jurnalistik.co.id – Jagat media sosial kembali diramaikan oleh rekaman video yang memperlihatkan aksi berbahaya seorang pengendara sepeda motor melintasi ruas Tol Batang-Semarang sambil melawan arus. Dalam video yang salah satunya dibagikan luas oleh akun Instagram lokal @aslibatang itu, pemotor tersebut tampak membonceng seorang perempuan dan seorang anak kecil di bawah umur.
Peristiwa ini bermula ketika pengendara motor tersebut nekat masuk ke ruas tol melalui Gerbang Tol (GT) Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 12.14 WIB. Saat melakukan pantauan visual, petugas yang berjaga di gerbang tol sempat melihat unit sepeda motor itu menyelinap masuk ke jalur entrance GT Kandeman.
“Kejadian berbahaya terekam kamera warga di tol Batang KM 350. Terlihat seorang pengendara sepeda motor melaju nekat dengan melawan arus di jalur bebas hambatan,” tulis narasi dalam akun Instagram @aslibatang.
Direktur Utama PT Jasamarga Semarang-Batang, Nasrullah, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan, begitu motor menerobos masuk, petugas gerbang langsung meneruskan informasi darurat ke unit Mobile Customer Service (MCS), petugas keamanan, hingga Sentra Komunikasi (Senkom) untuk dilakukan penanganan cepat.
“Berdasarkan hasil pemantauan CCTV, pada pukul 12.25 WIB kendaraan roda dua tersebut terdeteksi berada di KM 352 A dan bergerak ke arah timur. Petugas patroli kemudian segera melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pengendara di sekitar KM 353 A dengan bantuan pengguna jalan,” kata Nasrullah saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (18/5/2026).
Setelah terdeteksi, motor beserta seluruh penumpangnya langsung dievakuasi pada pukul 12.31 WIB dan dibawa menuju Kantor Gerbang Tol Kandeman untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Proses ini dilakukan setelah petugas memastikan kendaraan tersebut sudah dihentikan dan diamankan dari jalur tol.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pengendara motor itu berdalih tidak mengetahui bahwa jalur yang dilaluinya merupakan jalan bebas hambatan yang khusus diperuntukkan bagi roda empat. Ia juga mengaku tidak mendengar adanya teriakan teguran dari petugas gerbang maupun bunyi klakson dari pengguna jalan tol yang melintas di sekitar lokasi.
Usai dimintai keterangan, pengendara tersebut kemudian diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk mendapatkan pembinaan dan edukasi agar kejadian serupa tidak terulang. “Setelah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, pengendara diberikan pembinaan dan edukasi mengenai larangan kendaraan roda dua melintas di jalan tol sesuai ketentuan yang berlaku, serta diimbau untuk tidak mengulangi kejadian serupa di kemudian hari,” lanjut Nasrullah.
Di sisi lain, PT Jasamarga Semarang-Batang menegaskan komitmennya untuk tetap memprioritaskan keselamatan dan keamanan seluruh pengguna jalan tol tanpa terkecuali. Manajemen perusahaan menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh serta meningkatkan pengawasan di area mulut gerbang tol untuk menutup celah terjadinya kejadian serupa.
Jasa Marga juga mengimbau masyarakat yang melintas di jalan tol agar selalu mengutamakan keselamatan. Pengguna jalan diminta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memulai perjalanan.
Insiden ini menjadi sorotan karena melibatkan bukan hanya pengendara dewasa, tetapi juga penumpang yang diboncengkan, termasuk seorang perempuan dan anak kecil. Aksi nekat masuk tol dan melaju melawan arus seperti yang terekam dalam video dinilai sangat membahayakan, baik bagi penumpang motor itu sendiri maupun pengguna jalan tol lain yang melintas di jalur tersebut.
Jagat media sosial kembali diramaikan oleh rekaman video yang memperlihatkan aksi berbahaya seorang pengendara sepeda motor melintasi ruas Tol Batang-Semarang sambil melawan arus. Dalam video yang salah satunya dibagikan luas oleh akun Instagram lokal @aslibatang itu, pemotor tersebut tampak membonceng seorang perempuan dan seorang anak kecil di bawah umur.







