Bisnis & Ekonomi

Saham Rokok Melemah Usai Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menkeu

×

Saham Rokok Melemah Usai Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menkeu

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Saham Rokok Ambles Usai Suahasil Jadi Menteri Keuangan - Market

jurnalistik.co.id – Harga saham emiten rokok melemah di awal perdagangan setelah pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara.

Di tengah respons pasar, beberapa saham di sektor rokok bergerak turun dengan persentase yang berbeda-beda. Pergerakan itu tercatat berdasarkan data perdagangan hingga pukul 10.12 WIB.

Salah satu yang terkoreksi adalah saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Pada perdagangan tersebut, GGRM melemah 6,18% ke level Rp17.825 per saham.

Penurunan harian itu juga berlanjut pada kinerja pergerakan yang lebih panjang. Dalam ukuran satu bulan terakhir, saham GGRM tercatat sudah menyusut 11,76%.

Selain GGRM, PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) juga bergerak negatif sesaat setelah pembukaan perdagangan pagi ini. WIIM turun 5,41% ke level Rp1.485 per saham.

Tekanan jual pada WIIM tampak lebih terasa jika dilihat dari periode yang lebih panjang. Saham WIIM telah ambles 14,9% selama satu bulan terakhir.

Pergerakan yang searah juga terlihat pada saham PT H.M. Sampeorna Tbk (HMSP). Dalam rentang sekitar 60 menit perdagangan, HMSP terkoreksi 6,25% ke posisi Rp675 per saham.

Jika dibandingkan dengan posisi pada Agustus lalu, saham HMSP juga masih mencatat penurunan. HMSP tercatat sudah ambles 10,6% dibanding posisi di bulan tersebut.

Sementara itu, saham PT Indonesian Tabacco Tbk (ITIC) bergerak lebih landai dibanding beberapa emiten lainnya. ITIC melemah 0,91% ke level Rp218 per saham.

Meskipun koreksinya lebih kecil pada sesi tersebut, ITIC tetap menunjukkan pelemahan ketika dihitung dalam horizon waktu satu bulan terakhir. Saham ITIC tercatat melemah 2,68% dalam periode tersebut.

Secara keseluruhan, komposisi penurunan menunjukkan bahwa sentimen pergantian posisi Menteri Keuangan ikut tercermin dalam pergerakan saham sektor rokok. Investor merespons dengan mengurangi eksposur pada sejumlah nama besar maupun pemain lain di kelompok tersebut.

Perbedaan besaran koreksi memperlihatkan bahwa pasar tidak bergerak seragam untuk semua emiten rokok. GGRM, WIIM, dan HMSP mencatat penurunan yang lebih nyata, sedangkan ITIC turun lebih terbatas pada menit-menit awal perdagangan.

Dengan mempertimbangkan data hingga pukul 10.12 WIB, dinamika pagi hari ini menegaskan bahwa penyesuaian portofolio terjadi cepat setelah pengumuman pergantian pejabat di level kebijakan fiskal.

Bagaimanapun, gambaran yang tersaji tidak hanya bersifat harian, tetapi juga menampilkan perkembangan dalam beberapa periode. Penurunan satu bulan pada GGRM dan WIIM, perbandingan terhadap Agustus pada HMSP, serta pelemahan satu bulan pada ITIC ikut memperkuat sinyal bahwa sentimen yang sama telah melekat pada pergerakan yang lebih panjang.

Dengan demikian, rotasi jabatan Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara menjadi pemicu yang dibaca pasar melalui koreksi di sejumlah saham rokok. Selanjutnya, investor akan menunggu kelanjutan pergerakan untuk melihat apakah tekanan jual berlanjut atau mulai mereda.

Respons yang tampak di awal perdagangan juga menunjukkan bahwa penyesuaian terjadi hampir seketika pada sejumlah saham. Angka-angka pergerakan yang tercatat hingga pukul 10.12 WIB memperlihatkan adanya reaksi cepat sebelum transaksi memasuki fase berikutnya.

Di antara emiten yang bergerak negatif, besaran pelemahan yang berbeda memberi gambaran bahwa pelaku pasar melakukan penilaian yang tidak sepenuhnya sama untuk setiap nama. GGRM, WIIM, dan HMSP mengalami koreksi yang lebih menonjol, sementara ITIC mencatat penurunan yang relatif lebih terbatas pada menit-menit awal.

Selain dilihat dari pergerakan intraday, tekanan yang sudah terlihat pada rentang waktu lebih panjang turut mempertegas sinyal yang sama. Perbandingan satu bulan pada GGRM dan WIIM, perbandingan terhadap Agustus pada HMSP, serta kinerja satu bulan ITIC menunjukkan bahwa sentimen serupa ikut mengiringi pergerakan hingga periode setelah pembukaan.