jurnalistik.co.id – Timnas Jerman memastikan langkahnya ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Pantai Gading pada laga kedua Grup E. Kepastian itu datang setelah Jerman sempat tertinggal lebih dulu sebelum pada akhirnya membalikkan keadaan.
Pertandingan Jerman vs Pantai Gading berlangsung di Stadion Toronto, Ontario, Kanada. Dengan hasil ini, Der Panzer mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan lolos dari fase grup Piala Dunia untuk kali pertama sejak 2014.
Awal laga berjalan tidak berpihak sepenuhnya bagi Jerman. Pantai Gading lebih dulu membuka keunggulan lewat gol Franck Kessie pada menit ke-30, membuat Jerman harus bekerja lebih keras mengejar ketertinggalan.
Situasi tersebut terasa semakin menekan karena Jerman perlu menjaga ritme pertandingan dan menemukan celah sebelum pertandingan benar-benar berakhir tanpa hasil yang diinginkan. Namun, perubahan yang dilakukan pelatih Julian Nagelsmann pada babak kedua menjadi titik balik yang mengubah arah permainan.
Nadiem Amiri menjadi pembuka jalan untuk kebangkitan Jerman pada menit ke-68. Ia mengirimkan umpan silang yang kemudian diselesaikan Deniz Undav untuk menyamakan kedudukan, sekaligus menghidupkan kembali peluang Jerman melampaui fase grup.
Menjelang akhir pertandingan, Jerman tidak berhenti pada satu gol penyeimbang. Pertarungan terus berlangsung dengan intensitas tinggi, hingga pada masa injury time Jerman kembali menjaringkan gol. Gol kedua itu memastikan kemenangan Die Mannschaft atas Pantai Gading sekaligus menegaskan status mereka sebagai tim yang tidak mudah menyerah.
Deniz Undav tampil sebagai pembeda di laga ini. Ia mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-68 dan 90+4′, sekaligus membuat perubahan di babak kedua benar-benar berbuah hasil.
Usai pertandingan, Nagelsmann menilai kemenangan tersebut memiliki bobot emosional yang kuat bagi tim. Pelatih asal Jerman itu menyampaikan, “Ini terasa lebih emosional, juga untuk seluruh kelompok pemain,” kata Nagelsmann seusai pertandingan, seperti dikutip dari Kicker.
Nagelsmann kemudian memberikan pujian khusus kepada Undav yang masuk sebagai pemain pengganti. Menurutnya, kemampuan dan pergerakan Undav memberikan dimensi berbeda bagi permainan Jerman, terutama saat tim sedang mencari momen untuk menguasai ruang di sekitar kotak penalti.
“Deniz mencetak dua gol yang luar biasa,” ujar Nagelsmann. Dalam penilaian Nagelsmann, peran Undav tidak hanya berhenti pada penyelesaian akhir, tetapi juga pada cara bergerak yang membuat serangan Jerman lebih mengalir.
Ia menambahkan, “Pergerakannya di dalam kotak penalti memberikan sesuatu yang sebelumnya sedikit kurang kami miliki.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Jerman memang membutuhkan elemen tambahan dalam fase menyerang agar mampu menembus pertahanan lawan saat pertandingan berada di fase krusial.
Selain Undav, Nagelsmann juga mengapresiasi kontribusi pemain pengganti lainnya. Nadiem Amiri dan Leon Goretzka turut membantu mengubah jalannya pertandingan, membawa Jerman lebih hidup di babak kedua dan membuat ritme permainan menjadi lebih tajam ketika peluang datang.
Di sisi lain, Nagelsmann turut menyoroti performa Felix Nmecha. Ia menilai Nmecha tampil dominan di lini tengah, yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan serta menopang transisi serangan Jerman sejak momen perubahan strategi dimulai.
Bagi Jerman, kemenangan ini bukan sekadar memastikan tiket ke 16 besar, tetapi juga menjadi bukti bahwa skuad mampu bangkit dari situasi sulit. Dengan hasil yang didapat dan komposisi tim yang merespons instruksi pelatih di babak kedua, langkah Der Panzer di Piala Dunia 2026 bisa dimulai dengan modal kepercayaan diri yang lebih solid.
Nagelsmann pun mengingatkan tim untuk tidak terlena setelah mencapai tujuan awal di fase grup. Tantangan berikutnya jelas menunggu di babak gugur, dan hasil ini menjadi pengingat bahwa konsistensi serta kemampuan membaca pertandingan harus terus dipertahankan agar perjalanan Jerman tetap berjalan sesuai target.












