dilepaskan Ndoye sehingga ancaman yang datang dari lini depan Swiss gagal berujung pada gol. Dengan beberapa momen seperti ini, duel tetap berakhir tanpa perubahan angka di papan skor.
Dari kubu Kolombia, upaya untuk membangun serangan balik juga sempat muncul. Operan diarahkan kepada Luis Diaz yang berada di dalam kotak penalti, tetapi upaya itu tidak menghasilkan gol.
Tembakan Diaz berhasil diblok oleh pemain bertahan Swiss. Akibatnya, peluang Kolombia kembali kandas di tahap akhir, dan skor 0-0 bertahan untuk paruh pertama.
Kebuntuan hingga turun minum
Memasuki jeda, kedua tim tampak sama-sama menjaga keseimbangan. Walau peluang terus datang, pertahanan serta penjaga gawang mampu meredam serangan sehingga tidak ada gol yang tercatat sebelum babak kedua.
Skor 0-0 menjadi cerminan dari pertandingan yang relatif ketat, dengan angka tembakan yang tidak jauh berbeda bila dibandingkan antara kedua tim. Ketika dua tembakan tepat sasaran sama-sama menjadi penanda, laga akhirnya memasuki babak tambahan tanpa pemenang pada waktu normal.
Babak kedua dan extra time
Usai turun minum, tempo dan intensitas pertandingan meningkat. Kendati demikian, kedudukan tetap tidak berubah karena gol kembali belum tercipta dalam waktu normal.
Dengan hasil 0-0 hingga waktu normal, laga Swiss vs Kolombia harus dilanjutkan ke extra time. Pada fase berikutnya, kedua tim masih memiliki kesempatan untuk mengubah skor dan menentukan siapa yang berhak melaju.
Hingga saat laga memasuki tambahan waktu, sorotan utama tetap tertuju pada duel penjaga gawang. Gregor Kobel dan Camilo Vargas terbukti menjadi penghalang yang membuat beberapa peluang penting tidak berbuah menjadi gol.
Tanpa perubahan angka di papan skor sampai waktu normal berakhir, pertandingan tetap berlanjut. Extra time menjadi kelanjutan yang wajib dijalani kedua tim untuk mencari pemenang dalam laga ini.












