Bisnis & Ekonomi

BI: 32.000 KKI Terbit sejak Agustus 2026, kini tercatat 32.457 KKI per 17 Agustus 2026

×

BI: 32.000 KKI Terbit sejak Agustus 2026, kini tercatat 32.457 KKI per 17 Agustus 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: BI: 32.000 Kartu Kredit Indonesia Sudah Terbit Sejak Agustus 2026 - Market

jurnalistik.co.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan perkembangan Kartu Kredit Indonesia (KKI) yang terus bertambah sejak peluncurannya pada 17 Agustus 2026.

Dalam paparan berbasis hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, jumlah KKI yang telah diterbitkan mencapai 32.457 kartu.

BI juga menyinggung capaian sekitar 32.000 kartu yang terbit sepanjang Agustus 2026 sebelum angka tersebut diperbarui.

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menyampaikan data tersebut saat konferensi pers RDG BI pada Rabu, 23 September 2026.

Dalam kesempatan itu, Filianingsih mengatakan, “Sekarang yang menggunakan adalah hampir 8.000 aktif bertransaksi dari 8 first mover ,”

Ucapan tersebut merujuk pada penggunaan KKI oleh nasabah aktif yang melakukan transaksi, dengan basis first mover berjumlah delapan.

Artinya, dari kelompok delapan bank perintis tersebut, sekitar 8.000 pengguna tercatat aktif bertransaksi menggunakan KKI.

BI kemudian melengkapi informasi penggunaan dengan data transaksi yang telah terjadi.

Menurut keterangan yang disampaikan, KKI mencatat sekitar 38.800 transaksi.

Nilai akumulasi transaksi itu dilaporkan mencapai Rp18,7 miliar.

Dengan menggunakan total nilai transaksi dan jumlah transaksi yang sama, rata-rata nilai transaksi atau ticket size tercatat sekitar Rp482.000 per transaksi.

Perhitungan rata-rata itu menjadi cara untuk menggambarkan besaran transaksi dalam periode pencatatan yang disampaikan dalam RDG.

Perkembangan penerbitan dari first mover

Di sisi penerbitan, BI menyebut tujuh bank telah mengeluarkan KKI dari delapan bank yang menjadi first mover.

Dari data pengguna yang dipaparkan, BCA tercatat memiliki sekitar 28.000 pengguna KKI.

Sementara itu, BRI dan Permata Bank masing-masing disebut memiliki sekitar 1.500 pengguna KKI.

Perbandingan ini menunjukkan BCA menjadi kontributor pengguna terbesar di antara bank yang angka penggunaannya disebutkan secara spesifik.

Untuk bank first mover lainnya yang masih termasuk dalam kelompok penerbitan, BI tidak merinci angka pengguna secara spesifik dalam kesempatan pemaparan tersebut.

Namun, BI tetap menempatkan angka total penerbitan dan aktivitas transaksi sebagai satu rangkaian pembaruan capaian KKI.

Hubungan antara penerbitan dan penggunaan terlihat dari adanya pertumbuhan jumlah kartu serta keberadaan pengguna aktif bertransaksi.

Bila disandingkan, perkembangan kartu yang mencapai 32.457 dapat dibaca bersama informasi transaksi yang sudah tercatat sekitar 38.800.

Pada saat yang sama, BI menempatkan ticket size sekitar Rp482.000 sebagai ukuran rata-rata transaksi dalam data yang dipaparkan.

Dengan demikian, laporan BI tidak hanya memuat angka penerbitan, tetapi juga angka penggunaan melalui pengguna aktif dan transaksi yang telah berlangsung.

Dalam paparan tersebut, BI juga tetap menyebut basis first mover berjumlah delapan bank.

Dari basis itu, jumlah yang disebut sudah menerbitkan KKI mencapai tujuh bank, sementara pengguna aktif bertransaksi dicatat hampir 8.000.

Adapun nilai total transaksi yang dilaporkan sebesar Rp18,7 miliar menjadi dasar bagi estimasi rata-rata ticket size.

Bagi pembaruan KKI, angka-angka ini muncul dalam konteks RDG BI yang dipaparkan pada 23 September 2026.

Publikasi tersebut sekaligus memperbarui gambaran perkembangan KKI sejak peluncuran 17 Agustus 2026 dan pencatatan sepanjang Agustus 2026.

Dengan data yang disajikan, publik memperoleh ringkasan capaian berupa jumlah kartu terbit, jumlah pengguna aktif bertransaksi, serta akumulasi transaksi dan nilai transaksinya.

Pembaruan itu juga menegaskan adanya kesinambungan antara tahap penerbitan dan tahap penggunaan yang mulai terlihat dari aktivitas transaksi.

Angka 32.457 KKI dicatat sejak tanggal peluncuran pada 17 Agustus 2026, sehingga periode pembaruan mengikuti waktu implementasi tersebut.

Sementara itu, hampir 8.000 pengguna aktif bertransaksi menjadi penanda bahwa penggunaan telah terjadi di kalangan first mover yang disebutkan oleh BI.

Seluruh angka yang disampaikan berada dalam kerangka hasil RDG BI pada Rabu, 23 September 2026.