jurnalistik.co.id – Vasco Ruseimy mengatakan dirinya sengaja tidak melapor ke pihak kepolisian setelah mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Solok. Menurut Wakil Gubernur Sumatera Barat itu, keputusan tersebut diambil karena ia menilai kejadian itu murni kesalahannya sendiri.
“Memang yang salah saya, namanya juga risiko berkendara. Beruntung yang Mahakuasa masih sayang,” ujarnya menanggapi kejadian yang menimpanya. Pernyataan itu sekaligus menjadi penjelasan atas sikapnya yang tidak membuat laporan resmi ke polisi setelah insiden tersebut terjadi.
Apresiasi untuk polisi dan warga
Meski tidak melapor, Vasco tetap menyampaikan apresiasi kepada personel kepolisian yang telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meninjau lokasi. Ia menilai perhatian itu tetap diberikan meski dirinya tidak membuat laporan resmi.
Vasco juga mengungkapkan bahwa perhatian bukan hanya datang dari kepolisian, tetapi juga dari masyarakat setempat yang berada di lokasi saat kejadian. Setelah kecelakaan, ia dibawa ke rumah warga, diberi air panas, dan diobati.
“Habis kecelakaan saya langsung dibawa naik ke rumah warga dikasih air panas dan diobati,” katanya. Ia menyebut bantuan itu sangat berarti, terlebih dalam kondisi tubuhnya yang masih berupaya pulih dari rasa kaget setelah insiden berlangsung.
Selain bantuan langsung di lapangan, ia juga menerima dukungan moral melalui akun media sosialnya. Menurutnya, dukungan dari masyarakat membuat proses pemulihan terasa lebih cepat, meski masih menyisakan sedikit trauma akibat kejadian tersebut.
“Ini tantangan dari pekerjaan saya, tetapi dengan bertemu masyarakat saya merasa kembali terobati,” tuturnya. Bagi Vasco, kedekatan dengan warga menjadi salah satu hal yang membantunya melewati masa setelah kecelakaan.
Masih ada pekerjaan yang menunggu
Vasco menegaskan dirinya kini harus segera kembali menjalankan tugas sebagai wakil gubernur. Ia menyebut masih banyak pekerjaan rumah di Sumatera Barat yang mendesak untuk diselesaikan, sehingga dirinya tidak bisa terlalu lama larut dalam kondisi pascakecelakaan.
“Jadi, tidak boleh sakit, harus sehat terus soalnya banyak yang perlu dikerjakan. Masyarakat juga tidak perlu cemas, saya sudah sembuh kok,” jelasnya. Ucapan itu disampaikan untuk menenangkan publik yang mengikuti kabarnya setelah peristiwa tersebut ramai dibicarakan.
Sebelumnya, Satuan Lalu Lintas Polres Solok mengaku tidak menerima laporan resmi terkait kecelakaan tunggal yang menimpa mobil dinas Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy. Peristiwa itu diketahui terjadi di kawasan Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, pada Minggu (17/5/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
Menurut keterangan kepolisian, mereka baru mengetahui insiden tersebut setelah videonya viral di media sosial. Meski begitu, petugas tetap melakukan olah TKP dan meninjau lokasi kejadian untuk memastikan kondisi di lapangan serta menelusuri peristiwa yang dialami Vasco.
Di tengah perhatian publik yang cukup besar, Vasco memilih menekankan bahwa dirinya menganggap kejadian itu sebagai risiko saat berkendara. Ia juga menilai dukungan masyarakat dan respons aparat menjadi bagian penting yang membuatnya bisa lebih cepat pulih dan kembali fokus pada tugasnya di Sumatera Barat.
Vasco Ruseimy mengatakan dirinya sengaja tidak melapor ke pihak kepolisian setelah mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Solok. Menurut Wakil Gubernur Sumatera Barat itu, keputusan tersebut diambil karena ia menilai kejadian itu murni kesalahannya sendiri.
“Memang yang salah saya, namanya juga risiko berkendara. Beruntung yang Mahakuasa masih sayang,” ujarnya menanggapi kejadian yang menimpanya. Pernyataan itu sekaligus menjadi penjelasan atas sikapnya yang tidak membuat laporan resmi ke polisi setelah insiden tersebut terjadi.






