Olahraga

Igor Tolic Menilai Sepakan “Roket” Balsa Sekulic saat Persib Taklukkan Tampines Rovers

×

Igor Tolic Menilai Sepakan “Roket” Balsa Sekulic saat Persib Taklukkan Tampines Rovers

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Pelatih Persib Bahas Gol "Roket" Balsa Sekulic: Tembakan yang Bagus

jurnalistik.co.id – Persib Bandung menutup fase Grup A Piala Presiden 2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Tampines Rovers. Igor Tolic menilai momen penentu pertandingan itu lahir dari kualitas individual Balsa Sekulic, terutama saat ia melepaskan tembakan yang dianggapnya “bagus” dan dibuat dengan perputaran badan yang tepat.

Laga berlangsung pada Jumat, 31/7/2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Setelah kedua tim sama-sama kesulitan menembus pertahanan lawan pada paruh pertama, skor baru berubah menjelang akhir pertandingan.

Sekulic, yang masuk sebagai pemain pengganti pada jeda babak, tampil sebagai pembeda pada menit ke-82. Ia memecah kebuntuan lewat gol yang berangkat dari operan akurat Dedi Kusnandar, lalu berlanjut pada rangkaian aksi cepat sebelum bola dilepaskan menjadi tembakan.

Menurut Tolic, kunci gol tersebut berada pada keberanian Sekulic mengambil ruang dan mengubah situasi sesaat menjadi peluang tembak. Dedi Kusnandar memberikan bola ke area kosong, Sekulic berbalik badan, kemudian melepas sepakan roket dari luar kotak penalti.

Penjaga gawang Tampines Rovers, M Zharfan bin Rohaizad, sempat kaget dengan laju bola yang melesat tajam ke gawang. Ia gagal menjangkau bola dengan tangannya, sehingga tembakan itu berakhir sebagai gol yang mengunci kemenangan Persib.

Selepas laga, Tolic menyoroti kualitas eksekusi yang ditunjukkan Sekulic. “Ya, saya berharap dia bisa melakukannya di setiap pertandingan. Tembakan yang bagus, perputaran badan yang bagus,” ujar pelatih Persib.

Tolic juga menyebut bahwa ia sebenarnya ingin Sekulic bisa terus mengulangi pola permainan semacam itu di laga-laga berikutnya. Ia menilai, tindakan Sekulic saat menemukan peluang tembak dari situasi yang berubah cepat memang memiliki nilai lebih bagi tim.

Ia menambahkan bahwa dari beberapa kesempatan, Sekulic dan rekan-rekannya sempat membawa ancaman yang mengarah pada gol. “Dia ingin menembak beberapa kali lagi dan juga Luka Menalo hampir mencetak gol lewat satu tembakan, tetapi bolanya memantul sebelum ditembak,” kata Tolic.

Selain membahas gol penentu, Tolic juga menilai jalannya pertandingan dari sisi dinamika permainan Persib. Ia menggambarkan bahwa hingga babak pertama usai, pertandingan masih bisa berjalan dengan cara yang lebih nyaman jika peluang tertentu benar-benar berbuah keunggulan.

Dalam penilaian Tolic, babak pertama menyajikan momen-momen yang sebenarnya membuka peluang bagi Persib. Namun, hasil akhir tidak langsung bergerak karena berbagai faktor seperti penyelesaian yang belum pas dan respons dari penjaga gawang Tampines yang tampil sigap.

Pada periode awal pertandingan, Tolic menempatkan Ramon Tanque sebagai ujung tombak. Sang striker asal Brasil itu memiliki beberapa peluang emas, tetapi upayanya kerap melebar atau justru digagalkan oleh penjaga gawang Tampines.

Tolic tetap memberikan apresiasi kepada Ramon Tanque. Ia menilai, kontribusi Ramon tidak hilang begitu saja hanya karena gol belum tercipta, melainkan juga terkait pada momen yang bisa berubah menjadi gol jika detail kecil berjalan lebih menguntungkan.

“Ya, terutama juga di babak pertama Ramon, bolanya juga memantul, kiper melakukan dua kali penyelamatan luar biasa. Jadi kami memiliki peluang (via Ramon),” papar Tolic.

Ia kemudian menjelaskan bahwa seharusnya pertandingan dapat mengambil arah yang lebih mudah bagi Persib apabila peluang yang muncul pada awal permainan mampu dikonversi menjadi gol. “Pada babak pertama, pertandingan bisa saja berjalan santai, Anda tahu, bisa unggul 1-0, 2-0, lalu pertandingan menjadi mudah,” tuturnya.

Namun, Tolic menilai situasi di lapangan berkembang seiring berjalannya waktu. Energi tim mengalami penurunan, sehingga perubahan strategi dan pergantian pemain menjadi bagian dari respons yang diambil Persib untuk mempertahankan daya tekan.

“Namun seiring berjalannya pertandingan, energi menurun, kami melakukan beberapa pergantian,” ulasnya. Dari keterangan itu, kemenangan 1-0 tidak hanya dipahami sebagai hasil akhir, tetapi juga sebagai buah dari upaya menjaga ritme hingga momen yang akhirnya memberi ruang bagi Sekulic untuk mencetak gol.

Bagi Persib, gol menit ke-82 tersebut menjadi pengunci poin penting dalam persaingan Grup A Piala Presiden 2026. Bagi Tolic, kualitas yang ditunjukkan Sekulic menjadi sinyal bahwa tim memiliki opsi untuk menemukan terobosan lewat tembakan dari luar kotak penalti yang dieksekusi dengan timing serta perputaran badan yang tepat.

Dengan kemenangan ini, Persib juga membawa pesan bahwa peluang—meski sempat tertahan pada bagian awal pertandingan—masih dapat tumbuh menjelang akhir, terutama ketika pemain pengganti mampu langsung mengubah tempo dan memberi efek nyata terhadap papan skor.